ALAMAT REDAKSI

PO.Box 118 Temanggung 56200
JAWA TENGAH - INDONESIA
HP/SMS/WA.085228085470

CP: Pdt. HOSEA AGUS SUSANTO,S.Pd.K, M.Miss
Tampilkan postingan dengan label Bahan Khotbah Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahan Khotbah Wanita. Tampilkan semua postingan
PELAJARAN BERHARGA DARI KEHIDUPAN HANA

PELAJARAN BERHARGA DARI KEHIDUPAN HANA

6 comments
Ayat Pokok:
" Lalu berdoalah Hana, katanya: Hatiku bersukaria, karena TUHAN tanduk kekuatanku ditinggikan oleh TUHAN; mulutku mencemoohkan musuhku, sebab aku bersukacita karena pertolonganMu
Tidak ada yang kudus seperti TUHAN. Sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita.
( 1 Samuel 2:1-2)
Pendahuluan
Dalam bulan April ada hari yang sangat dinanti oleh para kaum perempuan yaitu HARI KARTINI. Hari Kartini, 21 April setiap tahun diperingati karena dianggap bahwa Tokoh Kartini ini sangat berjasa dalam memperjuangkan persamaan derajat antara kaum perempuan dan  pria.
Jauh sebelum dunia mengenal geakkan emaansipasi, Tuhan sebenarnya sudah melakukan hal ini. Dimata Tuhan, pria dan wanita sama-sama berharga. Alkitab sudah melaporkan nama-nama kaum perempuan yang dipakai Tuhan luar biasa. Ada yang sebagai nabiah, ratu, pedagang, penjahit, dll.
Salah satu tokoh perempuan yang perlu kita teladani adalah Hana. Mari kita akan pelajari bersama-sama. Tokoh Hana yang akan kita bahas adalah Hana Ibu Samuel.

Siapakah Hana
Ia adalah istri pertama dari Elkana. Ia tidak memilik anak atau mandul. Karena kemandulannya ia merasakan tekanan yang amat berat, baik dari masyarakat, terlebih dari Penina, madunya.  Namun demikian, ditengah ketidak berdayaan dan tantangan, ia terus berusaha dengan berdoa. Ia menyerahkan persoalan yang dihadapinya kepada Tuhan. Dan akhirnya Tuhan menjawab kerinduan hatinya dengan menganugerahkan Samuel sebagai jawaban doanya.

Pelajaran Berharga Dari Kehidupan Hana.
Mari kita akan pelajari bersama bagaimana dan apa saja pelajaran berharga dari kehidupan Hana.
Pertama:  Hana seorang yang pantang menyerah, walau yang lain sudah menyerah 
( 1 Sam 1:1-3).
Hana hidup pada jaman Israel mengalami kesuaman rohani. Pada masa hidupnya, banyak orang Isael yang tidak lagi mempedulikan Tuhan. Mereka berbuat sesuka hatinya. Bahkan para iman, tidak dapat lagi diteladani. Namun demikian, Hana tidak pernah menyerah. Ia terus berusaha dekat dengan Tuhan. Ia terus mengandalkan Tuhan. Ia tidak menyerah sekalipun yang lain sudah menyerah. 
Mari kita belajar dai kehidupan Hana ini. Para perempuan, sekalipun mungkin Tuhan ijinkan kita alami tantangan dalam pelayanan dan kehidupan, jangan menyerah. Tetap berdoa dan andalkan Tuhan, nantikan dengan setia, sampai Tuhan menyatakan pertolongan-Nya
Kedua: Hana selalu mengingat Allah, dikala ada masalah maupun tidak ada masalah ( 1 Sam 1:12-15, 1 Sam 2:1-10).
Apakah yang dilakukan Hana menghadapi masalah besar dalam hidupnya? ( 1 Sam 1:12-15)
a. Ia  datang dan berdoa kepada Tuhan
b. Ia mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan
   Hana berdoa dengan jujur dan sungguh-sungguh kepada Tuhan.
   Ia mengungkapkan rasa sakitnya yang terdalam
   Dalam bedoa ia sangat konsentrasi sehingga tidak menyadari situasi  sekelilingnya
  Pada saat berdoa, ia bernazar kepada Tuhan.
Bagaimana sikap Hana setelah berdoa?
Mukanya tidak muram lagi.
Aplikasi bagi kehidupan kita:
Meskipun kadangkala doa kita tidak langsung dijawab oleh Tuhan, secepatnya setelah kita berdoa, sebagai anak-anak Tuhan, mari kita tetap tunjukan sukacita dan bahagia, bila kita sudah berdoa, menyerahkan masalah kita kepada Tuhan.
Doa membuat kita berubah.
Apakah hasil doa Hanna?
Tuhan membuat Hana mengandung dan melahirkan seorang putra yang benama Samuel.
Apa yang Hana lakukan setelah doanya dijawab Tuhan?
Hana menaikkan doa dan ucapan syukur kepada Tuhan.
Jadi Hana tidak hanya berdoa  saat ada masalah. Ketika tidak ada masalah, iapun tetap setia berdoa kepada Alla. Bukankah ini satu teladan yang indah?
Ketiga, Hana bukan hanya berani meminta, tetapi juga berani memberi yang terbaik (1 Sam 1:21-28)
Sebagaimana nazar Hana kepada Tuhan, maka setelah Samuel " disapih", ia menyerahkan anaknya kepada Tuhan.
Apa pelajaran berharga yang kita dapatkan dari kisah Hana menyerahkan Samuel kepada Tuhan untuk dididik melalui imam Eli?
Kisah ini mengajarkan kepada kita untuk tidak hanya berani meminta, tetapi berani memberikan yang terbaik.
Kita harus memberikan hal yang paling berharga yang kita miliki kepada Tuhan, sebagaimana Hana memberikan anaknya kepada Tuhan.
Kita belajar bahwa kalau kita mau berkomitmen memberikan yang terbaik kepada Tuhan, maka Tuhann akan melipat gandakan berkat-Nya kepada Kita.
Hana mengandung dan melahirkan tiga orang anak laki-laki dan dua orang anak perempuan

