Ayat Pokok:
"Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kemenangan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Karena itu, Saudara-saudaraku yang terkasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan. Sebab kamu tahu bahwa dalam Persekutuan dengan Tuhan, jerih payahmu tidak sia-sia."
(1 Korintus 15:57-58)
Pendahuluan
Setiap orang ingin menang: menang atas masalah, dosa, ketakutan dan penderitaan.
Namun Alkitab menengaskan; kemenangan sejati bukan hasil kekuatan manusia, tetapi hasil iman kepada Kristus.
Imanlah yang menghubungkan kita dengan kemenangan yang sudah disediakan Allah
Isi Khotbah
1. Iman membuka akses pada kemenangan Kristus (ay.57
Kemenangan itu bukan kita yang menciptakan, tetapi Allah yang memberikan.
Dasarnya adalah karya Yesus
Menang atas dosa
Menang atas maut
Menang atas kuasa kegelapan
Iman adalah tangan rohani yang menerima pemberian itu.
Tanpa iman, kemenangan Kristus hanya jadi cerita;
dengan iman itu jadi pengalaman
Aplikasi:
Jemaat tidak perlu hidup sebagai “Korban keadaan”,
karena di dalam iman, kita adalah “penerima
kemenangan.”
2. Iman membuat kita teguh di tengah goncangan (ay.58 a)
“Berdirilah teguh, jangan goyah…”
🔹 Dunia penuh guncangan: masalah ekonomi, keluarga, kesehatan, pelayanan.
🔹 Orang tanpa iman mudah goyah.
🔹 Orang beriman tetap berdiri, karena:
Dasarnya bukan situasi, tetapi Kristus.
Iman berkata:
“Masalah boleh besar, tapi Tuhanku lebih besar.”
Aplikasi:
Kemenangan bukan berarti tidak ada badai, tetapi tetap berdiri saat badai datang.
3. Iman mendorong kita tetap giat melayani (ay.58 b)
“Giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan.”
🔹 Iman sejati tidak pasif — ia menghasilkan tindakan.
🔹 Orang yang yakin akan kemenangan tidak mudah menyerah dalam pelayanan.
🔹 Iman membuat kita bekerja bukan karena melihat hasil, tetapi karena percaya janji Tuhan.
➡ Orang tanpa iman berkata: “Percuma.”
➡ Orang beriman berkata: “Tuhan melihat.”
4. Iman menyakinkan bahwa tidak ada yang sia-sia(ay.58 c)
“Jerih payahmu tidak sia-sia dalam Tuhan.”
🔹 Dunia sering tidak menghargai usaha kita.
🔹 Tapi iman melihat dari sudut pandang kekekalan.
🔹 Setiap doa, air mata, pelayanan kecil — dicatat Tuhan.
Iman membuat kita percaya:
“Walau belum terlihat sekarang, kemenangan sudah menunggu.”
Penutup
Kemenangan orang percaya bukan ditentukan oleh keadaan luar, tetapi oleh iman kepada Yesus.
Iman itu:
Menghubungkan kita dengan kemenangan Kristus
Meneguhkan kita di tengah badai
Menggerakkan kita untuk tetap melayani
Meyakinkan kita bahwa hidup kita tidak sia-sia
👉 Tanpa iman kita mudah menyerah.
👉 Dengan iman kita hidup sebagai pemenang.
Kalimat penutup khotbah:
“Orang yang beriman mungkin terluka dalam pertempuran, tetapi ia tidak pernah kalah dalam peperangan, karena imannya terhubung pada Kristus Sang Pemenang.” ✨
LINK INFORMASI PENTING
EBOOK AI:ALAT INJIL ATAU ALAT IBLIS?
EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH PEMBERKATAN NIKAH
EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN VOLUME 3
LINK INFORMASI PENTING
EBOOK AI:ALAT INJIL ATAU ALAT IBLIS?
EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH PEMBERKATAN NIKAH
EBOOK 29 BAHAN KHOTBAH PILIHAN VOLUME 3















