PAKET NATAL 2014

SERI KARAKTER DANIEL: THE MAN OF PRAYER

Ayat Pokok:
"Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya."
(Daniel 6:11)

Pendahuluan
Renungan kali ini adalah bagian 2 dari seri renungan KARAKTER DANIEL. Bagian pertama seri renungan Karakter Daniel ini berjudul: Daniel The Man of Integrity.  Judul seri ke dua ini adalah Daniel: the Man of Prayer.

Ya, Daniel adalah orang yang  suka berdoa. Alkitab menceritakan bahwa Daniel ini berdoa, ketika menghadapi msalah yang melanda hidupnya. Yang menarik Daniel ini tidak hanya berdoa karena sedang menghadapi masalah, tetapi rupanya doa sudah menjadi gaya hidupnya. Ia sudah rutin melakukan doa. Alkitab mencatat, "..Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya."( Dan 6:11).

Karakteristik Doa Daniel.
Semua dasar-dasar doa Daniel ini ada dalam satu ayat di Daniel 6:11 ini.

1. Daniel berkomitmen untuk berdoa.
    Bagaimana komitmen Daniel? Perhatikan kata" tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya seperti yang biasa dilakukannya. ( Dan 6:11). Ini adalah bukti bahwa doa sudah menjadi gaya hidupnya. Perhatikan juga bahwa setelah ia mengetahui hukum yang berlaku dan sudah ditanda-tangai oleh raja untuk melarang orang berdoa kepada Tuhan, Daniel tetap melakukan kebiasaan berdoa seperti yang biasa ia lakukan setiap hari. Daniel tidak takut dan kemudian menghentikan kebiasaan ini. Daniel tidak menggelar protes untuk menentang larangannya, melainkan terus berdoa.

2. Doa adalah ekspresi penyerahan dirinya akan ketergantungannya kepada Allah.
Perhatikan bahwa dalam doanya, Daniel mengatakan bahwa ia memuji Allahnya  ayat 11) dan bahwa ia membuat permohonn kepada Allah(ayat 12:"... Daniel sedang berdoa dan bermohon kepada Allahnya".

Daniel setia kepada raja Darius. Tapi dia memiliki kesetiaan yang lebih tinggi kepada Allah. Allah adalah pribadi. Ia mendengar dan menjawab doa. Dia adalah Allah yang hidup (ayat 20). Dia mampu membebaskan umat-Nya ( ayat 23). Dia kekal untuk selama-lamanya (ayat 27).

Tidak ada komentar: