ALAMAT REDAKSI

PO.Box 118 Temanggung 56200
JAWA TENGAH - INDONESIA
HP/SMS/WA.085228085470

CP: Pdt. HOSEA AGUS SUSANTO,S.Pd.K

DAFTAR AYAT-AYAT ALKITAB TENTANG KASIH TUHAN

1 comment


Yeremia 31:3
"Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu."

Mazmur 136:1
"Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik ! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya."

Amsal 8:17
"Aku mengasihi orang yang tekun mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku."

Yohanes 3:16
"Karena begitu besar kasih Allah  akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Roma 5:8
"Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."

Galatia 2:20
"Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku."

1 Yohanes 4:9"
Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan dinyatakan ditengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya."

 

ARTI KEMERDEKAAN KRISTEN

No Comments


Bacaan Alkitab :
Galatia 5:1-13

Pendahuluan
Pada dasarnya kemerdekaan adalah kerinduan setiap orang. Namun seringkali kita tidak mendapatkannya karena kita memang tidak memahami makna kemerdekaan itu sendiri.

Makna Kemerdekaan Kristen
Apa makna kemerdekaan itu?

1. Hidup tanpa penjajahan
Roma 6:6,"Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.."
Pada masa lalu, kolonialisme atau penjajahan terkait dengan  penguasaan atas negara lain melalui kekuatan militer. Pada masa modern sekarang ini, penjajahan muncul  dalam bentuk yang baru dan terselubung. Dengan dukungan kekuatan global, negara yang kuat dapat menguasai dan mengatur negar yang lain, misalnya melalui perekomonian atau sistem politiknya. Jadi, negara yang sudah merdeka dari kolonialisme lama, masih dapat terjajah oleh kekuatan asing dalam bentuk yang berbeda.

Kalau kita perhatikan, ternyata dosa mirip dengan penjajahan. Di dalam Kristus, "manusia lama kita telah turut disalibkan, supay tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa, 
 Kita telah dimerdekakan dari kuasa dosa dan diberi kehidupan baru, diperlengkapi untuk tidak lagi hidup sebagai hamba dosa.melainkan mampu mendayagunakan anggota tubuh sebagai "senjata-senjata kebenaran" (Roma 6:13). Namun, Paulus juga mengingatkan bahwa dosa tidak bakal tinggal diam. Ia akan terus berusaha untuk berkuasa lagi atas tubuh kita, dan menggoda kita untuk selalu menuruti keinginannya. Dosa ingin terus menjajah kita.

Untuk menghadapi kusa dosa, kita perlu mengalami pembaharuan pikiran. Kita berpegang teguh pada kebenaran bahwa di dalam Kristus Yesus kita sudah mati bagi dosa, dan sekarang dipanggil untuk hidup bagi Allah ( Roma 6:11). Semakin kuat kesadaran kita akan kemerdekaan yang dianugerhkan kepada kita, semakin kuat pula kemampuan kita untuk menolak godaan dosa.

KRISTUS YANG TELAH MEMAMPUKAN KITA DARI KUASA DOSA, DIA PULA YANG AKAN MEMAMPUKAN KITA HIDUP BERKEMENANGAN ATASNYA.

2. Hidup dengan potensi maksimal
3. Hidup yang mampu mengalahkan musuh
4. Hidup yang mengalami rencana Tuhan yang sempurna

Mengalami Kemerdekaan
Kapan kita akan mengalami kemerdekaan?
1. Jika kita tidak mau diperhamba ( Gal 5:1)
2. Jika kita tahu kebenaran ( Yoh 8:31-32)
3. Jika kita menolak dosa ( Yoh 8:35-36)
4. Jika kita dipimpin Roh Kudus ( II Kor 3:17)
5. Jika kita siap hidup sebagai Hamba Allah ( I Pet 2:16)

Penutup
Jadi kesimpulan kita, kemerdekaan harus dipahami dan direbut dalam hubungan dengan pengenalan kita akan Kristus dan persekutuan kita dengan Roh Kudus.

LINK INFORMASI PENTING

DAFTAR AYAT-AYAT ALKITAB TENTANG KERENDAHAN HATI

DAFTAR AYAT-AYAT ALKITAB TENTANG KERENDAHAN HATI

No Comments
Shalom,
Anda sedang mempersiapkan khotbah tentang kerendahan hati?
Berikut ini kami siapkan daftar ayat-ayat Alkitab seputar kerendahan hati.
Tuhan Yesus Memberkati

Matius 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Lukas 1:52
"Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;"

Lukas 14:11
"Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."


Ibrani 1:3 
Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,



AMAN DALAM PERLINDUNGAN TUHAN

AMAN DALAM PERLINDUNGAN TUHAN

1 comment
Ayat Pokok:
Mazmur 91:1-16
Pendahuluan
Mengawali tahun 2020, ini kita mendengar kabar-kabar yang membuat kita gentar, bencana alam melanda belahan dunia dimana-mana, ketegangan antar negara, dll. Belum lagi yang paling seru dan membuat ngeri banyak orang adalah kemunculan virus Corona yang menyembabkan penyakit Corona Pneuma.

Virus ini muncul pertama kali di kota Wuhan, di propinsi Hubei di China. Virus ini menurut kabar yang berasal dari daging hewan liar yang dikonsumi oleh orang-orang Wuhan. Karena penularannya yang dapat melalui udara, maka virus ini dengan cepat menjalar ke beberapa orang lainnya, Data yang sempat dimuat di harian kompas, menyatakan bahwa di Wuhan sendiri sudah 106 orang yang meninggal dunia, 4.515 orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus ini. Data ini kemungkinan besar sudah bertambah. Virus ini bahkan kemudian menjalar sampai ke negara-negara lain seperti Jepang, Thailand, Korea Selatan, Amerika Serikat, Singapura dan beberapa negara lainnya.

Kondisi ini membuat banyak orang menjadi ketakutan. Banyak negara kemudian melakukan proyek-proyek karantina bagi beberapa warganya yang selama ini tinggal di kota Wuhan. Indonesia misalnya, mengadakan isolasi bagi warganya di kepulauan Natuna. Selama dua minggu mereka dikarantina untuk diobservasi. Semua kegiatan ini tentu membutuhkan biaya yang besar. Belum lagi kerugian akibat pembatasan beberapa jadwal perjalanan baik dari maupun ke kota Wuhan.

Bagaimana Alkitab menubuatkan peristiwa ini?
Sesungguhnya kalau kita memperhatikan Alkitab, hal-hal seperti ini sudah dengan jelas disampaikan. Ada banyak tanda-tanda di akhir jaman akan terjadi, untuk mengawali kedatangan Kristus ke dua kali ke dunia ini.

Dalam kitab Wahyu dicatat,”Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.” (Wahyu 6:8)
Pedang, dalam ayat ini berbicara tentang orang-orang yang mati sia-sia karena peperangan antar negara dan bangsa. Ratusan ribu bahkan jutaan nyawa melayang karena perang.  Kelaparan juga menyebabkan banyak orang harus mengakhiri hidupnya.  Sementara sampar mengacu pada munculnya berbagai penyakit baik yang disebabkan karena virus maupun hal-hal lain.  Binatang buas juga menjadi penyebab banyak manusia kehilangan nyawa. Dan kalau kita berbicara tentang binatang buas,tentu bukan hanya singa, macan, beruang dll. Bukankah secara tidak langsung nyamuk juga menjadi penyebab meninggalnya ratusan orang melalui malaria, demam berdarah. Belum lama ini juga muncul lebah yang mematikan yaitu lebah vespa.
Kalau benar virus  Corona disebabkan oleh orang-orang yang mengkonsumi daging binatang liar, bukanlah hal ini juga secara tidak langsung membenarkan ayat ini?
Dalam Injil Lukas juga dicatat,”dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.” (Lukas 21:11) Penyakkit sampar dalam Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari disebutkan dengan “ wabah penyakit.”. Bukankah kalau kita melihat kondisi hari-hari ini, semua sudah mulai tergenapi? Dan ini belum apa-apa, karena kondisi ini akan semakin meningkat intensitasnya.

Mengapa hal ini terjadi
Tanpa menafikkan ilmu-ilmu lain, seperti ilmu kesehatan dan lain sebagainya, sebagai hamba Tuhan, bahkan kita sebagai orang-orang beriman, tentu kita harus mencari jawab atas pertanyaan ini dari sudut pandang Alkitab. 
Ada banyak sebab orang menjadi sakit, bisa karena virus, bakteri, juga bisa karena pola hidup. Tetapi Alkitab juga mencatat, “Ada orang-orang yang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka.” ( Mazmur 107:17). Dari ayat ini kita bisa menarik kesimpulan bahwa ada orang-orang yang menjadi sakit sebagai akibat dari perbuatan dosa yang mereka perbuat.  Tentu tidaklah bijak kalau kita mengambil kesimpulan bahwa penyakit yang menimpa penduduk kota Wuhan adalah karena dosa-dosa yang mereka perbuat, apalagi dikaitkan dengan pernyataan bahwa ini adalah pembalasan Tuhan terhadap perlakuan mereka yang kejam selama ini kepada orang Kristen. 

Tetapi kalau kita renungkan, kemunculan virus ini diindikasi sebagai sebab dari orang-orang Wuhan yang mengkonsumi daging binatang liar. Kalau kita mengingat firman Tuhan, sesungguhnya Tuhan sudah merancang bahwa yang akan menjadi makanan bagi manusia adalah tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Alkitab mencatat,” Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.” (Kejadian 1:29), lalu dalam  Kejadian 3:18 juga ditulis dengan jelas.”semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;
Kalau manusia konsisten dengan firman Tuhan ini, bisa jadi tidak akan banyak penyakit yang akan menimpa kita. Bukankah kalau kita perhatikan sebagian besar penyakit yang mematikan berawal dari kebiasaan mengkonsumsi daging yang berlebihan? Mengkonsumi daging hewan secara berlebihan tidaklah aman untuk kesehatan.

Kalau kita mau jujur, penyebab mengapa orang menjadi sakit  adalah karena ketidak disiplinannya dalam melakukan firman Tuhan. Oleh sebab itu biarlah kita bertekad untuk hidup taat kepada firman Tuhan dan melakukan segala perintah-Nya.

Bagaimana menghadapi masalah ini? 
Selanjutnya mari kita renungkan bersama-sama bagaimana kita bersikap menghadapi hal ini? Mari kita melihat nasehat dalam firman Tuhan, Sebab hanya firman Tuhanlah satu-satunya sumber jawaban atas setiap persoalan kita.
Pertama, Jangan takut dan gelisah.
Kalau kita mau jujur, mendengar berita-berita yang mengemparkan  ini, maka yang terjadi kita menjadi kejut dan tawar hati. Tetapi bagaimana firman Tuhan memberikan jawaban? Alkitab berkata,” Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.” (Ayub 3:25). Ada kekuatan dari ketakutan dan kekuatiran. Itulah sebabnya Alkitab berkata, karena yang kutakutkan itulah yang menimpa aku. Apapun yang terjadi jangan takut dan tawar hati
Kedua, imani janji Tuhan. 
Bagaimana supaya kita tidak takut? Imani jani Tuhan. Mengapa Alkitab kita disebut dengan Kitab Perjanjian ( Ada PL dan PB)? Karena memang Alkitab berisi perjanjian-perjanjian Tuhan bagi umat-Nya. Ada seorang yang mencatat bahwa dalam Alkitab ada 1260 janji dicatat disana.  Dari sekian janji Tuhan, mari kita akan lihat beberapa diantaranya.
Mazmur 91:1-16 menulis,”Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai."Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga."Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."
Mazmur 91 ini adalah salah satu  Mazmur yang berisi janji tentang perlindungan Tuhan. Salah satu janji  itu ialah “Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.” Mari kita yakini bahwa janji ini juga akan terjadi dalam kehidupan kita.
Ketiga, Bertobat dan lakukan firman Tuhan.
Alkitab menulis,”Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka; mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut.Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.” (Mazmur 107:17-20).
Melalui ayat ini, mari kita koreksi diri dan bertobat, berserulah kepada Tuhan dan panggilah nama-Nya. Kalau selama ini kurang yakin akan janji Tuhan, mintalah pengampunan Tuhan dan percayalah senantisa akan janji-Nya. Yakinlah bahwa janji Tuhan itu pasti, ya dan amin.  Andalkan Tuhan senantiasa, sebab orang-orang yang mengandalkan Tuhan pasti diberkati.

Penutup 
Pemazmur berkata,"Jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga."(Mazmur 127:1b). Satu-satunya Pribadi yang dapat memberikan perlindungan yang sempurna, sehingga kita akan merasa aman, tenang dan damai adalah Tuhan.  Tidak ada yang lain!  Memang, Tuhan tidak pernah berjanji perjalanan hidup kita tidak akan terlepas dari masalah, tantangan dan pergumulan, tapi Ia berjanji akan senantiasa menyertai kita, menopang, menguatkan, melindungi dan memberi pertolongan saat kita diperhadapkan dengan semuanya itu.
Jadi perlindungan yang sempurna akan dialami oleh orang-orang yang senantiasa mengandalkan Tuhan dalam hidupnya.  Perlindungan adalah satu bagian berkat yang Tuhan sediakan.  "Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan!"  (Yeremia 17:7), sebaliknya, "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan!"  (Yeremia 17:5), dan "Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari Tuhan."  (Yesaya 31:1).
TUHAN YESUS MEMBERKATI !!!
POLA ASUH ANAK DAN KEHARMONISAN KELUARGA

POLA ASUH ANAK DAN KEHARMONISAN KELUARGA

No Comments
POLA ASUH ANAK DAN KEHARMONISAN KELUARGA
Sessi  2
METODE TUHAN YESUS DALAM MENDIDIK ANAK
Disampaikan dalam Seminar Pendidikan Anak
PPA DIASPORA
Selasa, 21 Januari 2020
Tempat GSJA Kemiri- Kaloran

Pendahuluan
Pola artinya: patron, pedoman, cara atau gambar.
Asuh dari kata  mengasuh, medidik atau merawat, mememihara.
Anak adalah laki-laki atau perempuan yang belum dewasa. Keturunan pertama dari sepasang suami isteri.
Pola asuh anak adalah: cara orang tua dalam mendidik anak.

Keharmonisan berasal dari kata harmonis, atinya selaras,serasi, rukun
Keluarga adalah: unit pertama dalam masyarakat yang terdiri atas suami, isteri dan anak-anak mereka. Keluarga adalah lembaga pertama dan satu-satunya yang dibentuk langsung oleh Tuhan.

Hubungan pola asuh anak dengan keharmonisan keluarga.
Pola asuh anak yang benar akan menentukan keharmonisan dalm hubungan masing-masing anggota keluarga.

Amsal 22:6 “ Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”

Keluarga adalah pihak yang paling pertama memberikan perlakuan kepada anak-anaknya.
Sebagian besar waktu seorang anak dihabiskan dilingkungan keluarga.

3 MACAM POLA ASUH ANAK
A. Pola Otoriter.
B. Pola Asuh Permisif           
C. Pola Ororitatif

BAGAIMANA POLA ASUH ANAK MENURUT FIRMAN TUHAN?
A. KASIH
B. KONTINU
C. KETELADANAN

BAGAIMANA MENJAGA KEHARMONISAN DALAM MENGASUH ANAK?
A. KERJASAMA
B. KESEHATIAN
C. KETERBUKAAN

METODE TUHAN YESUS DALAM MENDIDIK ANAK
Matius 11:28-30
“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu, Pikulah kuk yang Kupasang, dan belajarlah kepada-Ku, karena Aku lemah lembut, dan rendah hati,  dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

Pola Yesus mengajar
a.    Datang kepada Yesus
  • “Marilah kepada-Ku..”(Ay.28)
  • Terkadang seolah-olah kita buntu menghadapi persoalan dalam mendidik anak. Dalam keadaan demikian, datanglahlah kepada Tuhan Yesus dan mintalah hikmat dari pada-Nya. Maka, Roh Kudus akan memberikan hikmat sehingga kita dapat mengambil keputusan dengan tepat.
  • Sebagai orang tua kita harus menjadi pribadi yang akrab dengan anak-anak kita, sehingga anak-anak tidak canggung, tidak sungkan, tidak takut, untuk datang kepada orang tuanya sebab ia percaya bahwa orang tuanya adalah sandaran hidup yang dapat dipercaya terutama saat mengalami permasalahan.
  • Orang tua harus dapat menjadi sahabat bagi anak-anak mereka.

b.    Berikan tanggung jawab.
  •  “Pikulah Kuk yang kupasang...” (Ay.29)
  • Orang tua harus menanamkan tanggung jawab sejak awal akan tanggung jawab sebagai umat Tuhan dan sebagai seorang anak dalam sebuah keluarga.
  • Dalam diri anak terkandung potensi dan kapasitas yang besar dank arena itu harus diberdayakan dan dimaksimalkan. Caranya adalah dengan melatih dan memberikan tanggung jawab.
  • Anak harus diberikan kesempatan dan keberanian mencoba melakukan sendiri ( Orang tua hanya mengawasi)
  • Yakinkan anak kita bahwa kegagalan hanyalah sebuah kesempatan untuk bangkit dari kejatuhan. Kegagalan adalah sukses yang tertunda.
  • Mengasihi Vs. Memanjakan
  • Jangan terlalu melindungi anak, kecuali dalam kondisi bahaya atau benar-benar tidak mampu.
  • Usahakan menahan diri untuk tidak segera menolong bila anak mengalami kesulitan, tidak member kemudahan atau jalan pintas.
  • Ajar dan latihlah anak kita untuk membuat keputusan dan bertanggungjawab atas keputusannya.
  • Nyatakana penghargaan dan pujian Anda, bila anak melakukan suatu tindakan atau suatu pencapaian sekecil apapun.
  • Gunakan kisah perjuangan  Anda untuk  menyatakan bahwa Anda mengasihi dia dan untuk memotivasi anak  berjuang.
c.    Jadilah sebagai teladan bagi anak-anak kita
  • ".... dan belajarlah kepada-Ku.." ( Ay.29)
  • Orang tua harus menjadi panutan dan teladan bagi anak-anak.
  • Teladan dalam hal apa? Kelemahlembutan, kerendahan hati.
Penutup
Sebagai orang tua kita harus menyadari bahwa anak adalah titipan Tuhan yang harus kita didik dengan penuh rasa tanggung jawab. Mengapa ada anak yang kurang ajar? Bisa jadi karena kurang diajar.

CATATAN
Bagi Bapak/Ibu/Sdr/i yang membutuhkan materi powerpoint dari khotbah ini secara cuma-cuma, silakan kirim permintaan via WA ke.0852-2808-5470 ( Cp. Pdt. Agus Susanto)

LINK INFORMASI PENTING
BAHAN KHOTBAH MUTIARA SABDA VOL.92
BUKTI KESETIAAN TUHAN

BUKTI KESETIAAN TUHAN

No Comments
Ayat Pokok:
"Sebab itu haruslah kau ketahui, bahwa Tuhan, Allahmu, Dialah Allah yang setia."
(Ulangan 7:9)

Pendahuluan
Salah satu gelar atau sebutan nama Allah adalah El Neiman, artinya Allah yang setia.
Selain  El Neiman, ada juga El Roi ( Allah yang Maha Melihat),  El Gibbor ( Allah yang berperang),  El Shaddai ( Allah yang Maha Kuasa(, dll
Setia artinya tidak berubah. Setia juga artinya tidak berpindah sampai selesai. Jadi setia bukan berati "Setiap tempat isterinya ada".

Akitab memberitahukan kepada kita bahwa Allah kita adalah Allah yang setia (Ulangan 7:9;Ulangan 32;4; 2 Tesalonika 3:3;1 Korintus 1:9)

Bukti Kesetiaan Tuhan
Bagaimana kita dapat melihat bukti kesetiaan Tuhan?

a. Allah Memegang janji-Nya ( Komitmen)
Allah memegang sumpah-Nya ( Ulangan 7:8)
Janji Allah adalah janji yang murni (Mazm 12:7, 18:31)
Kepada siapakah Allah bersumpah? ( Kejadian 22:16)

Bagaimana dengan kita?
Sulit mencari orang yang setia (Amsal 20:6)

b. Allah bertahan sampai akhir dalam mengasihi kita (Konsisten)
Allah tetap setia kepada kita, walaupun seringkali kita tidak setia (2 Tim 2:13)
Bagaimana dengan kita

c. Allah membayar harga untuk membuktikan kesetiaan-Nya (Konsekuen)
Yesus sudah membuktikan kesetiaan-Nya kepada kita dengan mati di bukit Kalvari.
Bagaimana dengan kita?
Biarlah kita juga setia sampai akhir (Wahyu 2:10)
Setialah mulai dari hal yang terekcil  ( Mat 24:21)

Penutup
Mari kita membangun kesetiaan kita, sebagaimana Tuhan terlebih dahulu setia kepada kita.

INGIN MENDAPATKAN PPT KHOTBAH INI? SILAKAN KLIK DISINI


LINK INFORMASI PENTING
BAHAN KHOTBAH MUTIARA SABDA VOL.92
ISTERI YANG CAKAP MELEBIHI PERMATA

ISTERI YANG CAKAP MELEBIHI PERMATA

1 comment
Ayat Pokok:
"Isteri yang cakap, siapakah yang akan mendapatkannya? Ia lebih berharga daripada permata."
(Amsal 31:10)


Pendahuluan 
Ayat ini menyampaikan tentang isteri yang cakap.
Dalam pandangan Kekristenan, memang jelas tidak ada perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan, khususnya dalam hal kedudukannya di hadapan Tuhan. Baik laki-laki maupun perempuan semua berharga di mata Tuhan. Baik ;laki-laki maupun perempuan, semua disebut anak-anak Tuhan, gereja Tuhan .

Tuhan merindukan wanita, terutama para isteri agar menjadi isteri yang cakap.

Isteri yang cakap
Amsal 31:10-31 merupakan suatu nasehat seorang ibu kepada anaknya (Raja Lemuel) supaya mencari wanita yang akan dijadikan sebagai pendamping hidupnya (isterinya).
Nasehat ini bukanlah sekedar nasehat, namun nasehat yang disertai dengan hikmat Tuhan, dimana Lemuel harus mencari wanita yang cakap dan bijaksana. Di mata Allah wanita yang cakap dan bijaksana sangatlah berharga.

Isteri yang cakap adalah seorang isteri yang kehidupannya berkenan kepada Tuhan dengan hidup takut kepada Tuhan serta memiliki watak dan karakter yang luar biasa (rajin, murah hati,dan berhikmat) serta sangat bijaksana sehingga sangat berharga dihadapan Allah dan juga suaminya. Bisa jadi kriteria-kriteria tersebut sangat sulit dijumpai pada masa kini, bahkan mungkin juga pada masa Salomo menuliskan amsal-amsal ini. Dalam bahasa yang umum mungkin bisa dikatakan "seribu satu". Itu sebabnya Salomo mengawali nasehatnya dengan  menulis" Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya?"

Berkat dari wanita isteri yang cakap.
Apa saja berkat atau dampak dari seorang isteri yang cakap bagi suami, anak-anak dan bahkan seisi keluarga?

Pertama, Suaminya tidak akan kekurangan keuntungan.
Amsal 31:11,"Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan
Ketika seorang isteri menjadi isteri yang cakap dan bijaksana, maka kehidupan, karier, bisnis, pelayanan  dan segala sesuatu yang dikerjakan oleh suaminya, akan selalu mendatangkan keuntungan.

Kedua, suaminya dibekati oleh perbuatan baik isterinya.
Amsal 31:12, "Ia berbuar baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.
Isteri yang cakap dan bijaksana selalu berespon positif  terhadap kekurangan dan kelebihan suaminya, bahkan mendukung suaminya.

Ketiga, suaminya dikenal dan duduk bersama-sama dengan orang yang terhormat,
Amsal 31:23," Suaminya dikenal dipintu gerbang, kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri."
Isteri yang cakap dan bijaksana akan memberi jalan, mempromosikan, membawa, menempatkan dan memposisikan suaminya dalam golongan orang-orang yang mulia, yang terhormat dan yang bijaksana.

Keempat, anak-anaknya hidup berbahagia dan suaminya selalu memuji isterinya.
Amsal 31:28,"Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia:
Isteri yang cakap dan bijaksana akan membuat anak-anaknya dan suaminya  berbahagi, sehingga suaminya selalu memuji dia dan anak-anaknya menyebutnya sebagai wanita yang berbahagia.

Kelima, rumah tangganya terurus dengan baik
Amsal 31:15, "Ia bangun kalau masih malam, lalu menyediakan makanan untuk seisi rumahnya, dan membagi-bagikan tugasnya kepada pelayan-pelayanannya perempuan."
Isteri yang cakap dan bijaksana, akan menjadi pengurus yang baik bagi rumah tangganya, rajin dan bertanggungjawab dalam menjalankan fungsinya sebagai ibu rumah tangga

Penutup
Marilah kita meminta hikmat dan kekuatan Roh Kudus sehingga kita, para isteri dimampukan menjadi isteri-isteri yang bijaksana, yang dapat membawa dampak positif bagi suami dan seisi rumah tangga.

LINK INFORMASI PENTING
BAHAN KHOTBAH MUTIARA SABDA VOL.92

PAKET DONATUR 50000

PAKET DONATUR 50000

No Comments
Shalom..
Dalam upaya penggalangan dana untuk memenuhi kebutuhan pelayanan, kami menawarkan paket donatur Rp.50.000,00. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk pengembangan pelayanan.
Bagaimana Bapak/Ibu dapat berpartisipasi dalam gerakan donasi Rp.50.000,- ini?
a. Kirim donasi Anda sebesar Rp.50.000,00 ke salah satu rekening kami: BCA 1540241577 atau Bank Mandiri no.rek 1360007334334 a.n Agus Susanto.
b. Konfirmasi kepada kami dengan konsep: Sudah Transfer untuk donasi Rp.50.000,- dan sebutkan nama dan alamat lengkap via WA/SM/Telegram ke.085228085470

Sebagai ucapan terimakasih, kami akan mengirimkan  1 keping Cd data berisi 1085 Bahan Khotbah Dalam format powerpoint.
Mohon maaf penawaran ini banya berlaku untuk alamat pengiriman P. Jawa
Untuk alamat kirim luar P. Jawa,ada tambahan biaya kirim
Tuhan Yesus Memberkati

Salam dan Doa
Pdt. Hosea Agus Susanto
YAYASAN BINA SEJAHTERA TEMANGGUNG
PO.Box 118 Temanggung 56200
HP/SMS/WA.085228085470
ALLAH MELAWAT DAN MEMBEBASKAN UMAT-NYA

ALLAH MELAWAT DAN MEMBEBASKAN UMAT-NYA

No Comments

Ayat Pokok:
"Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,"
( Lukas 1:68) 

Pendahuluan
Sebelum saya menyampaikan renungan firman Tuhan, saya ingin menyampaikan pantun untuk Bapak dan Ibu sekalian. "Beli bantal warnanya biru, Selamat Natal dan tahun Baru."
Tema yang diberikan oleh panitia untuk saya sampaikan adalah Allah Melawat dan Membebaskan Umat-Nya." Diambil dari Lukas 1:68

Pujian dan Sukacita Zakharia.
Apa yang menjadi sukacita bagi  Zakharia? karena Allah telah melawat dan membebaskan umat -Nya. Sumber sukacita Zakharia bukan dari hal-hal jasmani, tetapi karena Allah sudah datang dan melawat umat-Nya untuk memberikan kelepasan.

Arti melawat1. Bepergian atau mengunjungi negeri lain
2. Datang menjenguk.

Alkitab memakai kata " Episkeptomai" artinya :melawat, memilih, mengunjungi,  mempertahikan dan mengindahkan.

Mengapa Allah melawat umat-Nya?
Ada dua hal penting mengapa Allah melawat umat-Nya
a. Lawatan yang menggenapkan
Zakaria menegaskan bahwa masa yang dinantikan oleh semua orang Israel telah tiba. Apa yang dijanjikan oleh nabi-nabi mengenai tunas Daud kini telah hampir tiba. Zakaria menegaskan bila yang dijanjikan itu datang, maka umat Allah akan beroleh pembebasan yang sejati di mana mereka akan secara bebas beribadah kepada Allah. LawatanNya adalah lawatan yang telah lama dinantikan. Allah setia dalam janji-janjiNya kepada umatNya.

b. Lawatan yang menyelamatkan
Kedatangan Yesus, sang Mesias yang dijanjikan ini membawa kelepasan bagi umatNya. Allah memberikan kepada umatNya, penyelamat yang perkasa  (Lukas 1:69). Keselamatan yang dijanjikan, bukan hanya keselamatan dari penguasa yang menindas mereka secara politik, namun lebih daripada itu keselamatan yang berdasarkan pengampunan atas dosa-dosa mereka (Lukas 1:77). Sebagaimana yang dinyatakan di dalam Alkitab, bahwa kedatangan Yesus Kristus adalah untuk membebaskan umatNya dari dosa mereka (Lihat juga Mat 1:21, 1 Pet 3:18, 1 Yoh 3:5). Keselamatan dalam Kristus memberikan kepada kita jaminan yang pasti akan perubahan dan pengharapan yang berdampak kekal.

Lawatan ilahi ini, sungguh jauh berbeda dengan lawatan para pemimpin dunia yang dianggap penting. Lawatan ini sangat sederhana, tanpa banyak persiapan, namun telah mengubahkan dunia.

Menghayati akan lawatan Allah yang menggenapkan dan menyelamatkan tersebut, telah membawa Zakaria menaikkan pujian kepada Allah. Zakaria memuji Allah yang setia, Allah yang telah menggenapi janjiNya untuk menyelamatkan umatNya.

Setiap kali merayakan Natal, kita kembali mengingat bahwa kitapun menyembah dan memuji Allah samadengan Zakaria. Ia adalah Allah yang menggenapi janjiNya kepada kita. Ia adalah Allah yang menyelamatkan kita. KesetiaanNya di masa lampau seharusnya menolong kita untuk menatapmasa depan dengan keyakinan bahwa Allah akan terus menyertai kita. KesetiaanNya tetap berlaku dan tidak berubah sampai selama-lamanya.

Nama Yesus artinya adalah penyelamat, atau Juruselamat.
Dalam beriman kepada Yesus, saudara harus percaya kepadaNya sebagai Juruselamat dosa, bukan sekedar sebagai pelaku mujijat, teladan, pemberi berkat, penyembuh penyakit dsb.

Dalam penginjilan, hal inilah yang harus saudara tekankan! Kalau dalam penginjilan saudara terus berbicara tentang kesembuhan ilahi / mujijat, maka saudara akan menghasilkan ‘petobat’ yang hanya percaya kepada Yesus sebagai penyembuh / pelaku mujijat. Itu bukan hal yang salah (karena Yesus memang bisa menyembuhkan / melakukan mujijat), tetapi iman seperti itu tidak memadai dan belum menyelamatkan dia! Tetapi kalau dalam penginjilan saudara menceritakan kematian Kristus untuk menebus dosa, maka saudara akan menghasilkan petobat sejati yang betul-betul percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat dosa.

Penutup
Yesus lahir, supaya kita mati bagi dosa
Yesus mati, supaya kita hidup.
Anak Allah menjadi manusia, supaya kita  bisa menjadi anak Allah
Jangan mencari jalan keselamatan di luar Kristus. Kalau mau selamat, datanglah dan percayalah kepada Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan.

LINK INFORMASI PENTING
 

DAFTAR AYAT-AYAT ALKITAB TENTANG PERSAHABATAN

No Comments
1.
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran
(Amsal 17:17)

2.
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
(Yohanes 15:13)

3.
Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
(Yohanes 15:14)

4.
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.
(Yohanes 15:15

BELANJA BUKU ROHANI VIA BUKALAPAK
BELANJA BUKU ROHANI VIA TOKOPEDIA 
 

ISTERI YANG CAKAP MELEBIHI PERMATA

No Comments

Ayat Pokok:
"Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata."
(Ams. 31:10)

Pendahuluan
Wanita diposisikan Tuhan sebagai penolong pria yang saling melengkapi – Kej. 2:18. Sebagai penolong, wanita sebenarnya lebih tangguh dari pada pria, karena tidak mungkin si penolong lebih lemah daripada yang ditolong. Wanita memang berbeda dengan pria, tetapi dalam perbedaan itulah wanita dan pria saling melengkapi. 

Isteri yang Cakap
Bagaimana definisi isteri yang cakap menurut Amsal 31:10-13?

1. Ia memiliki sifat yang dapat dipercaya ( Ay.11a)
Inti dari suatu pernikahan adalah perjanjian dan kepercayaan. Bagaimana suatu rumah tangga dapat dibangun dengan baik jika tidak ada kepercayaan diantara suami dan isteri ? kepercayaan itu perlu ada dan harus dibangun setiap hari, dan jangan sampai disalahgunakan juga, karena hal tersebut dapat menghancurkan rumah tangga.

2. Ia membuat suaminya tidak kekurangan keuntungan (Ay.11 b)
Dalam bahasa sederhananya, seorang isteri yang cakap harus bisa hemat. Hemat disini tidak sama dengan pelit. Tetapi seorang isteri yang baik harus juga mampu mengelola keuangan keluarga, sehingga pengeluaran tidak melebihi pendapatan.

3. Ia berbuat baik dan tidak berbuat jahat ( Ay.12)
Ini berbicara tentang ketulusan hati. Seorang isteri yang cakap tidak akan pernah merencanakan hal yang jahat kepada suami (keluarganya) serta kepada orang lain sekalipun.
Ia memiliki karakter yang sempurna dengan hati yang sempurna pula. Inilah yang sebenarnya dilihat pertama kali oleh pria, bukan kecantikannya, bukan fisiknya, tetapi lebih kepada hatinya.

4. Ia senang bekerja dengan tangannya (Ay.13)
Wanita pada jaman tersebut bukanlah wanita karir yang harus bekerja di kantor, tetapi wanita tersebut harus dapat bekerja dari rumah, melakukan apa saja yang dapat dilakukannya.
Isteri yang cakap haruslah orang yang ringan tangan, dalam artian harus mau melakukan apa saja yang dapat dilakukan olehnya, bahkan untuk bekerja menghasilkan sesuatu.

Penutup
Jadilah isteri yang cakap. Karena isteri yang cakap melebihi permata.
Isteri yang cakap adalah isteri yang dapat dipercaya, membuat suaminya tidak kekurangan yang baik, berbuat baik dan tidak jahat serta senang bekerja dengan tangannya.

 SEKILAS INFO
Terimakasih sudah berkenan mengunjungi web blog kami. Bila Bapak /Ibu digerakkan Tuhan dan rindu mendukung pelayanan kami, dukungan dapat ditransfer melalui rekeing BNI Cab. Temanggung No.Rek 7778-9876-58 a.n YAYASAN BINA SEJAHTERA TEMANGGUNG.
Setelah transfer donasi, mohon dapat mengirmkan konfirmasi via WA ke.0852-2808-5470.
NB. Mohon dukugan doa untuk pembelian tanah seluas 8 x 16 Meter seharga Rp.45.000.000 yang rencana akan dibangun BITRA Centre, Rumah Doa dan Konseling, Taman Bacaan dan ruang kantor/sekretariat yayasan.
Dukungan dapat juga dengan memberli produk-produk kami seperti Ebook, Kartu Khotbah, Buku, Flashdisk Kumpulan Khotbah powerpont, dl.

LINK INFORMASI PENTING
DVD PAKET LOGOS 2020

YESUS DATANG MEMBAWA KEMERDEKAAN

No Comments

Ayat Pokok: 
Roma 7:14-23

Pendahuluan
Sebentar lagi kita akan merayakan kemerdekaan negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak tanggal 17 Agustus 1945,  bangsa kita telah merebut kembali hak kemerdekaanya yang telah dirampas oleh para penjajah, baik oleh Belanda selama 350 tahun, maupun oleh Jepang selama 3,5 tahun. Kemerdekaan adalah sebuah kenyataan sejarah bagi bangsa ini yang pantas untuk kita syukuri.
Namun sadarkah kita bahwa Yesus Kristus yang telah datang lebih dari 2000 tahun yang lalu telah memberikan kemerdekaan dan kemenangan-Nya atas dosa manusia kepada setiap kita sebagai orang yang percaya. Jika bangsa Indonesia berjuang merebut kemerdekaan untuk merebut kembali haknya sebagai bangsa yang merdeka tanpa dikuasai bangsa lain dan bebas mengeluarkan pendapat, mengatur diri sendiri dan mengejar cita-citanya,hal yang sama Tuhan Yesus lakukan untuk kita, supaya kita sebagai orang percaya memperoleh kemerdekaan atas  hukum dosa. Roma 7:14-23 menuliskan bahwa kita berada dibawah hukum dosa yang membuat kita menjadi hamba dosa.

Ketika kita menjadi hamba dosa.
Saat kita menjadi hamba dosa, yang terjadi dalam hidup kita adalah:

a. Kita menuruti keinginan dosa dalam hidup kita ( Roma 6:12-13)

Hawa nafsu dan keinginan untuk berbuat dosa tidak dapat kita bendung, atau tahan, malah sebaliknya, saat kita berusaha menahannya, justru membuatnya semakin menjadi-jadi.

b.  Kita tidak bisa melakukan yang baik, malah sebaliknya, yang tidak baik yang kita kerjakan 
(Rom 7:15)

Kita ingin melakukan yang baik saja dalam hidup ini, tetapi malah sebaliknya kita melakukan kejahatan, baik dimata Tuhan dan juga manusia.

c. Kita menjadi malu dan hidup kita mengalami kematian rohani ( Rom 6:21-23).

Saat kita selesai melakukan dosa, yang tinggal hanya rasa malu dan penyesalan. Dan selalu penyesalan datangnya belakangan.

d. Kita menerima penghukuman kekal dari Tuhan 

Alkitab mencatat bahwa upah dosa ialah maut, dan murka Tuhan ada atas hidup kita. Inilah yang terjadi saat hidup kita menjalani hidup sebagai manusia lama di luar Kristus. Tetapi saat ini kita sebagai orang-orang yang percaya dan menerima penebusan Yesus Kristus di kayu salib, kita bersyukur bahwa Allah telah membebaskan kita dari semua jerat dosa.

Yesus datang untuk memberikan kemerdekaan bagi kita atas kuasa dosa yang telah sekian lama membelenggu dan menjajah hidup kita. Mari terimalah anugerah-Nya yang luar biasa. Firman Tuhan berkata"siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh Kudus kepada kita."

Yang terjadi saat kita meneriama Tuhan Yesus Kristus.
Saat kita menerima Tuhan Yesus Kristus dalam hidup kita, maka yang terjadi adalah:

a. Kita kembali menerima hidup sesungguhnya

Dalam Yohanes 10:10, Tuhan Yesus bersabda,"Aku datang untuk memberikan hidup, hidup dalam kelimpahan". Saat kita   dikuasai dosa, maka kita tidak memilik hidup. Hidup kita dikontrol dan dikendalikan oleh keinginan  dosa yang terus menerus ada dalam hidup kita. Dan kita diperbudak oleh dosa tersebut, sehingga yang terjadi kita kalah dan mengalami kegagalan demi kegagalan. Hati dan rohani kita dibutakan oleh  dosa. Semuanya akan dikembalikan oleh Tuhan, saat kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita.

b. Kita menerima Roh Allah dalam hidup kita.
Dalam 2 Korintus 3:17 dicatat,"Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.
Roh Allah yang ada dalam hidup kita memberikan kemerdekaan.

 c Kita diyakinkan mendekati tahta Allah
Baca: Efesus 3:12, Ibrani 9:13-14, 22

d. Kita hidup sebagai hamba-hamba Allah
Dalam 1 Petrus 2:16 dicatat,"Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.

Penutup
Kehadiran Yesus, Tuhan yang menjadi manusia, telah menyelamatkan kita. Karya penyelamatan di kayu salib, kesediaan-Nya tinggal dalam diri kita, dalam hidup kita, di dalam Roh-Nya yang kudus, membuat kita bisa melewati angin ribut dan badai pencobaan. Kehadiran-Nya membuat hidup orang yang percaya berakhir dengan "happy Ending".

Mari kita menyukuri anugerah Tuhan ini dengan hidup seturut firman-Nya


SEORANG SAHABAT

No Comments
Ayat Pokok:
"Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran."
(Amsal 17:17)
 
Pendahuluan
Dunia hari-hari ini membutuhkan seorang sahabat.
Fokus kita sekarang adalah bagaimana kita menjadi sahabat bagi banyak orang
Alkitab memuat prinsip-prinsip persahabatan yang luar biasa.
 
BAGAIMANA PRINSIP-PRINSIP ALKITAB TENTANG PERSAHABATAN
1. Sahabat Sejati, menerima orang lain apa adanya.
Sahabat sejati, menerima orang lain apa adanya dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
Tuhan Yesus adalah sahabat sejati kita, yang menerima kita apa adanya, bahkan ketika kita masih berdosa.
Bagaimana dengan kita? Mampukah kita menerima orang lain apa adanya?

2. Sahabat Sejati, mendorong sahabatnya untuk meraih potensi yang maksimal. 
Sahabat sejati memang menerima sahabatnya apa adanya, tetapi tidak membiarkan orang lain seadanya.
Dia akan mengembangkan sahabatnya untuk semakin meraih potensi maksimal.
Dia tidak akan iri kalau sahabatya justru melebihi dirinya.

3. Sahabat Sejati, berani menegur, jika sahabatnya melakukan kesalahan. 
Amsal 27: 5, “Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.”
Teguran yang dilakukan pada saat yang tepat, pada waktu yang tepat dan dengan cara yang tepat akan menjadi berkat.
Tegurlah sahabat kita yang salah dengan nasehat firman Allah.
Kritikan boleh asal membangun.

4. Sahabat Sejati, selalu berada di saat yang tepat.
Bukan saja saat sahabatnya dalam masa keberkatan, juga saat sahabatnya terpuruk sekalipun, ia akan dengan setia mendampingi nya.
Sahabat sejati akan memberikan penghiburan, nasehat dan kekuatan manakala sahabatya  memerlukan.
Yesus adalah sahabat sejati kita yang selalu ada dalam kehidupan kita.

5. Sahabat Sejati, Tidak mencari keuntungan pribadi.
Yang ada bahkan, ia rela berkorban demi kasihnya kepada sahabatnya.
Seorang sahabat sejati, dia akn merasa sukacita menghadapi segala persoalan kehidupan.
Yesus adalah sahabat sejati kita yang selalu ada dalam kehidupan kita.

Penutup
Tuhan kiranya mendengar doa kita dengan mempertemukan orang-orang yang memang membutuhkan sahabat dalam hidupnya.
Tuhan juga memampukan kita untuk mengasihi dengan segenap hati.





 

 


HIDUPLAH MENJADI SAHABAT BAGI SEMUA ORANG

No Comments
Ayat Pokok:
"Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang  memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-sahabat-Ku,  jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.”
(Yohanes 15:13-15)
Pendahuluan
Alkitab bukan hanya buku yang berbicara tentang sorga dan neraka, tetapi juga soal-soal bagaimana kita menjalani hidup selama ada di dunia.
Salah satu yang Alkitab muat adalah petunjuk bagaimana kita memiliki dan menjadi sahabat.
Yang menjadi perhatian kita adalah, bukan sekedar menuntut pihak lain menjadi sahabat bagi kita, tetapi bagaimana kita dapat menjadi sahabat bagi orang lain.
Fungsi Persahabatan
a. Persahabatan, kunci sukses dalam penginjilan 
67 % orang datang ke gereja karena pengaruh persahabatan.
Dengan tidak melupakan kuasa Doa dan Karya Roh Kudus, kita harus menyadari untuk terus mengembangkan persahabtan sebagai sarana pewartaan  kasih Tuhan.
b. Persahabatan, kunci sukses dalam keluarga.
Banyak rumah tangga yang rusak, karena suami tidak bisa menjadi sahabat bagi isteri, dan sebaliknya. Juga orang tua tidak bisa menjadi sahabat bagi anak-anak mereka.
Anak akan lari dan minta nasehat kepada temannya, karena tidak merasa bahwa orang tua mereka adalah sahabat yang dapat dipercaya.
c. Persahabatan, kunci sukses dalam kepemimpinan
Pola kepemimpinan modern adalah kepemimpinan yang melayani, kepemimpinan yang menganggap bawahan sebagai sahabat.
Tuhan Yesus adalah inspirasi dan keteladanan utama dalam kepemimpinan
d. Persabatan adalah kunci sukses dalam usaha dan pekerjaan.
Bagaimana hidup menjadi sahabat bagi semua orang?
Mari kita akan belajar prinsip-prinsip persahabatan dari Kitab Ayub 2:11-13 
Tentu teladan utama kita tetaplah Yesus, tetapi dari kisah orang-orang yang diijikan Tuhan dicatat dalam Alkitab, kita bisa belajar tentang banyak hal, termasuk tentang prinsip persabatan, sekalipun tentu ada kekurangan dari pribadi-pribadi  yang dicatat dalam kitab Ayub ( dari ke empat sahabat Ayub ini)

a.  Seorang sahabat, selalu berada disaat yang tepat.
Sahabat-sahabat Ayub: Elifas, Bildad, Zofar mereka mendatangi Ayub
Mereka bahkan mungkin tidak pernah datang saat Ayub jaya, tetapi ketika Ayub dalam permasalahan, Alkitab mencatat, mereka datang kepada Ayub.
Mereka datang untuk menghibur Ayub. Perhatikan Ayub 2:11
Yesus pun datang menemui sahabat-sahabatnya pada saat yang tepat. Perhatikan: Matius 14:22-33
b. Seorang sahabat, selalu siap berkorban untuk sahabatnya.
Sahabat-sahabat Ayub: Elifas, Bildad, Zofar mereka sudah berkorban untuk bisa datang kepada Ayub
Yesus mengorbankan waktu doa-Nya untuk membela murid-murid-Nya.
Bentuk Pengorbanan ; Pengorbanan waktu, pemgorbanan tenaga, pengeorbanan pikiran,pengorbanan materi.
Yesus bahkan berkorban nyawa untuk kita sahabat-sahabat-Nya . Yoh 15:13
c. Seorang sahabat, selalu siap ada disamping sahabat-sahabatnya
Sahabat-sahabat Ayub datang untuk menyatakan rasa simpati. 
Walaupun disisi lain, mereka sampat berpikir salah, bahwa Ayub menderita karena dosa-dosa yang telah diperbuatnya. 
Elihu adalah  seorang dari sahabat Ayub yang walaupun masih muda tetapi memiliki pemikiran yang berbeda bahwa ada maksud Tuhan dalam penderitaan Ayub.
Yesus adalah Allah Imanuel yang selalu menyertai kita (Matius 1:23)
d. Seorang sahabat, selalu siap untuk mendengar
Banyak orang membutuhkan sahabat sebagai tempat curhat.
Hari-hari ini di Jepang, muncul  jasa  mendengarkan curhat dengan tarif sekitar Rp.130.000 per jam.
Seorang sahabat adalah seorang yang selalu siap untuk mendengar.
Teman-teman Ayub dicatat dalam Alkitab sepakat untuk berdiam dan memilih tidak banyak bicara (Ayub 2:13)
Tuhan Yesus adalah pribadi yang selalu mendengar doa-doa kita ( Yer 29:12)
e. Seorang sahabat, selalu memberitahu apa yang ia tahu
Ini berbicara tentang prinsip keterbukaan.
Seorang sahabat, dia tahu kapan harus mengkritik, kapan harus memuji.
Tuhan Yesus adalah pribadi  yang selalu siap menyatakan rahasia dan jalan keluar tentang apapun juga kepada kita sahabat-sahabat-Nya
Untuk menjadi sahabat Tuhan Yesus, kita harus selalu setia melakukan kehendak-Nya ( Yoh 15:14)
Penutup
Tuhan menginginkan kita, agar hidup kita dapat menjadi berkat dengan menjadi sahabat bagi semua orang.
Mari kita responi firman Tuhan dengan bertekad untuk hidup sebagai sahabat bagi semua orang, mulai dari keluarga, jemaat dan masyarakat.

CATATAN:
Bagi Bapak/Ibu yang membutuhkan slide powerpoint khotbah ini, silakan kirim permintaan via WA ke.085228085470 ( Pdt. Agus Susanto, S.Pd.K, M.Miss)



LINK INFORMASI PENTING
YAYASAN BINA SEJAHTERA TEMANGGUNG
 





 

IMANUEL-ALLAH MENYERTAI KITA

No Comments
Ayat Pokok:
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.”
(Matius 1:23)
 
Pendahuluan
"Allah Beserta Kita" atau " Allah Menyertai Kita" adalah ungkapan yang tidak asing lagi bagi kita orang-orang percaya. Dalam Alkitab lebih dari 106 kali ungkapan ini muncul.  Bagaiamana seharusnya kita memaknai penyertaan Allah dengan benar?

Makna Penyertaan Tuhan
Mari kita akan merenungkan makna penyertaan Tuhan melalui kisah dalam Hakim-hakim 6:11-16.

1. Penyertaan Allah tidak membuat segalanya menjadi mudah, tetapi indah ( ayat 11) 
“Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon tarbantin di Ofra, kepunyaan Yoas, orang Abiezer itu, sedang Gideon, anaknya, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur agar tersembunyi bagi orang Midian (Hak 6:11)
Allah menyertai bangsa Israel. Tapi tidak berarti kemudian bangsa Israel bebas dari permasalahan. Mereka tetap mengalami ancaman demi ancaman, peperangan demi perangan bahkan hambatan-demi hambatan.
Bahkan sejak jaman Musa memimpin mereka keluar dari Mesir, segalanya tidak berjalan mudah. Ada banyak hal yang mereka hadapi. Namun demikian akhir dari perjuangan mareka adalah negeri Kanaan, tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madu.
Demikian juga dengan kehidupan kita sebagai orang-orang percaya. Tuhan tidak pernah berjanji membebaskan kita dari masalah. Tapi Tuhan berjanji akan memberikan kekuatan sampai yang terbaik kita dapatkan.
 
2.  Penyertaan Allah tidak menghilangkan masalah ( ayat 13)
Jawab Gideon kepada-Nya: "Ah, tuanku, jika TUHAN menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami? Di manakah segala perbuatan-perbuatan-yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang kami kepada kami, ketika mereka berkata: Bukankah TUHAN telah menuntun kita keluar dari Mesir? Tetapi sekarang TUHAN membuang kami dan menyerahkan kami ke dalam cengkeraman orang Midian." (Hak 6:13).
Selama kita hidup didunia, masalah akan tetap ada. Terkadang bahkan Tuhan memakai masalah untuk mendidik dan mendewasakan kita. Juga untuk melatih kekuatan iman kita. Terkadang masalah juga dipakai Tuhan untuk mengingatkan kita akan hal-hal yang salah yang telah kita lakukan. Masalah juga seringkali Tuhan pakai untuk menyadarkan kita untuk terus menaruh harap kepada Tuhan.

3. Allah menyertai kita untuk memberikan kemampuan kepada kita (ayat 14).
Lalu berpalinglah TUHAN kepadanya dan berfirman: "Pergilah dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkeraman orang Midian. Bukankah Aku mengutus engkau!“
( Hak 6:14)
Sesungguhnya Allah tidak pernah meninggalkan kita. Dia selalu ada untuk memberi kekuatan kepada kita. Tuhan tidak pernah membiarkan kita sendirian. Ketika Petrus dan murid-murid Yesus lainnya menghadapi ombak yang mengoncang perahu mereka, Yesus ada dan menolong mereka. Ketika terjadi kehabisan anggur dalam pesta pernikahan di Kana, Yesus ada dan memberikan pertolongan.

4. Penyertaan Tuhan, akan menjamin kita dapat menyelesaikan permasalahan. (Ayat.16 )
Berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Tetapi Akulah yang menyertai engkau, sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu sampai habis.“  (Hak 6:16)
Percayalah dengan kekuatan dari Tuhan, semua pasti  bisa kita selesaikan dan kita akan tampil sebagai pememang Bersama dengan Tuhan, tidak ada permasalahan yang tidak dapat kita selesaikan.

Penutup
Dalam segala perkara, Allah berjanji menyertai kita dan memberi kita kekuatan untuk tampil sebagai pemenang

MOHON DUKUNGAN UNTUK OPERASIONAL YAYASAN

No Comments

Shalom
Dapatkan 3 Ebook berjudul 29 Bahan Khotbah Ibadah Ucapan Syukur, 29 Bahan Khotbah Ibadah Natal, dan 29 Bahan Khotbah Ibadah Kedukaan dan Penghiburan.
Caranya: Kirimkan donasi Rp.25.000,00 ( Dua puluh lima ribu rupiah ke rek BNI No.Rek 7778987658 a.n YAYASAN BINA SEJAHTERA. setelah transfer donasi, kirim bukti transfer via WA ke.085228085470 Atau Email:binasejahtera2020@gmail.com.
Setelah itu Ebook akan segera kami kirim via email atau WA. Ebook dalam format PDF

Salam
Agus Susanto
YAYASAN BINA SEJAHTERA TEMANGGUNG
HP/WA/SMS 085228085470
Http://www.ybst.pw

NB
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai operasional pelayanan YAYASAN BINA SEJAHTERA TEMANGGUNG, sebuah yayasan yang begerak dalam pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan hidup, pendidikan luar sekolah dan kegiatan sosial kemanusian.