ALAMAT REDAKSI

PO.Box 118 Temanggung 56200
JAWA TENGAH - INDONESIA
HP/SMS/WA.085228085470

CP: Pdt. HOSEA AGUS SUSANTO,S.Pd.K

PEN STYLUS UNIVERSAL UNTUK SEMUA HP DAN TABLET

No Comments

Dapatkan Universal Stylus Pen for Android Touch Screen Samsung Xiaomi OPPO iPhone Asus Zenfone Huawei Vivo dll

Diskripsi Produk :
* Ukuran Panjang : 10cm
* Warna:Pink, Merah, Ungu, Biru, Biru Muda, Gold, Hitam, Silver, Hijau, Orange

=> Mohon cantumkan warna pada saat ATC, jika tidak maka akan kami kirim Random

* Stylus Pen untuk Smart Phones, PDA, Tablet PC, Ipad,touch screen device lainnya, Samsung,LG,dll
* Model Pen bisa diselipkan ke saku atau buku.
* Mencegah goresan, minyak dan sidik jari pada layar

- Desain Stylus yg Eksklusif.
- Tidak meninggalkan noda dan goresan pada layar tablet Anda.
- Ujung pena stylus terbuat dari karet yang berbahan lembut dan tahan lama, sehingga tidak meninggalkan goresan pada layar.
- Stylus pen ini sangat nyaman saat digunakan untuk switch dari aplikasi satu ke aplikasi yang lainnya, dan kebutuhan stylus touch screen lainnya.
- Ringan. Mudah dibawa ke mana-mana, dapat disimpan di dalam pencil case,seperti layaknya pulpen.

Sangat membantu para pengkhotbah dalam mengoperasikan hp/laptop/tablet yang menggunakan layar sentuh.

BUKU-BUKU ROHANI YANG PERLU ANDA MILIKI

No Comments

Menyampaikan khotbah atau renungan firman Tuhan adalah sebuah kehormatan dari Tuhan kepada hamba-hamba-Nya. Tetapi hal ini juga sekaligus sebuah tanggung jawab yang besar. Oleh karenanya kita tentu tidak boleh asal-asalan dalam mempersiapkan dan menyampaikan firman Tuhan. Hal ini tidak saja soal durasi (berapa menit/jam), tetapi soal kebenaran yang akan kita sampaikan. Penyampaian khotbah dan renungan yang benar akan membawa umat Tuhan mencapai suatu kedewasaan iman dan memiliki pengetahuan yang benar tentang Anak ALLAH, serta membantu umat Tuhan mencapai tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus (Efesus 4:13)

Miliki buku kumpulan kerangka khotbah yang disusun berdasarkan tema-teman tertentu dan juga kebutuhan pendengar sesuai dengan jenis-jenis ibadah dan pelayanan yang akan dilakukan. Buku ini disusun bukan sekedar hanya sebagai bahan contekan, tetapi sebagai tambahan inspirasi untuk dapat dikembangkan sesuai dengan konteks pelayanan setempat.

Daftar judul buku yang sudah ada adalah:
1. Kumpulan Kerangka Khotbah Pilihan Jilid 1
2. Kumpulan Kerangka Khotbah Pilihan Jilid 2
3. Kumpulan Kerangka Khotbah Pilihan Jilid 3
4. Kumpulan Kerangka Khotbah Pilihan Jilid 4
5. Kumpulan Ilustrasi Khotbah Jilid 1
6. Kumpulan Ilustrasi Khotbah Jilid 2
7. Kumpulan Ilustrasi Khotbah Jilid 3

Harga per buku Rp.35.000,00 ( belum termasuk ongkos kirim)

Bagaimana mendapatkan buku ini?
a. Sebutkan judul-judul yang akan dipesan via WA ke.0852-280-85470.
b. Kami akan menjawab dan memberikan informasi ketersediaan buku tersebut dalam stok kami dan juga estimasi ongkos kirim.
c. Lakukan pembayaran sesuai dengan jumlah pesanan dan ongkos kirim
d. Kirim bukti transfer via WA ke.0852-280-85470 atau email:solusisukses2008@gmail.com

Setelah transfer masuk, paket akan langsung kami kirim,

Untuk informasi dan penjelasan lanjutan
Hubungi;
Pdt. Agus Susanto ( HP/SMS/WA/Telegran: 0852-280-85470

PERCAKAPKANLAH SEGALA PERBUATAN-NYA

No Comments

Pendahuluan
Mazmur 105:2, “Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!.”

Penulis kitab Mazmur mengingatkan kita sebagai orang-orang percaya untuk senantiasa bernyanyi  bagi-Nya, bermazmur bagi-Nya dan mempercakapkan segala perbuatan-Nya. Pemazmur juga mengajak orang-orang Israel dan kita semua tentunya untuk senantaisa merenungkan kebaikan-kebaikan Tuhan. Pemazmur mengajak orang-orang Israel untuk melihat ke belakang apa yang sudah Tuhan kerjakan kepada nenek moyang mereka. Kalau kita selalu mengingat kebaikan-kebaikan Tuhan yang sudah Tuhan dinyatakan dalam kehidupan kita, tentu itu akan membuat kita senantiasa bersemangat untuk “menceritakan segala perbuatan-perbuatan Tuhan yang ajaib. Perbuatan Tuhan yang ajaib ini bermakna semua karya Tuhan dan pekerjaan-Nya atau mujizat yang sudah Allah perbuat dalam kehidupan umat.

Tugas dan kewajiban umat Tuhan.
Sebagai orang-orang yang sudah diselamatkan dan menerima anugerah Tuhan, kita memiliki tugas dan tangggung jawab. Bagaimana tugas dan kewajiban setiap orang yang menyembah Tuhan? Mari kita perhatikan bersama-sama 1 Tawarikh 16:7-18.

Pertama :Bersyukur senantiasa ( Ayat 8 dan 34)
1 Tawarikh 16:8,”Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya diantara segala bangsa."

1 Tawarikh 16:34,”Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik !. Bahawasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”

Alkitab mengajarkan kepada kita untuk mengucap syukur dalam segala hal. Mengucap syukur tidak hanya menunjukkan seseorang mengalami berkat Allah, tetapi juga menunjukkan kepercayaan yang penuh kepada Allah, yakin bahwa Dia tahu yang terbaik. 1 Tesalonika 5:18, menulis,”Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” Jadi dalam keadaan bagaimana kita harus mengucap syukur ?Jawabnya “ dalam segala keadaan”. Mudah kita mengucap syukur jika hidup kita ditunjang dengan kelancaran dan kemudahan. Tetapi bagaimana jika yang kita alami adalah kebuntungan dan kemalangan. Mampukah kita bersyukur?

Salah satu alasan mengapa kita harus bersyukur adalah karena Allah sudah menolong kita. Banyak yang sudah Allah perbuat dalam menolong kepada kita. Mari kita renungkan semua perbuatan Tuhan yang luar biasa. Mujizat dan pertolongan-Nya sudah dinyatakan atas kita. Oleh sebab itu sudah selayaknya untuk kita bersyukur kepada Tuhan. Mazmur 146:5 menulis, “Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya;”

Mengapa kita harus bersyukur?  Karena kita sudah diselamatkan. Inilah alasan yang terutama, mengapa kita harus selalu mengucap syukur kepada Tuhan. Oleh anugerah Tuhan, kita diselamatkan. Kita tidak lagi hidup dalam penghukuman, tapi hidup dalam anugerah Tuhan. Kapan kita diselamatkan? Ketika kita percaya dan mengakui Tuhan Yesus sebagai satu-satunya jalan keselamatan dan Juruselamat pribadi kita. Yohanes 3:16 menulis,”Karena begitu besar  kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Kedua :Berdoa senantiasa ( Ayat 8 dan 35)1 Tawarikh 16:8,”Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya diantara segala bangsa."

1 Tawarikh 16:35,”Dan katakanlah:”Selamatkanlah kami ya TUHAN Allah, Penyelamat kami, dan kumpulkanlah dan lepaskanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu.”
Alkitab mengajar kepada umat Tuhan untuk senantiasa berdoa dan memanggil nama Tuhan. Doa adalah wujud komunikasi kita dengan Tuhan sebagai Bapa kita, Berdoa adalah cara kita menyampaikan pujian dan syukur kita kepada-Nya. Berdoa adalah juga cara kita dalam menyampaikan permohonan kepada Tuhan. Matius 7:7 menulis,”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Doa adalah jalan berkat. Selain itu, doa adalah jalan kemenangan atas segala pergumulan kehidupan. Lukas 22:40 menulis,”Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: “Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.”

Ketiga :Bersaksi dimana saja ( Ayat 9)
1 Tawarikh 16:9,”Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!.”
Kalau kita perhatikan, ayat ini sama persis dengan Mazmur 105:2 sebagai ayat pokok kita . Percakapkanlah segala perbuatan-Nya artinya bersaksi menceritakan kebaikan Tuhan. Kesaksian kita tentang kebaikan Tuhan akan memberikan semangat dan membangkitkan iman bagi orang yang mendengarnya.

Matius 28:18-20 memberikan tugas kepada orang percaya untuk bersaksi.  Jadi bersaksi adalah perintah Tuhan. Itu sebanya sebagai umat Tuhan, bahkan sebagai orang yang sudah menerima kebaikan Tuhan, kita harus menyaksikan semua kebaikan Tuhan supaya nama Tuhan ditinggikan dan dipermuliakan dan banyak orang percaya kepada nama Tuhan.

Banyak orang yang merasa malu dan tidak mau bersaksi karena merasa tidak mampu.  Roh Kudus akan memberikan kepada kita kuasa sehingga kita dapat menjadi saksi dimana saja. Kisah 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan diseluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Dalam Lukas 24:48 tertulis,”Kamu adalah saksi dari semuanya ini”.
Orang percaya adalah pelaksana dari kesaksian itu. Sebagai saksi tugas kita adalah memberikan kesaksian tentang apa yang kita alami dari suatu kejadian.

Keempat: Beribadahlah dengan setia ( Ayat 11)
1 Tawarikh 16:11,”Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!”
Mencari wajah Tuhan berbicara tentang ibadah.  Ibadah adalah wujud ucapan syukur kita atas semua berkat Tuhan yang sudah kita terima. Di dalam ibadah ada korban pujian ( ay.9, 23). Di dalam ibadah juga ada korban materi ( ay.29).

Kelima: Ingat kebaikan Tuhan (ay.12).
Mengapa kita harus senantiasa mengingat kebaikan Tuhan?
a. Mengingat kebaikan Tuhan akan membuat kita semakin mengasihi Tuhan ( Maz 103:2; Maz 126:1)
b. Mengingat kebaikan Tuhan akan membuat kita semakin setia kepada-Nya ( Maz 116:12).

Keenam: Mengasihi dan menghargai firman Tuhan ( Ayat 15-18)
Mengasihi dan menghargai firman Tuhan dibuktikan dengan kita rajin membaca dan merenungkan firman Tuhan serta melakukannya dengan setia.

Penutup
Mari, sebagai orang-orang yang sudah mengalami kebaikan Tuhan,bahkan sebagai umat-umat yang sudah ditebus Tuhan, kita menyadari bahwa hidup ini bukan milik kita sendiri, tetapi milik Tuhan. Mari kita isi hari-hari kehidupan kita dengan bersyukur senantiasa, berdoa dengan setia, bersaksi dimana saja, beribadah dengan segenap hati, senantiasa mengingat kebaikan Tuhan dan mengasihi serta menghargai firman Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBERKATI !!!

