ALAMAT REDAKSI

PO.Box 118 Temanggung 56200
JAWA TENGAH - INDONESIA
HP/SMS/WA.085228085470

CP: Pdt. HOSEA AGUS SUSANTO,S.Pd.K
DVD PAKET LOGOS 2019

DVD PAKET LOGOS 2019

1 comment
Shalom.
Dapatkan harga khusus PAKET LOGOS 2019. Cukup dengan kontribusi Rp.100.000,- Anda akan mendapatkan:
  1. 929  Bahan khotbah powerpont aneka tema
  2. Kartu Khotbah dalam format word
  3. 29 Bahan Ajar Sekolah Minggu dalam format powerpoint.
  4. 30 ebook Islamologi
  5. Ebook KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA
  6. Ebook KUMPULAN SMS SENTUHAN FIRMAN 2018
  7. Ebook MENGELOLA BAHAN KHOTBAH DENGAN METODE KABAH
  8. Ebook  PANDUAN PELAYANAN KUNJUNGAN
  9. Kumpulan Film Pendek Rohani untuk Ilustrasi Khotbah
  10. Ebook 29 Rancangan Khotbah Ibadah Kedukaan dan Penghiburan
  11. Ebook 29 Rancangan Khotbah Natal
  12. 9 Bahan Khotbah Ibadah Wanita
Bagaimana Mendapatkan PAKET LOGOS 2019 ini? 
Untuk mendapatkan CD PAKET LOGOS 2019  tersebut, Anda cukup membayar Rp. 100.000,- sudah termasuk ongkos kirim. Pembayaran ditransfer ke Rek BCA No.1540241577 Atau BANK MANDIRI No.rek.1360007334334 atau BRI no.rek 691701017761533 a.n Agus Susanto.
Wesel Pos ke: BINA SUKSES SEJAHTERA PO.Box 118 TEMANGGUNG 56200 JAWA TENGAH (jika tidak keberatan, tambahkan 3 digit terakhir no HP Anda pada nominal transfer, misalnya Rp. 100.552,- untuk memudahkan pengecekan)

 Untuk pemesanan: SMS/WA ke 085228085470(AGUS SUSANTO) 
Email : solusi_sukses2007@yahoo.co.id 

Alamat surat/wesel pos:
HOSEA MULTIMEDIA PO.Box 118 TEMANGGUNG 56200 JAWA TENGAH

MOHON PERHATIAN:
Harap SMS/WA kalimat UNTUK PEMBELIAN DVD PAKET LOGOS 2019

PENAWARAN PAKET KHUSUS 2 IN 1

No Comments

Shalom.
Dapatkan paket khusus 2 IN 1. Paket ini berisi 12 gantungan kunci bentuk salib dari mote-mote dan DVD KUMPULAN 909 MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT.
Untuk mendapatkan paket donasi 2 in 1 ini, silakan transfer donasi Rp.102.000 untuk alamat pengiriman P. Jawa dan Rp.122.000 untuk alamat kirim luar Jawa. Donasi dapat ditransfer ke rek BCA 1540241577 atau Bank Mandiri No.rek 1360007334334  atau BRI No.rek  691701017761533 a.n Agus Susanto.
Setelah transfer, infokan alamat lengkap untuk pengiriman.
Donasi akan digunakan untuk operasional pekayanan TI MINISTRY.
Tuhan Yesus Memberkati.

Salam
Pdt. Agus Susanto
TERANG INJIL MINISTRY
PO.Box 118 Temanggung 56200
JAWA TENGAH -INDONESIA
HP/SMS.085228085470/08973527437

39 AYAT FIRMAN TUHAN UNTUK IBADAH KEDUKAAN DAN PENGHIBURAN

No Comments

1.
"dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."
(Kejadian 3:19)

2.
"Tetapi engkau akan pergi kepada nenek moyangmu dengan sejahtera; engkau akan dikuburkan pada waktu telah putih rambutmu."
(Kejadian 15:15)

3.
"...Namun, demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu, hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut."
(1 Samuel 20:3 c)

4.
"Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku."
(2 Samuel 12:23)

5.
" sebab itu, sesungguhnya Aku akan mengumpulkan engkau kepada nenek moyangmu, dan engkau akan dikebumikan ke dalam kuburmu dengan damai,..."
(2 Raja-raja 22:20 a)

6.
" katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
(Ayub 1:21)

7.
"Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali.Ia tidak lagi kembali ke rumahnya, dan tidak dikenal lagi oleh tempat tinggalnya. "
(Ayub 7:9-10)

8.
"Manusia yang lahir dari perempuan, singkat umurnya dan penuh kegelisahan.Seperti bunga ia berkembang, lalu layu, seperti bayang-bayang ia hilang lenyap dan tidak dapat bertahan."
(Ayub 14:1-2)

9.
"Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu."
(Ayub 19:25-27)

10.
"Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku."
(Mazmur 27:10)

11.
"Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!"
(Mazm 34:9)

12.
"Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian, yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati"
(Mazmur 89:49)

13.
"Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: "Kembalilah, hai anak-anak manusia!"
(Mazmur 90:3)

14.
"Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh,di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu."
(Mazmur 90:5-6)

15.
"Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap."
(Mazmur 90:10)

16.
"Hari-hariku seperti bayang-bayang memanjang, dan aku sendiri layu seperti rumput."
(Mazmur 102:12)

17.
"Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya"
(Mazmur 116:15)

18.
"Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam."
(Pengkhotbah 3:1-2)

19.
"Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya."
(Pengkhotbah 7:2)

20.
"Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang inipun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya."
(Pengkhotbah 7:14)

21.
"Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap"
(Pengkhotbah 9:5)

22.
"Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yang tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, kalau hal itu menimpa mereka secara tiba-tiba."
(Pengkhotbah 9:12)

23.
"Maka orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan sorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, duka dan keluh akan menjauh."
(Yesaya 51:11)

24.
"Tetapi engkau, pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman."
(Daniel 12:13)

25.
"Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham."
(Lukas 16:22)

26.
"Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
(Lukas 23:42-43)

27.
" Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
(Yohanes 3:16)

28.
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. "
(Yohanes 5:24-27)

29
"Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum."
(Yohanes 5:28-29)

30.
"Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
(Yohanes 6:39-40)

31.
"Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit."Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman."Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,"
(Yohanes 11:23-25)

32.
""Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada."
(Yohanes 14:1-3)

33.
"Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?" Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
(Yohanes 14:4-6)

34.
"Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia"
(Roma 6:8)

35.
"Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."
(Roma 6:23) 

36.
"Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini,"
(2 Korintus 5:1-2)

37.
"Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat."
( 2 Korintus 5:10)

38.
"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus--itu memang jauh lebih baik;tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu."
( Filipi 1:21-24)

39.
"Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya."
(Filipi 1:20-21)


39 AYAT FIRMAN TUHAN UNTUK IBADAH SYUKUR ULANG TAHUN

No Comments

1.
"TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia."
(Ratapan 3:25)

2.
"Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu."
(Yesaya 46:4)

3.
"Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah"
(Mazmur 62:8)

4.
"Tetapi carilah dahulu kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."
(Matius 6:33)

5.
"oleh sebab itu jikalau orang panjang umurnya, biarlah ia bersukacita di dalamnya, …"
(Pengkhotbah 11:8)

6.
"Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."
(Efesus 2:11)

7.
"TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera."
(Bilangan 6:24-26)

8.
"Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa."
(Mazmur  16:11)

9.
"Karena oleh aku (hikmat) umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah."
(Amsal 9:11)

10.
"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!"
(Yeremia 17:7)

11.
"Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan."
(Amsal 3:16)

12.
"Hai anakku, dengarkanlah dan terimalah perkataanku, supaya tahun hidupmu menjadi banyak."
(Amsal 4:10)

13.
"Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu."
(Amsal 3:1-2)

14.
"TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkatiengkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."
(Ulangan 28:8)

15.
"Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dengan kasih-Nya."
(Zefanya 3:17

16.
"Mendekatlah kepada Allah, Ia akan mendekat kepadamu."
(Yakobus 4:8)

17.
"Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematia."
(Amsal 11:19)

18.
"Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.
3:14 Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu."
(1 Raja-raja 3:13-14)

19.
"Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau."
(Ulangan 31:6)

20.
"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
(Pengkhotbah 3:11)

21.
""Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."
(Lukas 16:11)

22.
"Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu."
(Lukas 12:31)

23.
"Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya.
(Yesaya 26:7)

24.
"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."
(Yeremia 29:11)

25.
"Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!"
(Mazmur 34:9)

26.
"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa”.
(Yeremia 1:5)

27.
"Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."
(Mazmur 90:12)

28.
"Kiranya diberikan-Nya kepadamu apa yang kaukehendaki dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kaurancangkan."
(Mazmur 20:5)

29.
"Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya!"
(Mazmur 22:27) 

30.
"Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."
(Efesus 2:10) 

31.
"Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu."
(Mazmur 91:11)

32.
Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Karena oleh aku (hikmat) umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah. "
(Amsal 9:10-11)

33.
"Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."
(Mazmur 91:16)

34.
"Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! "
(Ratapan 3:22-23)

35.
"Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil."
(Mazmur 1:1-3)

36.
"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."
(Yesaya 40:31)

37.
"Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita."
(Roma 5:5)


38.
"Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN."
(Amsal 16:20).