Penutup
Mari kita meneladani kehidupan Hana yang tidak mudah menyerah, meski orang lain sudah menyerah. Selalu mengingat Allah dikala ada masalah maupun tidak ada masalah. Dan tidak hanya berani meminta, tetapi beani memberikan yang terbaik.
Amin
SEKILAS INFO
Anda ingin mendapatkan SLIDE POWERPOINT dari khotbah ini dan khotbah lainnya?
Silakan kirim donasi Rp.500,- ( lima ratus rupiah per judul).
Donasi dapat dikirim berupa dana atau pulsa.
Silakan kirimkan permintaan via SMS ke.085228085470. PIN BB:2950F3BF
DEBORA WANITA BIJAKSANA DAN SERBA BISA

DEBORA WANITA BIJAKSANA DAN SERBA BISA

No Comments
BAHAN KHOTBAH IBADAH WANITA
Ayat Pokok: Hakim 4: 1-5

Pendahuluan
Jauh sebelum danya gerakan emansipasi Alkitab sudah mencatat adanya perempuan-perempuan yang dipakai Tuhan luar biasa untuk menyatakan rencana dan kuasaNya. Tuhan tidak hanya memakai paa pria. Tetapi Tuhan juga memakai para wanita. Salah satunya adalah Debora

Debora artinya lebah. Dalam Alkitab ada dua orang yang menggunakan nama Debora.
- Inang pengasuh Ribka - Kej 35: 8 menceritakan tentang kematiannya. Dikubur dibawah pohon
   besar yang diberi nama Pohon Besar Penangisan. atau Pohon Besar Ratapan. ( Bhs. Ibrani Alon
   Bakut)
- Seorang nabiah dalam jaman Hakim-hakim memerintah di Israel.

Hal-hal apa saja yang bisa kita pelajari dari tokoh Debora ini?
a. Debora adalah wanita yang serba bisa
   - Seorang yang multi Talenta
   - Dia adalah seorang nabiah, hakim, penyair, penyanyi
  - Allah mencari wanita-wanita yang serba bisa ( Amsal 31:10-29 )
  - Karena Debora wanita yang serba bisa, ia bisa mengangkat nama suaminya ( Hak 4:4 )

b. Debora wanita yang bijaksana ( ayat 5 )
  - Siapa orang-orang yang bijaksana?  (Matius 7:24-26 )

c Debora wanita yang pemberani ( ayat 6 )
  -Keberaniannya bahkan mengalahkan Balak
  - Tuhan menolongnya dengan mengalahkan musuh ( ayat 14-15 )

Anda menemukan halaman ini dengan kata kunci: Bahan khotbah ibadah wanita, Debora, bijaksana,Bahan Khotbah Biografi,



SEKILAS INFO
Bila Anda membutuhkan Slide powerpoint dari khotbah ini dan Ebook 29 Rancangan Khotbah Ibadah Wanita, Silakan sms ke.085228085470 atau emai:solusi_sukses2007@yahoo.co.id




WANITA PILIHAN TUHAN

WANITA PILIHAN TUHAN

No Comments

Ayat Pokok: Rut 4:15

Oleh : Ayat Mas “Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki.”

Rut 4:15

 

Seiring dengan perkembangan emansipasi wanita, tuntutan persamaan hak antara pria dan wanita semakin nyata. Cukup banyak wanita yang sekarang menduduki posisi-posisi strategis baik dalam pemerintahan maupun di dunia bisnis. Hal yang jarang sekali terjadi pada jaman dahulu. Tuhan memang tidak membeda-bedakan antara pria dan wanita. Ada beberapa tokoh wanita dalam Alkitab yang memang dipakai luar biasa oleh Tuhan. Saat ini bagi seorang wanita, untuk menjadi seorang pemimpin bukanlah suatu hal yang sulit dilakukan. Tetapi untuk menjadi seorang wanita pilihan di hadapan Tuhan juga bukanlah sesuatu hal yang mudah. Mari kita coba belajar dari kehidupan Rut, perempuan dari Moab yang menjadi menantu Naomi. Ketika keadaan berubah seketika, suami Naomi meninggal, demikian juga anak-anaknya, Rut menunjukkan bagaimana seorang wanita mengambil keputusan yang tepat, sehingga pada akhirnya Rut menjadi seorang wanita pilihan Tuhan.

Berikut dua hal utama dari pribadi Rut:

 1. Kesetiaan

 “Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!” “ Rut 1:16-17 

Ketika suami Naomi maupun anak-anaknya, suami dari Rut juga, meninggal, Naomi menyuruh Rut untuk pulang ke rumahnya. Tetapi Rut mengambil keputusan tetap setia mengikuti Naomi kemanapun dia pergi. Bahkan Rut akan setia hingga maut memisahkan.

Kesetiaan dalam hubungan keluarga menjadi suatu hal yang sulit dijalankan, ketika suatu masalah datang. Ketika keadaan berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa kita harapkan. Ataupun jika diperhadapkan kepada suatu pilihan seperti yang dialami oleh Rut. Banyak hubungan rumah tangga, hubungan suami-istri maupun hubungan antara mertua dan menantu yang tidak dapat diselamatkan oleh karena tidak adanya kesetiaan di dalamnya.

Rut dapat menunjukkan bahwa dia dapat tetap setia, bahkan siap menanggung segala resikonya apapun yang terjadi. Dia mengerti bahwa ketika dia berkomitmen membina hubungan keluarga, dia harus tetap setia sampai maut memisahkannya. Masalah boleh datang, tetapi biarlah sebagai seorang wanita yang mengenal Tuhan kita tetap memelihara kesetiaan dalam hubungan rumah tangga ataupun keluarga kita.

 2.Ketaatan

  “Lalu kata Rut kepadanya: “Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan.”” Rut 3:5

Rut menghormati dan menaati segala yang dikatakan oleh Naomi kepadanya. Dia juga melakukannya dengan segenap hati tanpa keraguan sedikitpun.

Dalam kitab Rut kita dapat melihat bahwa Rut merupakan seorang wanita yang giat bekerja. Hasil pekerjaannya maupun kebaikannya bahkan diketahui oleh banyak orang.

Ketaatan yang dilakukan Rut membuahkan hasil. Pada akhirnya Tuhan memberkati Rut dengan caraNya sendiri.

Ketaatan pasti mendatangkan berkat. Ketaatan di dalam hubungan rumah tangga maupun keluarga juga akan membawa perubahan yang baik.

Kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh seorang wantia janganlah menjadi penghalang untuk menjalankan ketaatan. Ketaatan istri terhadap suami merupakan cerminan bahwa wanita tersebut taat kepada Allah. Ketaatan bukanlah sesuatu hal yang dapat ditawar-tawar. Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa suami adalah kepala dalam sebuah keluarga. Dengan menjalankan ketaatan dalam hubungan keluarga, kita akan melihat jalan keluar yang Tuhan berikan dalam setiap masalah-masalah kita. Tuhan tidak pernah berhutang bagi setiap orang yang taat kepadaNya.

Pada akhir kitab Rut diceritakan bahwa pada akhirnya Rut dinikahi oleh Boas. Dan mereka melahirkan seorang anak yang diberi nama Obed. Obed adalah orang tua dari Isai, ayahnya Daud (raja Israel). Tuhan tidak melihat latar belakang Rut sebagai perempuan Moab, tetapi Tuhan melihat kesetiaan dan ketaatannya.

Ketaatan dan kesetiaan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan bagi seorang wanita yang menjadi pilihan Tuhan.

“Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.” Ams 31:30

 

 
ABIGAIL:POTRET WANITA YANG BIJAKSANA

ABIGAIL:POTRET WANITA YANG BIJAKSANA

No Comments
Ayat Pokok: 1 Sam 25:
Oleh: Pdp. Eliawati Winarsih

Pendahuluan:

Abigail adalah seorang wanita yang bersahaja, seorang wanita yang kemungkinan sekali berasal dari keluarga yang tidak punya, itu sebabnya dia harus menikah dengan seorang pria kaya namun bertabiat atau berperangai buruk, namanya adalah Nabal.

Abigail membuktikan dirinya sebagai seorang yang bijak dalam suatu peristiwa yang sangat-sangat krusial. I Samuel 25 mencatat sekurang-kurangnya ada 3 tindakan Abigail yang mewakili karakteristik orang yang bijak atau dalam kasus ini wanita yang bijak.

 a. Abigail berpikir sebelum bertindak

b. Dia adalah seorang yang objektif. Pasal 25 Abigail berkata : "Aku sajalah ya tuanku yang menanggung kesalahan itu, izinkanlah hambamu ini berbicara kepadamu dan dengarkanlah perkataan hambamu ini. Janganlah kiranya tuanku mengindahkan Nabal orang yang dursila itu, sebab seperti namanya demikianlah ia Nabal namanya dan bebal orangnya. Tapi aku hambamu ini tidak melihat orang-orang yang tuanku suruh." Dengan kata lain dia adalah orang yang objektif, dia mengakui bahwa suaminya itu memang orang yang bebal, jadi dengan kata lain yang salah adalah salah buat dia, yang benar adalah benar. Abigail mengerti bahwa situasi saat itu sangat kritis, dia harus bertindak dan dia pikirkan masak-masak apa yang dia harus lakukan: • Dia tahu dia harus berhubungan dengan Daud untuk minta maaf • Dia tahu dia harus jujur kepada suaminya, maka waktu dia pulang, keesokan harinya dia beritahukan suaminya akan tindakannya itu. Ini juga yang harus kita miliki sebagai seorang istri atau pun suami yaitu sifat objektif, yang salah tetap salah, yang benar tetap benar, jangan kita langsung berkata ini suamiku, ini istriku salah benar pokoknya pasti benar dan saya akan bela, tidak. Yang salah tetap salah, yang benar tetap benar kita harus berdiri di atas rel kebenaran bukan di atas rel dia adalah suamiku atau istriku. Penting dalam hubungan suami-istri ada yang bisa dan sebaiknya dua-duanya bisa berfungsi sebagai pengawas, sebagai penegur, sehingga hubungan suami-istri bisa bertambah kuat, bisa menjadi lebih dewasa.

c. Abigail mengarahkan orang kepada Tuhan, seperti yang dikatakannya kepada Daud sewaktu dia menghadap Daud. "Oleh sebab itu tuanku demi Tuhan yang hidup dan demi hidupmu yang dicegah Tuhan dari pada melakukan hutang darah dan dari pada bertindak sendiri dalam mencari keadilan. Ampunilah keceroboan hambamu ini, sebab pastilah Tuhan akan membangun bagi tuanku keturunan yang teguh karena tuanku ini melakukan peran Tuhan dan tidak ada yang jahat terdapat padamu selama hidupmu." Dari sini kita bisa melihat Abigail menggunakan kata Tuhan dengan kata lain dia mencoba mengingatkan Daud untuk tidak berdosa, untuk tidak berbuat jahat, untuk tidak mencari keadilan dengan caranya sendiri. Saya kira ini adalah potret wanita bijak yang kita juga harus miliki sekarang. Istri yang membawa, mendorong anggota keluarganya serta suaminya untuk melihat kepada Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, bagi seorang istri yang hidup berdampingan dengan suami yang tidak seiman tetap ada yang harus dilakukannya untuk mengarahkannya kepada Tuhan. • Mengarahkan suami atau keluarganya kepada Tuhan melalui perbuatannya. Seperti yang dinasihatkan dalam 1Petrus 3:1. Perbuatan yang saleh, perbuatan yang sungguh mencerminkan kasih Kristus di dalam kehidupannya. Dengan cara itu si suami akan melihat bahwa istrinya berbeda dari wanita lain. Dan apa yang membuat istrinya berbeda karena dia adalah orang yang sudah ditebus oleh Tuhan Yesus dan hidup sesuai dengan perintah Tuhan.