39.
"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."
(Amsal 3:5-6)

 LINK INFORMASI PENTING
SEKILAS INFO TENTANG TERANG INJIL MINISTRY 
DOWNLOAD MATERI-MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA GRATIS 
DOWNLOAD KARTU KHOTBAH (KABAH) ANEKA TEMA GRATIS 
DOWNLOAD BAHAN CERITA SEKOLAH MINGGU GRATIS 
PROMO FLASHDISK PAKET PANDUAN PELAYANAN VERSI 16.1 
PROMO DVD PAKET PUSTAKA KRISTIANI  

PERNIKAHAN KRISTEN

No Comments
Ayat Pokok:
Kejadian 2:18-24, Matius 19:5-6 a

A.     PENDAHULUAN.

1.Allah menciptakan pernikahan sebagai lembaga pertama.
2.Allah menilai pernikahan sangat kudus dan bernilai tinggi.
3.Allah sendiri yang merancang pernikahan.
4.Allah melarang adanya perceraian.

B.    UNSUR PENTING DALAM PERNIKAHAN
Supaya pernikahan mendatangkan kebahagiaan, maka pernikahan harus sesuai dengan rencana dan kehendak-Nya. 3 (tiga) unsur penting yang harus diketahui dan ditaati oleh setiap orang yang menikah yaitu :

1.    MENINGGALKAN
Yang dimaksudkan dengan kata “meninggalkan” di sini berarti orang yang sudah siap menikahharus sudah dewasa baik secara jasmani, rohani, sosial, dan ekonomi, karena orang yangsudah menikah harus mandiri dalam mengatasi semua persoalan yang akan timbul dalamrumah tangganya.

2.BERSATU
Maksud Tuhan dengan pernikahan, supaya pernikahan itu menjadi Satu Persekutuan yang Hidup

a.    Satu didalam kasih dan iman kepada Tuhan
b.    Satu dalam saling mengasihi dengan kepatuhan
c.    Satu dalam menghayati kemanusiaannya
d.    Satu dalam memikul beban pernikahan
e.    Satu dalam menunjukkan perhatian kepada pekerjaan masing-masing
f.    Satu dalam pengabdian kepada Tuhan dan rencanaNya.

Banyak pernikahan tidak membahagiakan, Perselisihan, bahkan berakhir dengan perceraian,karena masing-masing, suami dan isteri membentuk dunia, kerajaannya sendiri-sendiri,masing-masing mencari kehormatan, keberuntungan dan kemauannya sendiri (Mat. 12 : 25).
Kehendak Tuhan, pernikahan merupakan Kesatuan, Persekutuan yang sejati yang bersifatkekal selama-lamanya.(Tidur sebantal, makan sehidangan, seharta semilik, doa bersama-sama, membaca firmanTuhan bersama-sama, memuji dan bersyukur kepada Tuhan bersama-sama).

3. MENJADI SEDAGING
Adalah persekutuan hidup total antara laki-laki dan perempuan meliputi “persetubuhan”(Kej. 4 : 1) tidak ada yang disembunyikan. Dirahasiakan, mengijinkan sesuatu yang tidakdijinkan untuk orang lain.Persetubuhan antara suami dan isteri oleh Alkitab tidak dipandang sebagai suatu dosa, tetapisebagai Anugerah Tuhan yg hanya terdapat dalam pernikahan.


C . PENUTUP & KESIMPULAN

1.    Sejak semula Allah telah merencanakan sebuah pasangan / keluarga yang berbahagia,diberkati dan yang dikehendaki olehNya.
2. Sejak semula Allah sudah menangkal penyalahgunaan seks diluar pernikahan yang resmi.
3. Sejak semula Allah tidak menghendaki tiap keluarga memikirkan hal-hal lain selainpasangannya.

HIKMAT MEMBUAT KITA UNTUK DAPAT MENGAMBIL KEPUTUSAN DENGAN TEPAT

No Comments


Ayat Pokok:
"Tetapi oleh Dia, kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita."
(1 Korintus 1:30 a)


CD BAHAN KHOTBAH MUTIARA SABDA VOL.84

No Comments
Shalom.
Kini sudah tersedia kembali CD MUTIARA SABDA VOL.84. Berisi 10 judul materi khotbah dalam format powerpoint dengan judul:
831.Gaya Hidup yang Menyenangkan Hati Tuhan
832. Janji Tuhan Pasti Digenapi
833. Kuasa Mengucap Syukur
834. Makna Kemerdekaan Sejati
835. Masa Tua yang Penuh Damai Sejahtera
836. Kembali ke Kasih Mula-mula
837. Pria Yang Kuat
838. Mementomori
839. Mengalami Kemerdekaan Sejati
840. Mengampuni Adalah Perintah Tuhan

Bagaimana mendapatkan materi khotbah ini?
Silakan transfer biaya Rp.25.000,00 ke salah satu rekening kami yaitu: Rek.  BCA 1540241577 ,Bank Mandiri 1360007334334, BRI No.Rek 691701017761533 a,n Agus Susanto.
Setelah transfer infokan alamat lengkap atau email via SMS ke.085228085470 atau WA.0897-3527-437.
Setelah itu materi-materi diatas akan kami kirim via pos dalam bentuk CD, email atau WA atau dengan mengirimkan link download via SMS.
Tuhan Yesus Memberkati.
DI BALIK SEBUAH MASALAH

DI BALIK SEBUAH MASALAH

No Comments



Pendahuluan
  • Masalah akan senantiasa mewarnai kehidupan setiap orang, tak terkecuali pada kehidupan orang percaya.
  • Setiap kita menghadapi masalah yang beraneka ragam
  • Jangan kecut dan tawar hati saat hadapi masalah
  • Kita harus senantiasa mengucap syukur dan tetap percaya bahwa  pasti ada  kemenangan yang Tuhan sediakan bagi orang percaya
Ada 5 cara TUHAN menggunakan masalah untuk  menjadi kebaikan bagi kita.
  1. TUHAN menggunakan masalah untuk mengarahkan kita.
  2. TUHAN menggunakan masalah untuk menguji kita ( Yakobus 1:2-3)
  3. TUHAN menggunakan masalah untuk mengoreksi kita ( Mazmur 119:71)
  4. TUHAN menggunakan masalah untuk menaungi kita ( Kejadian 50:20)
  5. TUHAN menggunakan masalah untuk menyermpurnakan kita step by step ( 
Penutup
Apapun masalah yang sedang kita hadapi, jangan pernah melupakan kebesaran Tuhan.

LINK INFORMASI PENTING
849 JUDUL MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA

MENJADI ORANG KRISTEN YANG BERBEDA

No Comments

Ayat Bacaan :
Matius 5:13-16;Markus 4:21-22

Tujuan:
Agar jemaat bukan hanya sekedar menjadi orang Kristen, tetapi dapat memberi rasa dan terang dalam kehidupan orang-orang di sekitarnya.

"Kamu adalah terang garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak-injak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak diatas gunung, tidak mungkin tersembunyi."
(Matius 5:13-14)

Pendahuluan
Di dalam memberikan perumpamaan, Yesus biasanya menggunakan hal-hal yang sudah dipahami oleh orang-orang Yahudi, yaitu hal-hal yang biasanya menjadi tanggung jawab merea di dalam masyarakat atau hal-hal dalam kehidupan sehari-hari agar mereka dapat menangkap makna kebenaran firman Tuhan itu lebih jelas lagi. Pada waktu membaca Matius 5:13-16, pada umumnya kita melihat ada dua hal yang disinggung, yaitu garam dan terang, namun ada satu hal lain yang juga menjadi perhatian orang Yahudi, yaitu ayat 14 yang menyinggung tentang kota. Orang Yahudi  mengetahui ketiga hal ini karena hal-hal itu menjadi tanggung jawab mereka di dalam masyarakat dan berkenaan dengan keseharian hidup mereka. Kali ini kita akan melihat dua hal saja yaitu, garam dan terang. Setiap rumah tanga, betapapun miskinnya pasti memerlukan garam dan terang. Garam dan terang adalah dua komoditi rumah tangga yang mutlak harus ada.

1. Menjadi Garam Dunia.
Siapa yang belum pernah melihat garam? Dapat dipastikan semua orang, besar kecil, tua muda, pernah menggunakan dan mengenal rasanya. Memang benda ini kelihatan sepele, tidak berharga, tetapi selalu ada dan dibutuhkan oleh setiap rumah tangga. Para ibu tentu tidak pernah melupakannya pada saat membuat masakan untuk keluarga.

Apa yang Yesus  maksudkan ketika menyebut orang Kristen sebagai garam? Coba perhatikan kalimat-Nya, " Kamu adalah garam dunia." Kalimat ini adalah kalimat penegasan, bukan kalimat perintah. Perkataan Tuhan Yesus itu bukanlah suatu cita-cita atau himbauan bagi orang yang tidak percaya agar berfungsi sebagai garam dan terang, tetapi merupakan suatu penegasan bagi orang percaya bahwa keberadaan mereka adalah bernilai dan mempunyai fungsi yang penting bagi lingkungan mereka. Yesus tidak meminta orang percaya untuk berubah menjadi orang lain, tetapi menegaskan keberadaan mereka sebagai garam dunia.Keberadaan atau "natur" orang Kristen itu seharusnya adalah garam dan terang dunia

Garam itu baru ada artinya kalau  ada rasa asinnya. Salah satu manfaat garam adalah merupakan bahan pengawet yang begitu penting pada jaman Yesus hidup dan juga pada jaman sekarang ini. Garam dapur yang diceritakan Yesus itu terdiri dari dua unsur kimia. Secara kimia  kedua zat itu adalah yang beracun, yaitu ion Natrium dan ion Chlorida. Akan tetapi karana hikmat Allah dua hal yang beracun ini jika digabungkan menjadi sesuatu yang sangat berguna bagi manusia. Sifat racunnya hilang dan muncul sifat yang penuh manfaat. Sangat ajaib ! Persatuan yang dibentuk oleh Allah akan menjadi luar biasa gunaya, menjadi sesuatu yang berbeda sama sekali. Orang Kristen seringkali tidak dapat membuat perbedaan yang mendatangkan manfaat bagi orang banyak karena tidak dapat bersatu.

Bersatu tidak selalu mempunyai makna yang sama. Ada bersatu yang  tidak pernah ribua, tidak pernah selisih pendapat, itu adalah bersatu di kubuaran.Ada bersatu yang tidak mengalami perubahan, itu adalah bersatu di hutan. Tumbuh-tumbuhan yang satu dengan yang lain memang hidup bersama, tetapi tidak bergerak bersama-sama. Kesatuan yang diinginkan Tuhan adalah kesatuan yang dinamis, kita bersatu dan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik lagi secara bersama-sama dan sekaligus merubah lingkungan kita dengan memberikan rasa dan arti dalam kehidupan mereka. Maju bersama dan berubah bersama tetapi tetap bersatu. Ini yang sulit dan menjadi tantangan bagi kita semua dalam pelayanan. Jangan takut ada perbedaan pendapat di dalam pelayanan, yang  perlu di takutkan adalah kalau kita tidak bisa bersatu di dalam perbedaan itu. Biarlah yang satu tetap Natrium dan yang lain tetap Chlorida, tetapi ketika kita bersatu, maka yang ada adalah garam yang memberi rasa enak !Kalau ada perbedaan jangan berdiri di bawah pohon pengetahuan yang baik dan jahat. Lihat orang lain salah, dan merasa diri sendiri paling benar, tetapi kita harus membawanya ke bawah pohon kehidupan agar dapat sama-sama hidup. Apakah cara kerjanya salah? Atau mungkin doktinnya salah ? Mungkin saja salah kita hanya 30 %, yang berarti salah dia 70 %, yang penting kita harus menghormati yang lain, supaya tetap bersatu, supaya dapat merangkul dia dan dapat merangkul saya sehingga saya dan dia dapat bersatu menjadi garam yang berguna.

Ilustrasi : Berbeda Namun Tetap Bersatu
George Whitefield adalah seorang penginjil terbesar sepanjang abad yang juga adalah teman dekat John Wesley, yang sama-sama berasal dari Gereja Anglikan dan juga pernah menjadi anggota Holy Club yang didirikan oleh John dan Charles Wesley. Dan terjadilah keretakan dan perpisahan untuk sementara. Pada suatu hari pengikut Whitefield bertanya," Tuan Whitefield, apakah kita akan melihat Wesley di Sorga nanti? " Whitefield menjawab, " Aku khawatir akan hal itu, mungkin kita tidak akan melihat Beliau." Tetapi sebelum pengikutnya sempat bersorak dan bersukacita mendengar jawaban itu, ia melanjutkan, "Sebab akan dekat sekali dengan pada takhta Allah, tetapi kita akan berada jauh sekali dari tempat itu, sehingga sulit bagi kita untuk melihat Wesley di sana." Perbedaan pendapat memang ada, tetapi heran sekali, setelah perpisahan singkat itu, mereka kembali pada persahabatan yang sangat akrab dan manis, bahkan mereka kadang-kadang saling bertukar mimbar. Betapa besar kelapangan hati pelayan-pelayan Tuhan ini. Bahkan sebelum Whitefield meninggal dunia, dia meminta John memimpin upacara penguburannya.

Kalau kita sudah bersatu, kehadiran kita yang ibarat garam itu sungguh akan dirasakan oleh orang lain. Kalau orang Kristen masih terpecah-pecah, bagaimana kita bisa menjadi garam? Garam itu bekerja secara perlahan-lahan namun pasti.  Garam itu akan membuat barang yang tawar menjadi ada rasanya, bisa membunuh kuman, dapat menjegah pembusukan, dan membuat steril. Suatu hal yang sangat ajaib sekal ! Dan garam belum pernah berteriak-teriak ketika mereka bekerja ! Pernahkah Anda mendengar garam berbicara menyombongkan diri, ketika makanan kita terasa begitu enak di mulut. Pernahkah Anda memuji garam, "Garam, aku berterimakasih atas kebaikanmu," Yang ada ialah orang memuji mereka yang masak karena kebaikan garam," Masakanmu enak sekali!" Coba kalau tidak pakai garam, apa jadinya? Tetapi garam tenang-tenang saja, tidak dipuji tidak apa, ia tetap rela berfungsi sebagaimana seharusnya.

Pengertian tentang garam ini adalah kebenaran yang seharusya menyadarkan orang-orang percaya untuk berfungsi dengan memberi rasa pada dunia yang tawar ini. Yesus berkata "Aku adalah Roti Hidup." Yesus tidak berkhotbah dengan suara yang keras, berteriak-teriak, tetapi Ia membuat dirinya menjadi roti yang hidup, yang dapat dirasakan dan dinikmati oleh orang banyak. Yesus yang diurapi dengan Roh Kudus dan kuat kuasa. Dia berjalan berkeliling sambil berbuat dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai iblis, sebab Allah menyertai Dia. (Kisah Para Rasul 10:38). Dia membuat kehadiran-Nya berguna bagi orang lain, supaya hidup yang tawar bisa mempunyai rasa.

Garam ada dimana-mana. Mungkin di rumah Anda tidak ada mobil mewah, tidak ada makanan enak, tetapi minimal ada garam. Garam di rumah juga tidak banyak. Kita tidak membeli garam sekaligus satu kilo, meski harganya murah. Walaupun jumlah garam itu sedikit,  namun garam itu sangat dibutuhkan oleh keluarga dan setiap orang. Sebagai orang Kristen kita perlu mempelajari kebenaran ini, karena kita memiliki Kristus, memiliki firman Tuhan, biarlah kita menjadi orang yang selalu dibutuhkan oleh keluarga dan setiap orang. Karena kita  telah lebih dahulu memiliki hidup Kristus, sedangkan orang-orang lain belum memiliki rasa dalam hidupnya, maka kitalah yang harus berfungsi memberi rasa bagi kehidupan mereka.

Untuk menjadi garam dunia diperlukan pengorbanan, karena garam pun mengorbankan dirinya. Garam harus meleleh, lebur dan  tidak terlihat lagi wujudnya, yang tinggal hanya rasanya. Jika garam itu tetap mempertahankan bentuknya, apakah kita akan memakannya? Orang yang membuat nasi goreng misalnya, jika menemukan garam yang tidak bisa hancur, maka garam itu lagsung dibuangnya agar yang makan tidak tergigit bongkahan garam yang asin. Menjadi orang Kristen selalu ada pengorbananya bagaikan garam itu sendiri. Di satu sisi, mungkin hal itu berat bagi kita, misalnya karena kita harus membuang karakter  kita yang lama, menanggalkan ego dan kepentingan diri sendiri. Di sisi yang lain , mungkin juga ada orang yang kurang senang terhadap kita karena kita berfungsi sebagai garam yang mendatangkan kebaikan bagi orang lain. Tetapi kita harus tetap mengingatnya, bahwa kita telah diminta oleh Yesus untuk menjadi garam dunia !.

Bagaimana dengan kehidupan Kristen kita? Seringkali kita tidak dapat menjadi garam yang membuat perbedaan. Hidup kita sama saja dengan orang-orang dunia. Hidup kita tidak menjadi berkat. Hidup kita tidak mengubah lingkungan di sekitar kita. Waktu belum menjadi orang Kristen, kita suka berjudi, setelah jadi orang Kristen berjudi masih jalan terus, malah jadi bandarnya. Tidak ada perubahan yang bisa membuat orang mengucap syukur kepada Allah !. Sebelum menjadi orang Kristen berdagang dengan cara yang tidak jujur, setelah menjadi orang Kristen, tidak berubah, malah tambah lihai. Sebelum menjadi orang Kristen suka marah-marah, setelah menjadi orang Kristen masih tetap cepat naik darah. Hal-hal seperti ini tidak memberi rasa yang berbeda bagi dunia. Kalau orang Kristen tidak berbeda dengan orang dunia, lalu untuk apa menjadi orang Kristen? Orang Kristen memang masih hidup di dunia, tetapi kita bukanlah orang duniawi, karena kita adalah warga Kerajaan Allah, garam dunia ini !

2. Menjadi Terang Dunia
Yang kedua Yesus berkata,"Kamu adalah terang dunia" Apa maksudnya? Terang di sini bukan terang listrik,juga bukan terang cahaya matahari. Terang di sini adalah terang dari pelita yang dipakai orang  pada waktu itu. Pelita ini harus memiliki beberapa unsur terlebih dahulu agar bisa menyala. harus ada bejana, baik dari emas, perak atau besi, minyak, sumbu dan sumber api. Beberapa unsur harus bersatu dan bekerja sama baru bisa menjadi terang. Tidak bisa hanya satu saja, misalnya hanya ada sumbu saja, pelita tidak bisa menyala. Sekali lagi kita melihat , ada penekanan pada unsur persatuan.  Unsur persatuan perlu ada  dalam hidup orang Kristen, bukan hanya untuk  menjadi garam, tetapi juga untuk menjadi terang. Kalau belum bersatu, bagaimana bisa menjadi terang?

Yesus berkata,"Orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang," Maksunya terang dari Tuhan tidak boleh ditutup, disembunyikan bahkan dipadamkan. Terang dari Tuhan harus dinyatakan kepada seluruh orang, harus diangkat ke tempat yang tinggi, agar memberi terang kepada dunia ini, seperti kota yang letaknya di atas bukit, yang keberadaanya jelas terlihat dan tidak mungkin disembunyikan. Seperti pelita yang menyala, cahayanya menerangi seluruh rumah, tidak mungkin disembunyikan.  Kalau kita adalah terang, orang lain akan melihat kita dengan jelas. Dan kita harus berani menjadi sesuatu untuk dilihat orang.

Di dalam Bait Allah ada banyak pelita. Ada semacam pelita yang menjadi seperti lilin yang bercahaya, menerangi Bait Allah. Pada hari menjelang Sabat, atau pada saat-saat hari peringatan tertentu, seperti hari perdamaian setahun sekali, maka pelita-pelita itu harus dimatikan dan asapnya  tidak boleh sampa menyebar ke dalam ruangan Bait Allah, karena itu berarti mencemari Bait Allah. Maka mereka memiliki alat semacam mangkok untuk menutupi pelita itu, sehingga pelita itu mati,dan asapnya tidak sampai keluar kemana-mana. Itu merupakan kebiasaan dalam Perjanjian Lama.

Yesus berkata pelita tidak boleh ditaruh di bawah gantang, hal ini berbeda sekali dengan ditaruh di bawah tempat tidur. Kalau di bawah tempat tidur, berarti disembunyikan, pelita itu tidak akan berfungsi menjadi penerang bagi seluruh rumah. Kalau ditutupi dengan gantang, itu berarti dimatikan, sehingga sama sekali tidak memiliki fungsi sebagai pelita lagi. Murid-murid memahami betul perumpamaan ini, tetapi masih saja ada yang tidak memberikan respon. Mereka memahami pelita itu tidak boleh ditutupi dengan gantang, karena itu kebiasaan mereka. Pelita itu tidak boleh ditaruh di bawah tempat tidur, mereka juga memahai karena itu juga kebiasaan mereka.Hidup kita tidak boleh menjadi hidup yang ditutupi oleh gantang, melainkan harus transparan, harus bisa dilihat oleh orang lain. Jika kebenaran Tuhan yang ada  di dalam diri kita ditutupi dengan gantang, bagaimanakah orang lain bisa melihat kebenaran Tuhan?

Pelita pada waktu bercahaya tidak ada suara.  Sebenarnya kesaksian hidup kita akan berbicara lebih keras dari kesaksian bibir kita. Kesaksian kita lebih penting dari khotbah kita. Jikalau kita memang memiliki Kristus dalam kehidupan kita, tanpa harus gembar-gembor bahwa kita ini orang yang percaya Yesus, orang akan tahu dari perbuatan dan tutur kata kita. Orang melihat kita begitu lemah lembut, begitu penuh perhatian, begitu rajin membantu orang, takut akan Tuhan, jujur dan bertanggung jawab, maka orang bisa menyimpulkan sendiri dan tidak perlu dibuatkan pengumuman. Bila pelita kita sudah menyala dan dilihat orang, berarti kita sudah berani menjadi orang Kristen yang berbeda.

Di dalam kehidupan orang Kristen ada bagian-bagian yang bersifat pribadi, ada bagian-bagian yang bersifat umum. Tuhan Yesus mengajarkan dengan jelas apa  yang harus dilakukandi tempat tersembunyi dan apa yang harus dilakukan di tempat terbuka. Untuk hal yang harus dilakukan di tempat yang tersembunyi Tuhan Yesus berkata,"Ketika engkau berdoa, berdoalah di tempat yang tersembunyi. Ketika engkau memberi persembahan, tangan kanan memeberi, tangan kiri tidak usah tahu, Ketika engkau berpuasa, jangan menampilkan wajah yang menyatakan dirimu berpuasa, biarlah Bapamu yang di Sorga mengetahui itu." Itu adalah hal-hal yang pribadi dalam hidup kita. Bukan berarti kita tidak boleh berdoa di depan umum, tetapi itu bukan tugas umum kita. Tugas umum kita ialah menjadi pelita yang bercahaya menerangi semua orang !

Setiap kali kita menyala, pasti ada orang yang senang dan ada yang tidak senang. Pada waktu malam orang membutuhkan terang dan mereka senang, tetapi pencuri tidak senang dengan terang. Demikian juga halnya orang-orang yang jahat, mereka tidak senang dengan terang karena terang itu dapat menelanjangi hidup mereka, menyatakan perbuatan mereka yang tidak baik. Tetapi, bagaimanapun juga , kita harus tetap menjadi terang !.

Begitu terang itu menyala, sumbu akan terbakar, minyak akan habis, ini adalah suatu bentuk pengorbanan. Seperti Yohanes Pembaptis yang dikatakan Yesus sebagai "pelita yang menyala dan bercahaya" (Yohanes 5:35), karena kesaksiannya, bahkan ia mati dengan dipengggal kepalanya oleh Raja Herodes. Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah menjadi pelita yang menyala, menjadi saksi bagi Tuhan  di tengah-tengah keluarga, di lingkungan tempat tinggal kita, di lingkungan pekerjaan kita, sudahkah kita rela berkorban sebagai mana pelita akan kehabisan sumbu dan minyaknya? Sudahkah kita menanggalkan manusia lama kita demi untuk menerangi orang-orang di sekelilingkita?

3. Menjadi Orang Kristen Yang Berbeda.

Mengapa kita harus menajdi orang Kristen yang berbeda? Menjadi orang Kristen saja tidak cukup. Mengapa tidak cukup? Paulus berkata,"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2). Seakrang ini banyak unsur kebudayaan dunia yang kelihatannya kristiani, namun hanya kulit luarnya saja. Banyak juga orang yang mengaku dirinya Kristen, tetapi tidak bisa dibedakan lagi dengan orang dunia. Kelakuan mereka, cara mereka berpikir dan tutur kata mereka sama seperti orang-orang dunia. Orang Kristen harus bisa membuat suatu perbedaan !, Kita boleh sama dalam bentuk fisik, namun rasanya berbeda ! Bagaikan biji pasir dengan biji gula pasir. Sulit untuk dibedakan bentuknya, tetapi dari rasanya orang akan tahu, siapa yang gula pasir.

Pada waktu kerusuhan yang terjadi di Jakarta, ada sebuah cerita. Ada sebuah show-room mobil yang akan dibakar dan dihancurkan massa. Saat itu juga pemilik showroom keluar dan memohon-mohon kepada massa agar tokonya jangan dibakar. "Tolonglah.... ambil saja salah satu mobil yang ada di dalam sana. Atau nanti saya kasih uang banyak.  Tapi tolong, toko saya jangan dibakar." Akan tetapi sayang sekali, dalam kehidupan sehari-harinya, orang yang agamanya Kristen ini, selalu memandang sebelah mata kepada masyarakat di sekitarnya, dan tidak pernah bergaul dengan mereka. Akibatnya, seperti yang dapat diduga, tokonya tetap dirusak massa.

Sebaliknya ada pula rumah seorang Kristen yang justru dijaga oleh tetangga-tetangganya, "Jangan ganggu rumah ini, pemilik rumah ini orang baik." Kata penduduk setempat  ketika massa hendak merusak rumah itu. Rumah itu beserta keluarga yang ada di dalamnya selamat. Ternyata fungsi orang Kristen ini sebagai garam bisa dirasakan oleh penduduk di sekitarnya sehingga mereka melindunginya.

Menjadi garam dan terang, inilah yang membuat orang Kristen jadi berbeda. Ia seperti Yusuf di istana Firaun, Daniel di istana Nebukadnezar, Yohanes Pembaptis di istana Herodes, dan Paulus di istana Agripa. Orang Kristen itu harus berbeda- inilah konsekuensi menjadi garam. Tetapi ketika garam itu menjadi tawar, ia tidak beguna lagi. Yesus berkata bahwa garam yang tawar itu akan dibuang serta di injak-injak orang (Matius 5:13). Yosephus mencatat, bahwa suatu ketika persedian garam yang disimpan dalam gudang-gudang di Bait Allah di Yerusalem telah rusak. Garam itu disuruh buang oleh Herodes di pelataran Bait Allah dan diinjak-injak orang.

Menolak berfungsi sebagai garam berarti berhenti menjadi garam. Menolak berfungsi sebagai terang, bearti berhenti menjadi terang. Dan menolak menjadi garam dan terang dunia berarti menolak menjadi orang Kristen. Kalau hal ini terjadi, maka kita tidak lagi berguna untuk umat manusia, sama seperti garam yang menjadi tawar, tidak akan menjadi garam lagi, tidak dapat digunakan untuk apapun selain dibuang dan diinjak-injak orang. Sama seperti pelita yang diletakkan di bawah gantang yang tidak ada cahayanya.

Maukah kita kembali kepada arti dan menjadi menjadi orang Kristen yang sebenarnya?

Sumber:
Menjadi Orang Kristen Yang Berbeda, GI. Sadikin Gunawan, Yayasan Pekabaran Injil KAWANAN KECIL, Jakarta.
( Dapatkan khotbah-khotbah lain dalam buku ini yang pasti sangat memberkati).

LINK INFORMASI PENTING
849 MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA

MENGALAMI KEMERDEKAAN YANG SEJATI

No Comments
Ayat Pokok:

"Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."
(Yohanes 8:36)

Disampaikan dalam Ibadah Raya Sore di GPdI Ngadirejo - Temanggung

Pendahuluan
Apakah artinya merdeka?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, merdeka diartikan sebagai : tidak terikat,  tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu. leluasa, dapat berbuat sekehendak hatinya.
Banyak orang mengartikan bahwa kemerdekaan atau kebebasan adalah kehidupan yang tanpa  halangan dan rintangan.  Orang yang berpikir seperti ini kemudian akan memiliki pemikiran pula bahwa karena itu ia bebas berbuat apa saja seturut kehendaknya, tidak peduli apakah yang dia lakukan bermanfaat atau tidak bagi orang lain, atau bahkan merugikan orang lain atau tidak.
Dia hanya berpikir, " Karena aku orang yang merdeka, maka aku dapat melakukan apapun yang ingin aku lakukan, dan berkata apa saja kepada siapapun  seperti yang aku ingin katakan. Tidak ada seorangpun yang berhak melarang aku atau mengatur aku."
Orang yang memiliki konteks berpikir seperti ini, mungkin akan dapat dengan leluasa melukai,menyakiti atau bahkan menghilankan nyawa orang lain dengan cara apapun sesuai dengan keinginannya. Dunia mengajarkan bahwa untuk memperoleh kemerdekaan, maka kita harus dapat melakukan apa saja, tanpa harus mendengarkan apa kata orang. Kita dapat memperoleh kemerdekaan jika kita dapat memperjuangkan kepentingan diri sendiri,dan tidak perlu memikirkan orang lain.
Benarkah demikian?

Pengertian merdeka menurut persepektif Alkitab
Alkitab memberikan pengajaran bahwa satu-satunya cara untuk kita memperoleh kemerdekaan sejati kita adalah melalui Yesus Kristus, sebagaimana yang dicatat dalam Yohanes 8:38 ini. Hal ini juga dicatat dalam Galatia 5:1," Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan."
Dari ayat ini kita dapat mengambil perenungan bahwa ternyata ada kemerdekaan yang palsu, yang tidak sungguh-sungguh. Itu sebabnya ditekankan melalui ayat ini, "supaya kita sungguh-sungguh merdeka.". Ada orang yang mungkin merasa bahwa ia sudah merdeka, tetapi benarkah ia sungguh-sungguh merdeka? Sebab ternyata, kemerdekaan yang sesungguhnya hanya ada dalam Kristus Yesus. Itu artinya diluar Kristus, yang ada hanya kemedekaan yang semu.

Apa kemerdekaan yang kita alami dalam Kristus?
Pertama, Kemerdekaan dari dosa ( Roma 6:8)
Sebelumnya kita terikat oleh dosa dan tidak mampu melepaskan diri dari cengkeraman maut. Karena itu manusia membutuhkan seorang pahlawan yang membebaskan manusia dari keterikatan akan dosa. Manusia dengan kekuatan sendiri tidak akan dapat melepaskan dirinya cari cengkeraman belenggu dosa. Hanya  Yesus Kristus yang dapat melepaskan semua dosa dan akibat dosa yang menimpa manusia. Itulah sebabnya Yesus datang ke dunia menjadi manusia untuk menggantikan kita dalam menanggung hukuman  dosa. Dialah pahlawan satu-satunya yang memberikan nyawa-Nya  untuk membayar lunas dosa manusia dengan  dengan darah-Nya yang mahal.
Sungguh besar kasih-Nya sehingga kita dapat merdeka di dalam Kristus, yakni hidup tidak dikuasai dosa dan  bertujuan untuk senantiasa memuliakan Tuhan.

Kedua, kemerdekaan dari penghukuman (Roma 8:1-2)
Roma 8 adalah deklarasi kemerdekaan Kristen. Salah satunya adalah kemerdekaan dari penghukuman. Roma 8:1-2  menulis," Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan maut.".

Ketiga, kemerdekaan dari dunia jahat (Galatia 1:4)
Kristus memerdekakan kita dari dunia jahat. Ketika kita menyerah pada pimpinan Allah dan meminta penyertaan Tuhan, maka Kristus akan melepaskan kita dari pengaruh dunia yang jahat.

Keempat, kemerdekaan dari kutuk hukum Taurat (Galatia 3:13)
Kematian Kristus adalah cara Allah memerdekakan kita dari kutuk hukum Taurat.

Kelima, kemerdekaan dari berhala (Galatia 4:8)
Alkitab menulis bahwa sebelum orang mengenal Kristus dan menyerahkan diri kepada-Nya, kita adalah hamba-hamba berhala atau ilah-ilah. Tetapi sekarang setelah kita percaya kepada Kristus, maka kita bukan lagi hamba berhala, tetapi hamba Tuhan dan hamba kebenaran.

Keenam, kemerdekaan dari  iblis (Ibrani 2:14)
Kematian Kristus membebaskan kita dari kuasa iblis sehingga kuasanya tidak lagi dapat menjerat kita.

Ketujuh, kemerdekaan dari kematian kekal (Ibrani 2:15)
Akibat kehidupan  yang dipimpin oleh iblis adalah kematian dan kebinasaan kekal, tetapi setelah kita percaya kepada Kristus, maka Kristus memerdekakan kita dari kematian kekal.

Tanggungjawab kita atas kemerdekaan yang telah kita terima.
Kristus telah memerdekakan kehidupan setiap orang yang percaya kepada-Nya, sehingga maut dan dosa tidak lagi berkuasa atas anak-anak-Nya. Oleh karena itu kita perlu menjaga kemerdekaan rohani kita dengan setia beribadah, tetap percaya kepada-Nya,  dan melakukan perbuatan baik  agar dunia melihat Kristus melalui hidup kita.
Inilah seharunya yang menjadi keseriusan dan perhatian kita sebagai orang percaya, yakni hidup melakukan kehendak Tuhan. Kemenangan rohani, kitalah yang menentukan.

Disampaikan dalam ibadah Minggu Pagi,  19 Agustus 2018
Di GPdI Ngadirejo.

Bagi Bapak/Ibu yang membutuhkan slide powerpoint dari khotbah ini dapat menghubungi kami melalui WA.0897 3537 437
( Dengan Pdt. Agus Susanto - Temanggung)

Anda menemukan halaman ini dengan pencarian melalui kata kunci: bahan khotbah tentang kemerdekaan Kristen, kemerdekaan sejati, kemerdekaan dalam Kristus, GPdI Ngadirejo Temanggung, kemerdekaan dari penghukuman, gereja di Ngadirejo,
JEVOHA JIREH

JEVOHA JIREH

No Comments
1. Arti Allah Sebagai Jehova Jireh.
Nats: Kej. 22:14
(ay. 14) Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."
(ay. 14)  And Abraham called the name of that place Jehovahjireh: as it is said to this day, In the mount of the LORD it shall be seen.
Apa yang kita pikirkan ketika kita mendengar kata Jehova Jireh. Banyak kali doa-doa yang kita dengar, bahkan kita naikkan ke hadirat Tuhan, bila itu menyangkut ke-butuhan hidup, keterdesakan akan kebutuhan finansial maka tidak jarang kita akan memanggil nama-Nya sebagai Jehova Jireh (Allah yang menyediakan).
Bila kita tidak benar-benar memahami arti sebenarnya dari kata Jehova Jireh, maka kemungkinan yang ada adalah kekecewaan karena dianggap Tuhan tidak berbuat apa-apa, walaupun kita memanggil sebagai Jehova Jireh, dalam alkitab Indonesia di-artikan sebagai Allah yang menyediakan.
Oleh sebab itu untuk mengerti kebenaran ini mari kita kembali kepada peristiwa dimana sebutan Jehova Jireh ini mulai dipergunakan.
Kejadian pasal. 22:1-14 Kita pasti sudah paham akan cerita ini, namun dalam cerita inilah pertama kalinya Allah disebutkan dengan nama Jehova Jireh, yang dalam Alkitab kita diartikan Allah yang menyediakan. Tidak salah pada akhirnya produk doa-doa kita yang kita panjatkan, apabila dalam keadaan keterdesakan, kebutuhan, maka kita akan comot ayat ini dan kita doakan dengan memanggil Jehova Jireh. Namun apakah benar demikian adanya?
Dalam peristiwa ini, kita harus membuka hati terhadap satu kebenaran, yang sampai hari ini masih sulit diterima oleh orang percaya, yaitu bahwa Allah kadang-kadang harus menguji iman anak-anak-Nya (Baca: 1 Ptr. 1:6-7) -- Ujian dipakai Allah untuk membuktikan kemurnian iman kita. Oleh sebab itu apabila kita benar-benar me-ngerti kebenaran ini, maka kita harus menganggap Ujian harus dianggap sebagai suatu kehormatan di dalam kerajaan Allah (1 Ptr. 4:12-14)
Bila kita bedah “kata Jehova Jireh” ini kita akan melihat bahwa berharap Allah menyediakan kebutuhan finansial kita adalah sesuatu yang sangat dangkal, dan dalam pasal ini Abraham menyebutnya sebagai Jehova JIreh bukan karena dilatar belakangi keterdesakan finansial seperti kita hari-hari ini yang memanggilnya sebagai Allah yang menyediakan.
Kata Jehova Jireh dalam bahasa Ibrani diartikan sebagai God sees/Allah yang me-lihat. Bahkan dalam Dalam naskah Ibrani terbaca: di atas gunung TUHAN Ia mem-perlihatkan diri/Allah yang menampakkan diri
Bila demikian arti nama Jehova Jireh, maka iman Abraham ketika hendak mengor-bankan Ishak anaknya, dalam perjalanan 3 (tiga) hari yang mereka lalui, agar semata-mata Allah di atas gunungnya akan melihat imannya. Baca kembali ay. 8 Sahut Abra-ham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama, kata “menyediakan” di sini digunakan kata  har ra’ah, artinya to see/melihat.
Dalam imannya, Abraham berkata, asal Tuhan melihat, asal dia menampakkan diriNya di gunung-Nya yang kudus, itu cukup buat Dia untuk menolongnya. Asal Tuhan melihat imannya, asal Tuhan menampakkan diri-Nya pasti ada pertolongan dan jalan keluar baginya.
ASAL TUHAN MELIHAT IMANMU, ASAL DIA MELIHAT KESETIAAN DAN KESUNGGUHANMU MAKA ITU SUDAH CUKUP UNTUK MENDATANGKAN TANGAN PERTOLONGANNYA.
Oleh sebab itu mengerti kebenaran ini, menyebabkan kita harus aktif bukan pasif untuk menarik mata Tuhan melihat apa yang sedang kita kerjakan. Mengerti Jehova Jireh dalam pandangan yang dangkal membuat kita menjadi pasif, namun mengerti Jehova Jireh seperti Abraham lakukan membuat kita aktif untuk menarik hati Tuhan menampakkan diri dan menolong kita dengan segera.
Pertanyaan yang harus kita tanyakan hari ini adalah: BAGAIMANA MEMBUAT MATA TUHAN MELIHAT KITA?
1. Untuk menarik Tuhan agar menampakkan diri-Nya, maka Abraham dalam  Ay. 5 Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu." (I will go yonder and worship, and we will come back to you.") Ujian bagi Abraham adalah sebuah kehormatan karena dalam Ujian ia boleh menemukan Tuhan dan jawaban atas ujiannya lewat penyembahannya. Kata we will come back to you, adalah kalimat kemenangan dari medan peperangan. Ujian mungkin juga sebuah peperangan dalam hidup kita, tetapi lewat penyembahan kita akan kembali dan keluar sebagai pemenangnya.
2. Untuk dapat menarik Tuhan agar menampakkan diri dan menolong kita, maka harus ada kesediaan untuk mengorbankan segala sesuatu yang diminta oleh-Nya.
    Dalam pasal ini, Allah meminta sesuatu yang sangat penting, Ishak dikasihi Abraham yaitu anak yang dinantikan selama 100 tahun, namun untuk membuat Tuhan menampakkan diri-Nya, maka setidaknya diperlukan keberanian untuk melepaskan dan mengorbankan segala sesuatu yang diminta-Nya dari saudara. Bandingkan Mat. 10:37-39 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barang-siapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. Barang-siapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
3. Untuk dapat menarik Tuhan agar menampakkan diriNya, Ay. 12 Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut (yaw-ray’) akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku." Kata Yaw-ray diartikan bukan takut seperti melihat hantu, tapi diartikan reverent (hormat) akan Tuhan. Amsal 8:13  mendefinisikan Takut akan TUHAN ialah hidup yang membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecong-kakan, tingkah laku yang jahat, dan mu-lut penuh tipu muslihat.
MARI KITA MEMBUAT ALLAH MENAMPAKKAN DIRINYA DAN MENOLONG KITA karena kita memiliki pengertian benar terhadap Jehova  Jireh yang sebenar-benarnya. Amin 
2. Jehova Jireh
Saat bangun dari tidur seringkali pikiran kita langsung dipenuhi kekuatiran dan kecemasan tentang apa yang hendak kita makan, minum dan pakai.

Selama kita terus kuatir berarti kita belum percaya sepenuhnya kepada TUHAN.

 Belajarlah dari Ayub:  "Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul."  (Ayub 3:25-26). 

Berhentilah untuk kuatir dan cemas !

TUHAN memerintahkan kita untuk tidak kuatir dan cemas tentang kebutuhan hidup kita karena sesungguhnya TUHAN tahu persis apa yang kita butuhkan.

Jika TUHAN begitu bermurah hati memelihara burung-burung di udara, "...yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung,"  (Matius 6:26),  serta mendandani bunga bakung di ladang, "...yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,"  (Matius 6:28).

Bukankah keberadaan kita ini lebih berharga di mata TUHAN ? TUHAN sendiri menegaskan,  "Oleh karena engkau berharga di mata-KU dan mulia, dan AKU ini mengasihi engkau,"  (Yesaya 43:4). 
TUHAN adalah JEHOVA JIREH, penyedia bagi kita.  Mengutamakan TUHAN berarti menjadi pelaku Firman, memiliki kehidupan yang sesuai dengan standar kerajaan ALLAH.  Sebagai orang percaya, sesungguhnya kewargaan kita adalah dalam Sorga.  Adalah wajar jika kitapun dituntut mengutamakan perkara-perkara yang di atas.

"Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan ALLAH untuk mereka yang mengasihi DIA." (1Korintus 2:9)

TUHAN YESUS Memberkati 


LINK INFORMASI PENTING
849 MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA

EBOOK 29 RANCANGAN KHOTBAH IBADAH NATAL

1 comment
Shalom
Dapatkan Ebook Seri 29 Rancangan Khotbah Ibadah Natal.  Dikemas dalam format Ebook PDF.  Kami kirim via WA, Email atau Messenger. Judul khotbah dalam Ebook ini diantaranya:
1. Natal Melepaskan Kita Dari Ketakutan
2.3  Tipe Manusia Menyambut Kelahiran Juruselamat
3. Belajar Dari Orang Majus
4. Datanglah Ya Raja Damai
5. Dia Datang Menjadikan Segalanya Baru
6. Dia Datang Mewujudkan Kasih-Nya
7. Dia Datang, Pasti Ada Jawaban
8. Kasih Yang Memerdekakan
9. Kasih Yang Mempersatukan
10. Kasih Yang Mengubahkan
11. Kasih Yang Menyatukan
12. Keajaiban Natal
13. Kristus Tuhan Yang Memerdekkan
14. Memahami Makna Kehadiran Kristus
15. Memahami Makna Natal
16. Sikap Menyambut Natal
17. Yesus Datang Membawa Kedamaian
18. Yesus Datang Membawa Kemerdekaan
19. Yesus Datang Membawa Pemulihan
20. Natal Adalah Jaminan
21. Natal Membawa Sukacita
22. Bersinar Dan Menjadi Terang
23. Meneladi Yesus
24. Natal Menjembatani Sorga dan Dunia
25.Kelahiran Yang Membawa Harapan
26. Mujizat Natal
27. Akulah Terang Dunia
28.  3 Pesan Natal yang Tidak Pernah Berubah
29. Kasih Yang Sempurna

Bagaimana cara mendapatkan Ebook ini?
Silakan transfer donasi Rp.30.000,00 ke rek BCA 1540241577 Atau Bank MANDIRI No.rek 1360007334334 a.n Agus Susanto.
Setelah transfer kirim konfirmasi via WA/SMS ke.08973527437 atau Email:solusisukses2008@gmail.com.
Ebook akan kami kirim via emai, WA atau Messenger.
Donasi Anda sangat bermanfaat dalam mendukung pelayanan kami
Tuhan Yesus Memberkati
Salam
Pdt. Agus Susanto
KURNIA MEDIA MINISTY
PO.Box 118 TEMANGGUNG 56200
BATU SANDUNGAN

BATU SANDUNGAN

No Comments
1. Istilah batu sandungan , dalam Alkitab Perjanjian Lama adalah "Miksol". Asal muasal frasa ini adalah larangan menempatkan sebuah batu sandungan di depan orang buta. Sedangkan dalam bahasa Yuani, kata batu sandungan adalah terjemahan dari kata "skandalon" ( Bhs. Yunani). Batu sandungan adalah sebuah kiasan untuk  menunjuk kepada perilaku orang atau tingkah laku yang membuat orang lain menjadi berdosa atau berperilaku berdosa dan menolak Kristus. Batu sandunga juga bermakna sesuatu halangan yang dapat menyebabkan kejatuhan (Imamat 19:14).

2. Dalam Perjanjian Lama, beberapa ayat yang menggunakan istilah  :
Imamat 19:14
"Janganlah kau kutuki orang tuli dan di depan orang buta janganlah kau taruh batu sandungan, tetapi engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN."

Yehezkiel 44:12
" Oleh karena mereka telah melayani bangsa itu dihadapan berhala-berhala mereka, dan mereka bagi kaum Israel telah menjadi batu sandungan, yang menjatuhkannya ke dalam kesalahan, oleh karena itu Aku bersumpah mengenai mereka, demikianlah firman TUHAN, bahwa mereka akan menanggung hukumannya sendiri."

3. Dalam Alkitab Perjanjian Baru, beberapa ayat yang memuat istilah batu sandungan dan sandungan ini adalah
1 Korintus 8:9
" Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah."

2 Korintus 6:3
"Dalam hal apapun, kami tidak memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela."

4. Istilah batu sandugan dalam beberapa terjemahan Alkitab adalah:
"Syak" - TL
"membua orang lain menjadi berdosa"-BIS
"sandungan"-MILT
"proskomma"- GREEK
"sandhungan"- Jawa
"hindrance"-NETBible
"stublingblok"- KJV

5. Mahatma Gandhi,  seorang pejuang Hak Asasi Manusia yang terkenal di dunia, yang berasal dari India, seorang penganut agama Hindu yang sangat taat, pernah berniat untuk menjadi pengikut Kristus. Ia kemudian masuk ke sebuah gereja untuk mengikuti ibadah. Tetapi orang-orang yang ada di gereja menandang sinis kepadanya dan berkata," gereja ini hanya untuk orang-orang kulit putih,".Orang-orang di gereja itu bahkan menyarankan agar Gandhi pergi ke gereja orang-orang negro saja. Seketika itu juga, Gandhi meninggalkan gereja dengan sedih dan  niatnya menjadi orang Kristen pun langsung runtuh. Ia kemudian mengatakan,"Saya suka Kristus, tetapi saya tidak suka kekristenan. Kata-kata Gandhi ini sesungguhnya merupakan suatu teguran yang keras bagi kita orang Kristen, dimana lewat kehidupan kit (etika, perkataan, tingkah laku, cara berpakaian, etos kerja, dll), orang justru tersandung dan menolan Kristus. Keinginan Gandhi bertemu "Kristus" secara pribadi, justru dihalangi oleh  orang Kristen sendiri. Bukankah masih banyak jemaat Tuhan, bahkan para pelayan Tuhan yang memperlakukan saudara seiman  dengan memebda-bedakan status dan menandang muka? Inikah "Surat Kristus"? Tindakan  yang demikian jsutru, menjadi sandungan bagi orang lain. Mari sama-sama kita belajar, agar  lewat hidup kita, orang diberkati dan mengenal Kristus, sehingga tidak ada lagi Mahatma Gandhi yang lain menolak Yesus, karena kehidupan orang Kristen . (Banyak yang tidak menjadi berkat bagi orang lain).

MENANG ATAS MASALAH

No Comments
Ayat Pokok:
Kejadian 32:22-32

Pendahuluan.
  • Setiap kita pernah mengalami masa-masa gelap karena pergumulan kehidupan. Tetapi percayalah bahwa kita tidak menghadapi semuanya ini seorang diri. Ada Tuhan yang selalu peduli.
  • Itu juga yang yang dialami oleh Yakub. Melalui kisah hidup Yakub ini, kita dapat belajar bagaimana kita dapat menang dalam menghadapi masalah.
Bagaimana Menang atas Masalah?
Mari kita belajar dari kisah kehidupan Yakub supaya dapat menang atas masalah?
1. Tuhan seringkali menggunakan masaalah untuk melumpuhkan sumber andalan kita (Ayat 25)
  • Pagkal paha berbicara kekuatan.
  • Yabok, tempat dimana Yakub bergumul artinya : nol, kosong. Seringkali Tuhan mengosongkan kehidupan kita untuk membuat kita semakin mengandalkan Tuhan, bukan bergantung kepada kekuatan manusia kita.
  • Yeremia 17:5," Beginilah firman TUHAN:"Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh daripada TUHAN."
  •  Yeremia 17:7 ,"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN dan yang menaruh harapannya pada TUHAN.
 2. Masalah seberat apapun pasti ad batas waktunya (Ayat 26)
  • Percayalah bahwa tidak selamanya masalah akan menimpa kita. Ada waktu dimana masalah akan berlalu dan kemenanga  akan kita dapatkan. Tidak ada masalah yang kekal. Hanya Tuhan satu-satunya yang kekal. Pertolongan-Nya senantiasa tersedia, tidak ada batasnya.
  • Pengkhotbah 3:4," Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari..."
Penutup
Apapun masalah yang sedang kita hadapi saat ini, tetaplah percaya bahwa Tuhan pasti akan memberikan kekuatan kepada kita untuk memang atas masalah.

VIRUS TIDAK MENGHORMATI ORANG TUA

No Comments
Ayat Pokok:
"Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai diri sendiri dan menjadi hamba uang, mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak kepada orang tua dan tidak tahu berterimakasih, tidak mempedulikan agama."
(1 Tesalonika 3:1-2)

Pendahuluan
Kita akan kembali melanjutkan pembahasan firman Tuhan mengenai virus-virus yang melanda
manusia pada akhir jaman. Kali ini kita sudah sampai pada virus "tidak menghasihi atau tidak menghormati orang tua.

Menghormati orang tua adalah hal yang penting dan sangat perlu kita perhatikan. Allah bahkan menaruh perhatian yang sungguh-sungguh dalam perkara ini. Hal ini dapat dilihat bahwa menghormati orang tua harus dimasukkan dalam 10 hukum Allah. 

Keluaran 20:12 menyatakan;" Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu ditanah yang diberikan TUHAN, Allahmu kepadamu."

Bukti bahwa Allah sangat menaruh perhatian terhadap perkara ini adalah adanya janji," supaya lanjut umurmu ditanah yang diberikan TUHAN, Allahmu kepadamu."Artinya ada janji yang luar biasa ketika kita melakukan perintah Tuhan ini.

Kata menghomati, dalam bahasa Ibrani menggunakan kata yang dapat juga diterjemahkan dengan "menjunjung dan menghargai."

Dalam Perjanjian Baru juga dikatakan,"Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu- ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi." (Efesus 6:1-3). Menghormati orang tua itu satu-satunya perintah di dalam Alkitab yang menjanjikan umur panjang sebagai hadiah. Siapakah yang tidak ingin berumur panjang dan diberkati? Tentu semua kita mau. Dan Alkitab memberikan pesan ini kepada kita bahwa kunci untuk dapat berumur panjang dan diberkati adalah dengan menghormati orang tua.

Nasehat Salomo
Salomo, orang yang memiliki hikmat yang luar biasa juga memberi nasehat mengenai hal ini.
Amsal 1:8 "Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu."

Amsal 13:1 "Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya, tetapi seorang pencemooh tidak mendengarkan hardikan."

Amsal 30:17 "Mata yang mengolok-olok ayah dan enggan mendengarkan ibu akan dipatuk gagak lembah dan dimakan anak rajawali."

Artinya bahwa ketika kita menghormati orang tua kita akan diberkati. Sebaliknya kita akan mendapatkan kutuk ketika kita tidak menghormati orang tua kita.

Bagaimana kita menyatakan penghormatan kita kepada orang tua?
Pertama, kita menyatakan penghormatan kita dengan berkata sopan kepada mereka.
Kedua, kita menyatakan penghormatan kepada orang tua kita dengan menuruti nasehat mereka.
Ketiga, kita menyatakan penghormatan kita dengan sikap yang penuh kasih kepada mereka.

Penutup
Menghormati orang tua tidaklah mudah, tidak selalu menyenangkan dan jelas tidak mungkin bila dengan kekuatan kita sendiri.  Namun menghormati orang tua adalah cara kita memuliakan Allah dan melaksanakan kehendak Tuhan dalam kehidupan kita.
Kolose 3:20 menulis"Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah didalam Tuhan.

DAFTAR AYAT UNTUK IBADAH SYUKUR ULANG TAHUN

DAFTAR AYAT UNTUK IBADAH SYUKUR ULANG TAHUN

No Comments
Shalom
Bagi Bapak/Ibu hamba Tuhan yang sedang mencari ayat-ayat referensi untuk ibadah syukur ulang tahun, berikut kami tuliskan beberapa ayat yang dapat Bapak/Ibu gunakan sebagai tambahan referensi.
Tuhan  Yesus Memberkati

1 Samuel 7:12
"Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya;" Sampai disini TUHAN menolong kita."

Pengkhotbah 11:8
"oleh sebab itu jikalau orang panjang umurnya, biarlah ia bersukacita di dalamnya, tetapi hendaklah ia ingat akan hari-hari yang gelap, karena banyak jumlahnya...."

Yehezkiel 36:26
"Kamu akan kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu, dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan kuberikan kepadamu hati yang taat"

Yohanes 15:16
" Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap,  supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu"
DAFTAR AYAT-AYAT ALKITAB UNTUK IBADAH TUTUP TAHUN DAN TAHUN BARU

DAFTAR AYAT-AYAT ALKITAB UNTUK IBADAH TUTUP TAHUN DAN TAHUN BARU

No Comments
Shalom
Selamat Tahun Baru
Bagi Bapak/Ibu hamba Tuhan yang sedang mencari ayat-ayat referensi untuk ibadah tahun baru, berikut kami tuliskan beberapa ayat yang dapat Bapak/Ibu gunakan sebagai tambahan referensi.
Tuhan  Yesus Memberkati

 1 Samuel 7:12
"Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya;" Sampai disini TUHAN menolong kita."


Pengkhotbah 11:8
"oleh sebab itu jikalau orang panjang umurnya, biarlah ia bersukacita di dalamnya, tetapi hendaklah ia ingat akan hari-hari yang gelap, karena banyak jumlahnya...."

Yehezkiel 36:26
"Kamu akan kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu, dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan kuberikan kepadamu hati yang taat"

Yohanes 15:16
" Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap,  supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu"

DAFTAR LAGU IBADAH TAHUN BARU

DAFTAR LAGU IBADAH TAHUN BARU

No Comments
Shalom
Selamat Tahun Baru. Membantu para pemimpin pujian, hamba-hamba Tuhan dan jemaat yang sedang mempersiapkan pelayanan ibadah tahun baru, bersama ini kami menyajikan daftar lagu-lagu bertema tahun baru sehingga dapat menjadi bahan referensi ketika akan melayani dalam ibadah-ibadah tutup tahun maupun tahun baru:
  1. KU ADA SBAB ANUGRAH-MU
  2. KU B'RI KEMULIAAN DAN HORMAT
  3. SGALA PUJI SYUKUR HANYA BAGI-MU TUHAN
  4. SAMPAI MASA TUAMU
  5. MULIALAH NAMA-MU TUHAN
  6. YESUS KEKUATANKU DALAM HIDUP INI
  7. HARI-HARI KULALUI BERSAMA YESUS
  8. KU TAK DAPAT HIDUP TANPA DIA
  9. BIARLAH ROH-MU MENYALA-NYALA
  10. KIRI KANANKU ADA TUHAN
  11. SATU HAL TELAH KUMINTA
  12. BUATLAH JALAN-MU DALAM SAYA
  13. KETIKA KULEMAH
  14. BILA SENGSARA MENIMPA KE ATASKU
  15. KU TIDAK TAKUT SBAB KAU BESERTAKU
  16. JANGAN KAU TAKUT TUHAN SERTA
  17. YESUS MEMBERIKU KEMENANGAN
  18. BERAKAR, BERTUMBUH DAN BERBUAH DALAM KRISTUS
  19. AJAR AKU TUHAN MENGHITUNG HARI-HARI
  20. TENANGLAH KINI HATIKU
  21. YESUS KU CINTA KAU
  22. PEGANGLAH TANGANKU ROH KUDUS
  23. KASIH YESUS INDAH DALAM HIDUPKU
  24. TUHAN ADALAH GEMBALAKU
  25. TUHAN MENETAPKAN LANGKAH-LANGKAH ORANG
  26. TIADA KU RAGU LAGI
  27. KU TAHU SIAPA YANG PIMPIN
  28. JIWAKU SUNGGUH MERINDUKAN-MU
  29. SETIA, SETIALAH 
  30. INDAH RENCANA-MU TUHAN
  31. CELIKANLAH MATA HATIKU
  32. SLAMATKANLAH WAKTU MU
  33. OH, TUHAN PIMPINLAH LANGKAH KU
  34. YESUS PUJIANKU
  35. DI JALAN HIDUPKU
  36. DI TENGAH OMBAK
  37. TIAP LANGKAHKU DIATUR OLEH TUHAN
  38. KU MAU HIDUP S'TURUT KEHENDAK TUHAN
  39. JALAN TUHAN
  40. YESUS SAHABAT SETIA
  41. SEPANJANG JALAN KEHIDUPAN INI
  42. SERAHKANLAH BEBAN MU
  43. TAMBAH HARI, TAMBAH CINTA YESUS
  44. SATU DALAM KASIH
  45. JADIKAN AKU PELANGI
  46. KAU YANG TERMANIS
  47. MEMPELAI TUHAN PASTI MENANG
  48. DI LUAR TUHAN
  49. JALAN HIDUPKU
  50. MELANGKAH LEBIH TINGGI
  51. TIAP JAM, TIAP WAKTU
  52. DIATAS KEPAK SAYAPMU
  53. ENGKAULAH KESUKAANKU
  54. KU BERSYUKUR
  55. BERSAMA ROH KUDUS
  56. KAU MENGENAL HATIKU
  57. MASA DEPAN ADA DI TANGAN-NYA
  58. KU SEMBAH KAU
  59. TIAP HARI LEPAS TIAP HARI
  60. BEGITU BESAR KASIH ALLAH PADA KITA
TANGGALKAN "KEMUL" MU

TANGGALKAN "KEMUL" MU

No Comments
Setiap kita tentu ingin hidup dalam kemuliaan Tuhan. Hidup adalam kemuliaan Tuhan artinya hidup yang berkualitas, berbobot. Artinya hidup kita bukan hidup yang biasa-biasa saja, tetapi hidup yang mempermuliakan nama Tuhan. Contoh kehidupan anak Tuhan yang penuh dengan kemuliaan adalah Yusuf, Ditengah segala tantangan dan masalah yang menimpanya, Yusuf memilih untuk hidup dengan kualitas Tuhan, dengan kemuliaan Tuhan, dalam kemuliaan Tuhan dan untuk kemuliaan Tuhan. Hingga hari ini namanya harum. Kita masih mengenal Yusuf sebagai pria tangguh yang telah membuktikan bagaimana berjalan dengan kualitas Tuhan. Semua orang akan bisa melihatnya sepanjang masa,termasuk ayahnya sendiri. Kita bisa melihat bagaimana Yusuf dimata sang ayah, Yakub. "Yusuf adalah seperti pohon buah-buahan yang muda, pohon buah-buahan yang muda pada mata air. Dahan-dahannya naik mengatasi tembok. Walaupun pemanah-pemanah telah mengusiknya, memanahnya dan menyerbunya, namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub, oleh sebab gembalanya Gunung Batu Israel".(Kejadian 49:22-24).  Itulah bentuk kesaksian sang ayah terhadap puteranya, yang tentu kita rasakan pula meski dalam bentuk rangkaian kata yang berbeda.

Contoh kehidupan anak Tuhan yang mempermuliakan nama Tuhan adalah Daniel.  Meski ia hidup di tengah-tengah bangsa yang bebal, yang tidak mengenal Tuhan, yaitu Babilonia, tetapi ia tidak terkontaminasi dengan gaya hidup bangsa yang tidak mengenal Allah. Sebaliknya ia memilih untuk tampil beda, meskipun  resikonya adalah ia harus dimasukkan kedalam gua singa. Tetapi  ditengah tantangan yang ia hadapi, ia tetap teguh dalam iman, sehingga hidupnya mempermuliakan nama Tuhan.

Tentu setiap kita ingin memiliki kehidupan yang mempermuliakan Tuhan. Dan itu juga yang Tuhan inginkan. Dia ingin membawa kita dari kemuliaan kepada kemuliaan, Pertanyaannya, siapkah kita? Maukah kita membayar harga?Jangan hanya ingin menikmati kemuliaan Tuhan, tetapi tidak mau membayar harganya. Apa harga yang harus kita lakukan untuk menikmati kemuliaan Tuhan?

Kunci yang terutama untuk menikmati kemuliaan Tuhan adalah doa. Memang ini bukan perkara yang mudah. Berbicara tentang doa, apalagi doa pagi, adalah hal yang mudah untuk diucapkan, tetapi tidak mudah untuk dilakukan. Tetapi kalau kita ingin menikmati kemuliaan Tuhan, syarat ini adalah syarat mutlak yang harus kita lakukan.

Penulis mengingatkan, untuk dapat menikmati "kemuliaan Tuhan" maka kita harus dapat menanggalkan "kemul" kita. Kemul adalah istilah dalam bahasa jawa untuk menyebut "selimut" atau kain yang kita gunakan saat tidur. Dengan kata lain, untuk dapat menikmati kehidupan yang penuh dengan kemuliaan Tuhan, maka kita harus rela mengurangi jam-jam tidur kita, untuk kita pakai berdoa. Bukan hal yang mudah memang, apalagi, saat pagi hari, rasanya berat sekali untuk bangun pagi dan berdoa. Mungkin kita sudah pasang alarm untuk dapat bangun jam 04.00. Apa yang terjad, ketika alarm berbunyi, kita bukannya bagun,  malah mematikan alarm dan kembali mengambil  selimuat atau "kemul" kita.

Mari kita ingat,untuk dapat menikmati kemuliaan Tuhan, maka kita harus dapat mengalahkan  kehangatan  "kemul"kita.

"Semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaanKu, yang Kubentuk dan juga Kujadikan !"
(Yesaya 43:7)

LINK INFORMASI PENTING