Catatan: Anda menemukan halaman ini dengan kata kunci pencarian: percakapkanlah segala perbuatannya, bahan khotbah dari mazmur 105 ayat 2, bahan khotbah ucapan syukur, bahan khotbah kitab mazmur, bahan khotbah tentang ibadah

Bagi Bapak/Ibu yang ingin mendapatkan Kartu Khotbah dari materi ini dan file pptnya, silakan kontak via WA/SMS/Telegram ke.0852-2808-5470 ( Contak: Pdt. Hosea Agus Susanto)

WANITA YANG MEMBAWA BERKAT

No Comments

Bacaan:
Kejadian 24:15-17

Pendahuluan

Sebagai wanita-wanitanya Allah, tentu kita ingin menjadi wanita yang dapat menjadi berkat.  Dari Alkitab kita belajar kerinduan hati Tuhan agar semua orang percaya dapat menjadi berkat bagi sesama. Salah satu wanita yang luar biasa dan diceritakan dalam Alkitab adalah Ribka. Kali ini, kita akan mengenal Ribka lebih lagi lewat kitab Kejadian 24. Ada 7 Kriteria Wanita Bijak yang bisa kita dapatkan dalam diri Ribka. Mari kita simak bersama-sama, supaya kehidupan kita dapat semakin bersinar dan menjadi berkat.

Wanita yang Membawa Berkat.

Dari ayat-ayat bacaan kita, maka kita dapat melihat bahwa kehidupan Ribka dapat menjadi berkat karena ia memiliki karakter sebagai berikut:

Pertama, Ribka seorang yang rajin bekerja.

Kejadian 24:15,“Sebelum ia selesai berkata, maka datanglah Ribka, yang lahir bagi Betuel, anak laki-laki Milka, isteri Nahor, saudara Abraham; buyungnya dibawanya di atas bahunya.

Pada saat utusan Abraham menemukan Ribka, ia sedang bekerja, bukansedang berleha-leha. Ribka bekerja bukan karena dilihat, tetapi karena memang dia rajin bekerja. Banyak sekali orang-orang yang tidak menggunakan waktunya dengan baik. Yang seharusnya waktu tersebut digunakan untuk bekerja, tetapi digunakan sebaliknya, bermalas-malasan. Seorang wanita yang ingin menjadi berkat, haruslah menjadi seorang yang rajin bekerja.Tuhan tidak menginginkan umat-umat-Nya hidup dalam kemalasan. Mari kita lihat dalam 2 Tes.3:10-12.

2 Tes. 3:10-13 ,“Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. Orang-orang yang demikian kami peringati dan nasihati dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka tetap tenang melakukan pekerjaannya dan dengan demikian makan makanannya sendiri.

Tuhan tidak ingin kita menjadi seorang yang pengangguran walaupun sebagai ibu Rumah Tangga. Justru sebaliknya, sebagai ibu Rumah Tangga mempunyai tanggung jawab yang besar, karena anaknya sendiri menjadi “orang sukses” atau jadi “bandit” itu tergantung dari orangtuanya.

Kedua, Ribka seorang yang menjaga kekudusan.

Kejadian 24:16, “Anak gadis itu sangat cantik parasnya, seorang perawan, belum pernah bersetubuh dengan laki-laki; ia turun ke mata air itu dan mengisi buyungnya, lalu kembali naik.”

Disamping Ribka seorang pekerja keras, Ribka juga seorang wanita yang dapat menjaga kekudusan. Wanita yang takut akan Tuhan, pasti dia akan menjaga kekudusan walaupun ada kesempatan, baik waktu dia masih single atau-pun sudah berkeluarga. Bukan Pria saja yang bermasalah dengan kekudusan, wanita-pun juga bermasalah dengan hal ini.

Dalam arti luas, Menjaga kekudusan bukan hanya menjaga keperawanan, tetapi juga menjaga apa yang kita lihat, dengar dan ucapkan. Kekudusan hanya bisa didapat dari Allah yang Kudus. Jadi hubungan dengan Tuhan sangat penting, untuk menjaga kekudusan.

Ketiga, Ribka seorang yang memiliki kepedulian dengan orang lain.

Kejadian 24:18, “Jawabnya: “Minumlah, tuan,” maka segeralah diturunkannya buyungnya itu ke tangannya, serta diberinya dia minum.”

Ribka tidak cuek dengan orang lain, tetapi dia mau peduli dengan keadaan orang lain. Padahal Ribka tidak mengenal siapa orang itu, karena memang baru bertemu pada saat itu.

Kepedulian sangat minim untuk zaman sekarang. Seharusnya kita memberikan waktu untuk orang-orang disekitar kita, baik yang sedang ada masalah ataupun tidak. Suatu kali ada seorang ibu Rumah Tangga yang memberikan waktu untuk mendengarkan cerita orang lain, padahal dia sendiri lagi sibuk dan tentunya dia sedang ada masalahnya sendiri, tetapi ibu ini mau menyediakan waktunya untuk peduli dengan orang lain. Mari kita belajar bersama untuk lebih peduli dengan keadaan di sekitar kita dan lebih peduli.

Keempat,  Ribka melatih tubuh jasmaniahnya.

Kejadian 24:19, “Setelah ia selesai memberi hamba itu minum, berkatalah ia: “Baiklah untuk unta-untamu juga kutimba air, sampai semuanya puas minum.”

Ribka memberi minum ke unta-unta tersebut sampai puas, berarti dia harus berkerja dua kali lipat dari biasanya. Karena unta adalah binatang yang membutuhkan air lebih banyak dari binatang biasanya.

Berapa banyak air yang diperlukan untuk memuaskan 10 ekor unta? Perbandingan berikut mungkin memperjelas. Konon, untuk seekor unta yang telah beberapa hari menempuh perjalanan dibutuhkan 25 gallon air. Nah, berapa besar kapasitas buyung Ribka? 3 gallon. Kalau begitu, Ribka perlu menimba kira-kira 80 kali, naik-turun. Perhitungan : 25/3=8,34. 8×10=80gallon.

Hanya orang yang melatih tubuh jasmaninya, yang mampu menimba air sampai 80x + naik turun. Bayangkan apabila kita naik turun tangga di rumah ukuran Ruko sampai 80x, pasti capainya luar biasa bukan? Ingatlah, tubuh jasmani kita perlu dilatih, baik melalui olahrga, makanan teratur, cukup tidur sehingga tubuh kita juga sehat. Sebagai anak Tuhan tidak selalu berbicara tentang kerohanian, tetapi kita juga harus melatih tubuh jasmani kita sendiri. Keadaan fisik bagus, maka kesehatan juga bagus.

Kelima,  Ribka memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan.

Kejadian  24:20, “Kemudian segeralah dituangnya air yang di buyungnya itu ke dalam palungan, lalu berlarilah ia sekali lagi ke sumur untuk menimba air dan ditimbanyalah untuk semua unta orang itu.”

Keadaan tubuh Ribka tentu sudah capai, tetapi dia tetap memberikan yang terbaik pada saat dia sedang letih sekalipun. Di ayat 20 ini, Ribka berlari sekali lagi ke sumur untuk menimba air dan semua unta itu diberi minum. Ribka memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan. Kita harus belajar untuk dapat memberikan yang terbaik dalam kondisi apapun. Mari berikan pelayanan yang baik untuk suami, anak, teman yang butuh curhat, tetangga yang meminta bantuan, juga untuk pelayanan di Gereja.

Keenam,  Ribka seorang yang murah hati.

Kejadian 24:25, “Lagi kata gadis itu: “Baik jerami, baik makanan unta banyak pada kami, tempat bermalampun ada.”

Ribka tidak hanya memberikan air, tetapi ribka juga bermurah hati dengan menawarkan tempat untuk menginap. Utusan Abraham yang baru dia kenal, tetapi dia memperlakukannya dengan murah hati.

Kekristenan berbicara tentang menjadi garam, garam berbicara tentang pengaruh. Pengaruh ada efeknya pada saat ada tindakan. Murah hati = tindakan. Orang akan lebih respek dengan orang yang bermurah hati daripada orang yang banyak berbicara teori tetapi tidak pernah bertindak.

Ketujuh, Ribka senantiasa memancarkan kasih Tuhan.

Kejadian  24:26-27, “Lalu berlututlah orang itu dan sujud menyembah TUHAN, serta berkata:

“Terpujilah TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang tidak menarik kembali kasih-Nya dan setia-Nya dari tuanku itu; dan TUHAN telah menuntun aku di jalan ke rumah saudara-saudara tuanku ini!”

Utusan Abraham sedang mencari seseorang yang pantas untuk Ishak, yaitu orang yang takut akan Tuhan karena Abraham dan Ishak adalah orang yang takut akan Tuhan. Utusan Abraham melihat kebaikan dan kemurahan hati dari Ribka, dia langsung berlutut dan menyembah Tuhan. Berarti Ribka memancarkan kasih Tuhan karena dia bertindak seperti orang yang takut akan Tuhan.

Kita dapat dinilai sebagai anak Tuhan yang penuh kasih atau tidak tergantung daripada apa yang kita lakukan. Utusan Abraham mengetahui Ribka anak Tuhan atau tidak terlihat dari perbuatannya, bukan dari perkataannya. Jadi pancaran kasih Tuhan tergantung dari perbuatan kita. Kekristenan identik dengan Kasih karena Allah adalah kasih.

Penutup

Sebagai wanita-wanita Kristen, mari kita senantiasa bertekad untuk dapat menjadi berkat bagi kemuliaan nama Tuhan, dengan hidup sungguh-sungguh dalam beribadah dan melayani Tuhan serta suami dan anak-anak yang Tuhan percayakan kepada kita. Amsal 31:30 “Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.

BUKU 29 RANCANGAN KHOTBAH IBADAH KEDUKAAN DAN PENGHIBURAN

No Comments
Dapatkan Buku 29 Rancangan Khotbah Ibadah Kematian Dan Penghiburan. Buku ini dapat diguakan sebagai tanbahan referensi untuk pelayanan khotbah dalam ibadah pelepasan jenazah, ibadah tutup peti dan ibadah penghiburan.

Adapun judul-judul dalam buku ini diataranya adalah
1.  Semua Pasti Alami Kematian.
2.  Kuasa Yang Menguasai Hidup Manusia
3.  Keindahan Sebuah Kematian
4.  Allah Mengasihi Semua Orang
5.  Hidup Seperti Uap.
6.  Musafir Yang Berjalan ke Sion.
7.  Tanah Air Yang Kekal.
8.  Kematian Adalah Musuh Allah dan Manusia.
9.  Penghiburan Yang Allah Berikan
10. Hidup Adalah Siap Untuk Mati.
11. Hiburan Dikala Menghadapi Kematian Adalah Mengenal Rahasia Kematiann Itu Sendiri.
12. Kebahagiaan Orang Beriman.
13. Kematian Dan Rencana Tuhan.14. Hidup Setelah Mati.
15. Berharga Kematian Orang Percaya
16. Antara Sorga dan Neraka.
17. Di Dalam Kristus.
18. Kematian
19. Rancangan Tuhan Itulah Yang Terbaik.
20. Kehidupan Setelah Kematian.
21. Allah Peduli
22. Pasti Mati.
23. Jangan Jadi Perantau Kacau
24. Bukan Penduduk Asli
25. Hari-hari Hidup Manusia.
26. Mengisi Hidup Dengan Bijaksana.
27. Mati Didalam Tuhan.
28. Dikenal Sebagai Siapa?
29. Menjaga Nama Baik.



Dilengkapi DAFTAR LAGU UNTUK IBADAH KEDUKAAN DAN PENGHIBURAN, serta KUMPULAN SMS SENTUHAN FIRMAN SEPUTAR KEMATIAN

Bagaimana cara mendapatkan buku ini?
Kirimkan pesanan Anda melalui SMS/WA ke. 0852-2808-5470. Informasikan dengan jelas alamat untuk pengiriman paketnya. Kami akan menghitung ongkos kirim dan memberitahukan segera kepada Anda.
Setelah tarnsfer biaya cetak dan ongkos kirim, paket langsung kami kirim via POS atau ekspedisi lain.

Salam dan doa
Pdt. H. Agus Susanto
PO.Box 118 Temanggung 56200
JAWA TENGAH - INDONESIA
SMS/WA.0852-2808-5470.

Anda menemukan halaman ini dengan kata kunci pencarian: buku kumpulan khotbah kristen, khotbah untuk ibadah pelepasan jenazah, khotbah penghiburan, khotbah di rumah duka

EBOOK POLA PENGATURAN KEUANGAN MENURUT FIRMAN TUHAN

No Comments
Bagaimana Alkitab memberikan petunjuk tentang pengelolaan keuangan?
Dapatkan jawabannya dalam Ebook POLA PENGATURAN KEUANGAN MENURUT FIRMAN TUHAN
Ebook ini membahas beberapa hal tentang bagaimana mengola keuangan menurut pentunjuk Firman Tuhan.

Bebarapa bahasan dalam ebook ini diantaranya:
Bolehkah gereja membahas  tentang uang?
Apakah Tuhan Yesus melarang umat-Nya berbicara tentang uang?
Bagaimana Alkitab memberikan nasihat tentang uang?

Dapatkan jawabanya dalam ebook ini
Bagaimana cara mendapatkan ebook POLA PENGATURAN KEUANGAN MENURUT FIRMAN TUHAN?

Kirim donasi Anda Rp.10.000,00 melalui salah satu rekening kami yaitu: BCA 1540241577 atau Bank Mandiri no.rek 1360007334334 a.n Agus Susanto.
Setelah itu infokan segera kepada kami via WA.0897-3527-437.
Ebook segera kami kirim via WA atau Email.
Tuhan Yesus Memberkati.

DVD PAKET LOGOS 2019

No Comments


Shalom...
Kesempatan untuk melayani Tuhan adalah anugerah Allah. Itu sebabnya selama masih ada kesempatan mari kita melayani Tuhan dengan segenap hati dan kemampuan. Kami menyediakan DVD PAKET LOGOS 2019.  DVD ini kami persembahkan kepada Anda sekalian, para pendeta, pelayanan Tuhan, pengkhotbah awam, dan siapa saja yang rindu dipakai Tuhan di ladang pelayanan. Harapan kami DVDvini dapat menjadi sumber inspirasi dan menambah wawasan serta pengetahuan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Adapun isi DVD ini adalah:

  1. 1039  Bahan khotbah powerpont aneka tema
  2. Kartu Khotbah dalam format word
  3. 29 Bahan Ajar Sekolah Minggu dalam format powerpoint.
  4. 30 ebook Islamologi
  5. Ebook KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA
  6. Ebook KUMPULAN SMS SENTUHAN FIRMAN 2018
  7. Ebook MENGELOLA BAHAN KHOTBAH DENGAN METODE KABAH
  8. Ebook  PANDUAN PELAYANAN KUNJUNGAN
  9. Kumpulan Film Pendek Rohani untuk Ilustrasi Khotbah
  10. Ebook 29 Rancangan Khotbah Ibadah Kedukaan dan Penghiburan
  11. Ebook 29 Rancangan Khotbah Natal
  12. 9 Bahan Khotbah Ibadah Wanita
  13. Kompilasi Film Pendek Ilustrasi Khotbah Kristen
Bagaimana cara mendapatkan DVD PAKET LOGOS 2019 ini?
Harga DVD dan ongkos kirim Rp.110.000,00 untuk alamat pengiriman P. Jawa dan Rp. Rp.120.000,00 untuk alamat pengiriman luar P. Jawa. Khusus wilayah Indonesia Timur Rp.125.000,00. Silakan transfer kontribusi penggantian DVD dan ongkos kirim ke salah satu rekening kami: BCA 1540241577, Bank Mandiri No.rek 1360007334334 atas nama Agus Susanto. Bank BRI no.rek 010201026017508 a.n Winarsih. Wesel pos ke. KURNIA MEDIA PO.Box 118 TEMANGGUNG 56200.

Setelah transfer dana, beritahukan segera kepada kami melalaui SMS/WA 0852-2808-5470. Jangan lupa tuliskan  dengan jelas alamat untuk pengiriman.
Paket dikirim dalam  4 Keping DVD data.

Terimakasih
Tuhan Yesus Memberkati

KURNIA MEDIA MINISTRY
PO.Box 118 TEMANGGUNG 56200
HP/SMS/WA.085228085470

Untuk pemesanan: SMS/WA ke 085228085470(AGUS SUSANTO) 
Email : solusi_sukses2007@yahoo.co.id

Alamat surat/wesel pos:
HOSEA MULTIMEDIA PO.Box 118 TEMANGGUNG 56200 JAWA TENGAH

MOHON PERHATIAN:
Harap SMS/WA kalimat UNTUK PEMBELIAN DVD PAKET LOGOS 2019

PENAWARAN PAKET KHUSUS 2 IN 1

No Comments

Shalom.
Dapatkan paket khusus 2 IN 1. Paket ini berisi 12 gantungan kunci bentuk salib dari mote-mote dan DVD KUMPULAN 909 MATERI KHOTBAH DALAM FORMAT POWERPOINT.
Untuk mendapatkan paket donasi 2 in 1 ini, silakan transfer donasi Rp.102.000 untuk alamat pengiriman P. Jawa dan Rp.122.000 untuk alamat kirim luar Jawa. Donasi dapat ditransfer ke rek BCA 1540241577 atau Bank Mandiri No.rek 1360007334334  atau BRI No.rek  691701017761533 a.n Agus Susanto.
Setelah transfer, infokan alamat lengkap untuk pengiriman.
Donasi akan digunakan untuk operasional pekayanan TI MINISTRY.
Tuhan Yesus Memberkati.

Salam
Pdt. Agus Susanto
TERANG INJIL MINISTRY
PO.Box 118 Temanggung 56200
JAWA TENGAH -INDONESIA
HP/SMS/WA.085228085470

39 AYAT FIRMAN TUHAN UNTUK IBADAH KEDUKAAN DAN PENGHIBURAN

No Comments

1.
"dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."
(Kejadian 3:19)

2.
"Tetapi engkau akan pergi kepada nenek moyangmu dengan sejahtera; engkau akan dikuburkan pada waktu telah putih rambutmu."
(Kejadian 15:15)

3.
"...Namun, demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu, hanya satu langkah jaraknya antara aku dan maut."
(1 Samuel 20:3 c)

4.
"Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku."
(2 Samuel 12:23)

5.
" sebab itu, sesungguhnya Aku akan mengumpulkan engkau kepada nenek moyangmu, dan engkau akan dikebumikan ke dalam kuburmu dengan damai,..."
(2 Raja-raja 22:20 a)

6.
" katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
(Ayub 1:21)

7.
"Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali.Ia tidak lagi kembali ke rumahnya, dan tidak dikenal lagi oleh tempat tinggalnya. "
(Ayub 7:9-10)

8.
"Manusia yang lahir dari perempuan, singkat umurnya dan penuh kegelisahan.Seperti bunga ia berkembang, lalu layu, seperti bayang-bayang ia hilang lenyap dan tidak dapat bertahan."
(Ayub 14:1-2)

9.
"Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu."
(Ayub 19:25-27)

10.
"Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku."
(Mazmur 27:10)

11.
"Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!"
(Mazm 34:9)

12.
"Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian, yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati"
(Mazmur 89:49)

13.
"Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: "Kembalilah, hai anak-anak manusia!"
(Mazmur 90:3)

14.
"Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh,di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu."
(Mazmur 90:5-6)

15.
"Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap."
(Mazmur 90:10)

16.
"Hari-hariku seperti bayang-bayang memanjang, dan aku sendiri layu seperti rumput."
(Mazmur 102:12)

17.
"Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya"
(Mazmur 116:15)

18.
"Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam."
(Pengkhotbah 3:1-2)

19.
"Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya."
(Pengkhotbah 7:2)

20.
"Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang inipun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya."
(Pengkhotbah 7:14)

21.
"Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap"
(Pengkhotbah 9:5)

22.
"Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yang tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, kalau hal itu menimpa mereka secara tiba-tiba."
(Pengkhotbah 9:12)

23.
"Maka orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan sorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, duka dan keluh akan menjauh."
(Yesaya 51:11)

24.
"Tetapi engkau, pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman."
(Daniel 12:13)

25.
"Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham."
(Lukas 16:22)

26.
"Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
(Lukas 23:42-43)

27.
" Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
(Yohanes 3:16)

28.
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. "
(Yohanes 5:24-27)

29
"Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum."
(Yohanes 5:28-29)

30.
"Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
(Yohanes 6:39-40)

31.
"Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit."Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman."Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,"
(Yohanes 11:23-25)

32.
""Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada."
(Yohanes 14:1-3)

33.
"Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?" Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
(Yohanes 14:4-6)

34.
"Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia"
(Roma 6:8)

35.
"Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."
(Roma 6:23) 

36.
"Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini,"
(2 Korintus 5:1-2)

37.
"Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat."
( 2 Korintus 5:10)

38.
"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus--itu memang jauh lebih baik;tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu."
( Filipi 1:21-24)

39.
"Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya."
(Filipi 1:20-21)


39 AYAT FIRMAN TUHAN UNTUK IBADAH SYUKUR ULANG TAHUN

No Comments

1.
"TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia."
(Ratapan 3:25)

2.
"Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu."
(Yesaya 46:4)

3.
"Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah"
(Mazmur 62:8)

4.
"Tetapi carilah dahulu kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."
(Matius 6:33)

5.
"oleh sebab itu jikalau orang panjang umurnya, biarlah ia bersukacita di dalamnya, …"
(Pengkhotbah 11:8)

6.
"Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."
(Efesus 2:11)

7.
"TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera."
(Bilangan 6:24-26)

8.
"Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa."
(Mazmur  16:11)

9.
"Karena oleh aku (hikmat) umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah."
(Amsal 9:11)

10.
"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!"
(Yeremia 17:7)

11.
"Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan."
(Amsal 3:16)

12.
"Hai anakku, dengarkanlah dan terimalah perkataanku, supaya tahun hidupmu menjadi banyak."
(Amsal 4:10)

13.
"Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu."
(Amsal 3:1-2)

14.
"TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkatiengkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."
(Ulangan 28:8)

15.
"Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dengan kasih-Nya."
(Zefanya 3:17

16.
"Mendekatlah kepada Allah, Ia akan mendekat kepadamu."
(Yakobus 4:8)

17.
"Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematia."
(Amsal 11:19)

18.
"Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.
3:14 Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu."
(1 Raja-raja 3:13-14)

19.
"Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau."
(Ulangan 31:6)

20.
"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
(Pengkhotbah 3:11)

21.
""Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."
(Lukas 16:11)

22.
"Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu."
(Lukas 12:31)

23.
"Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya.
(Yesaya 26:7)

24.
"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."
(Yeremia 29:11)

25.
"Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!"
(Mazmur 34:9)

26.
"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa”.
(Yeremia 1:5)

27.
"Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."
(Mazmur 90:12)

28.
"Kiranya diberikan-Nya kepadamu apa yang kaukehendaki dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kaurancangkan."
(Mazmur 20:5)

29.
"Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya!"
(Mazmur 22:27) 

30.
"Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya."
(Efesus 2:10) 

31.
"Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu."
(Mazmur 91:11)

32.
Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Karena oleh aku (hikmat) umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah. "
(Amsal 9:10-11)

33.
"Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."
(Mazmur 91:16)

34.
"Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! "
(Ratapan 3:22-23)

35.
"Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil."
(Mazmur 1:1-3)

36.
"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."
(Yesaya 40:31)

37.
"Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita."
(Roma 5:5)


38.
"Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN."
(Amsal 16:20).


39.
"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."
(Amsal 3:5-6)

 LINK INFORMASI PENTING
SEKILAS INFO TENTANG TERANG INJIL MINISTRY 
DOWNLOAD MATERI-MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA GRATIS 
DOWNLOAD KARTU KHOTBAH (KABAH) ANEKA TEMA GRATIS 
DOWNLOAD BAHAN CERITA SEKOLAH MINGGU GRATIS 
PROMO FLASHDISK PAKET PANDUAN PELAYANAN VERSI 16.1 
PROMO DVD PAKET PUSTAKA KRISTIANI  

PERNIKAHAN KRISTEN

No Comments
Ayat Pokok:
Kejadian 2:18-24, Matius 19:5-6 a

A.     PENDAHULUAN.

1.Allah menciptakan pernikahan sebagai lembaga pertama.
2.Allah menilai pernikahan sangat kudus dan bernilai tinggi.
3.Allah sendiri yang merancang pernikahan.
4.Allah melarang adanya perceraian.

B.    UNSUR PENTING DALAM PERNIKAHAN
Supaya pernikahan mendatangkan kebahagiaan, maka pernikahan harus sesuai dengan rencana dan kehendak-Nya. 3 (tiga) unsur penting yang harus diketahui dan ditaati oleh setiap orang yang menikah yaitu :

1.    MENINGGALKAN
Yang dimaksudkan dengan kata “meninggalkan” di sini berarti orang yang sudah siap menikahharus sudah dewasa baik secara jasmani, rohani, sosial, dan ekonomi, karena orang yangsudah menikah harus mandiri dalam mengatasi semua persoalan yang akan timbul dalamrumah tangganya.

2.BERSATU
Maksud Tuhan dengan pernikahan, supaya pernikahan itu menjadi Satu Persekutuan yang Hidup

a.    Satu didalam kasih dan iman kepada Tuhan
b.    Satu dalam saling mengasihi dengan kepatuhan
c.    Satu dalam menghayati kemanusiaannya
d.    Satu dalam memikul beban pernikahan
e.    Satu dalam menunjukkan perhatian kepada pekerjaan masing-masing
f.    Satu dalam pengabdian kepada Tuhan dan rencanaNya.

Banyak pernikahan tidak membahagiakan, Perselisihan, bahkan berakhir dengan perceraian,karena masing-masing, suami dan isteri membentuk dunia, kerajaannya sendiri-sendiri,masing-masing mencari kehormatan, keberuntungan dan kemauannya sendiri (Mat. 12 : 25).
Kehendak Tuhan, pernikahan merupakan Kesatuan, Persekutuan yang sejati yang bersifatkekal selama-lamanya.(Tidur sebantal, makan sehidangan, seharta semilik, doa bersama-sama, membaca firmanTuhan bersama-sama, memuji dan bersyukur kepada Tuhan bersama-sama).

3. MENJADI SEDAGING
Adalah persekutuan hidup total antara laki-laki dan perempuan meliputi “persetubuhan”(Kej. 4 : 1) tidak ada yang disembunyikan. Dirahasiakan, mengijinkan sesuatu yang tidakdijinkan untuk orang lain.Persetubuhan antara suami dan isteri oleh Alkitab tidak dipandang sebagai suatu dosa, tetapisebagai Anugerah Tuhan yg hanya terdapat dalam pernikahan.


C . PENUTUP & KESIMPULAN

1.    Sejak semula Allah telah merencanakan sebuah pasangan / keluarga yang berbahagia,diberkati dan yang dikehendaki olehNya.
2. Sejak semula Allah sudah menangkal penyalahgunaan seks diluar pernikahan yang resmi.
3. Sejak semula Allah tidak menghendaki tiap keluarga memikirkan hal-hal lain selainpasangannya.

HIKMAT MEMBUAT KITA UNTUK DAPAT MENGAMBIL KEPUTUSAN DENGAN TEPAT

No Comments


Ayat Pokok:
"Tetapi oleh Dia, kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita."
(1 Korintus 1:30 a)


CD BAHAN KHOTBAH MUTIARA SABDA VOL.84

No Comments
Shalom.
Kini sudah tersedia kembali CD MUTIARA SABDA VOL.84. Berisi 10 judul materi khotbah dalam format powerpoint dengan judul:
831.Gaya Hidup yang Menyenangkan Hati Tuhan
832. Janji Tuhan Pasti Digenapi
833. Kuasa Mengucap Syukur
834. Makna Kemerdekaan Sejati
835. Masa Tua yang Penuh Damai Sejahtera
836. Kembali ke Kasih Mula-mula
837. Pria Yang Kuat
838. Mementomori
839. Mengalami Kemerdekaan Sejati
840. Mengampuni Adalah Perintah Tuhan

Bagaimana mendapatkan materi khotbah ini?
Silakan transfer biaya Rp.25.000,00 ke salah satu rekening kami yaitu: Rek.  BCA 1540241577 ,Bank Mandiri 1360007334334, BRI No.Rek 691701017761533 a,n Agus Susanto.
Setelah transfer infokan alamat lengkap atau email via SMS ke.085228085470 atau WA.0897-3527-437.
Setelah itu materi-materi diatas akan kami kirim via pos dalam bentuk CD, email atau WA atau dengan mengirimkan link download via SMS.
Tuhan Yesus Memberkati.
DI BALIK SEBUAH MASALAH

DI BALIK SEBUAH MASALAH

No Comments



Pendahuluan
  • Masalah akan senantiasa mewarnai kehidupan setiap orang, tak terkecuali pada kehidupan orang percaya.
  • Setiap kita menghadapi masalah yang beraneka ragam
  • Jangan kecut dan tawar hati saat hadapi masalah
  • Kita harus senantiasa mengucap syukur dan tetap percaya bahwa  pasti ada  kemenangan yang Tuhan sediakan bagi orang percaya
Ada 5 cara TUHAN menggunakan masalah untuk  menjadi kebaikan bagi kita.
  1. TUHAN menggunakan masalah untuk mengarahkan kita.
  2. TUHAN menggunakan masalah untuk menguji kita ( Yakobus 1:2-3)
  3. TUHAN menggunakan masalah untuk mengoreksi kita ( Mazmur 119:71)
  4. TUHAN menggunakan masalah untuk menaungi kita ( Kejadian 50:20)
  5. TUHAN menggunakan masalah untuk menyermpurnakan kita step by step ( 
Penutup
Apapun masalah yang sedang kita hadapi, jangan pernah melupakan kebesaran Tuhan.

LINK INFORMASI PENTING
849 JUDUL MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA

MENJADI ORANG KRISTEN YANG BERBEDA

No Comments

Ayat Bacaan :
Matius 5:13-16;Markus 4:21-22

Tujuan:
Agar jemaat bukan hanya sekedar menjadi orang Kristen, tetapi dapat memberi rasa dan terang dalam kehidupan orang-orang di sekitarnya.

"Kamu adalah terang garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak-injak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak diatas gunung, tidak mungkin tersembunyi."
(Matius 5:13-14)

Pendahuluan
Di dalam memberikan perumpamaan, Yesus biasanya menggunakan hal-hal yang sudah dipahami oleh orang-orang Yahudi, yaitu hal-hal yang biasanya menjadi tanggung jawab merea di dalam masyarakat atau hal-hal dalam kehidupan sehari-hari agar mereka dapat menangkap makna kebenaran firman Tuhan itu lebih jelas lagi. Pada waktu membaca Matius 5:13-16, pada umumnya kita melihat ada dua hal yang disinggung, yaitu garam dan terang, namun ada satu hal lain yang juga menjadi perhatian orang Yahudi, yaitu ayat 14 yang menyinggung tentang kota. Orang Yahudi  mengetahui ketiga hal ini karena hal-hal itu menjadi tanggung jawab mereka di dalam masyarakat dan berkenaan dengan keseharian hidup mereka. Kali ini kita akan melihat dua hal saja yaitu, garam dan terang. Setiap rumah tanga, betapapun miskinnya pasti memerlukan garam dan terang. Garam dan terang adalah dua komoditi rumah tangga yang mutlak harus ada.

1. Menjadi Garam Dunia.
Siapa yang belum pernah melihat garam? Dapat dipastikan semua orang, besar kecil, tua muda, pernah menggunakan dan mengenal rasanya. Memang benda ini kelihatan sepele, tidak berharga, tetapi selalu ada dan dibutuhkan oleh setiap rumah tangga. Para ibu tentu tidak pernah melupakannya pada saat membuat masakan untuk keluarga.

Apa yang Yesus  maksudkan ketika menyebut orang Kristen sebagai garam? Coba perhatikan kalimat-Nya, " Kamu adalah garam dunia." Kalimat ini adalah kalimat penegasan, bukan kalimat perintah. Perkataan Tuhan Yesus itu bukanlah suatu cita-cita atau himbauan bagi orang yang tidak percaya agar berfungsi sebagai garam dan terang, tetapi merupakan suatu penegasan bagi orang percaya bahwa keberadaan mereka adalah bernilai dan mempunyai fungsi yang penting bagi lingkungan mereka. Yesus tidak meminta orang percaya untuk berubah menjadi orang lain, tetapi menegaskan keberadaan mereka sebagai garam dunia.Keberadaan atau "natur" orang Kristen itu seharusnya adalah garam dan terang dunia

Garam itu baru ada artinya kalau  ada rasa asinnya. Salah satu manfaat garam adalah merupakan bahan pengawet yang begitu penting pada jaman Yesus hidup dan juga pada jaman sekarang ini. Garam dapur yang diceritakan Yesus itu terdiri dari dua unsur kimia. Secara kimia  kedua zat itu adalah yang beracun, yaitu ion Natrium dan ion Chlorida. Akan tetapi karana hikmat Allah dua hal yang beracun ini jika digabungkan menjadi sesuatu yang sangat berguna bagi manusia. Sifat racunnya hilang dan muncul sifat yang penuh manfaat. Sangat ajaib ! Persatuan yang dibentuk oleh Allah akan menjadi luar biasa gunaya, menjadi sesuatu yang berbeda sama sekali. Orang Kristen seringkali tidak dapat membuat perbedaan yang mendatangkan manfaat bagi orang banyak karena tidak dapat bersatu.

Bersatu tidak selalu mempunyai makna yang sama. Ada bersatu yang  tidak pernah ribua, tidak pernah selisih pendapat, itu adalah bersatu di kubuaran.Ada bersatu yang tidak mengalami perubahan, itu adalah bersatu di hutan. Tumbuh-tumbuhan yang satu dengan yang lain memang hidup bersama, tetapi tidak bergerak bersama-sama. Kesatuan yang diinginkan Tuhan adalah kesatuan yang dinamis, kita bersatu dan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik lagi secara bersama-sama dan sekaligus merubah lingkungan kita dengan memberikan rasa dan arti dalam kehidupan mereka. Maju bersama dan berubah bersama tetapi tetap bersatu. Ini yang sulit dan menjadi tantangan bagi kita semua dalam pelayanan. Jangan takut ada perbedaan pendapat di dalam pelayanan, yang  perlu di takutkan adalah kalau kita tidak bisa bersatu di dalam perbedaan itu. Biarlah yang satu tetap Natrium dan yang lain tetap Chlorida, tetapi ketika kita bersatu, maka yang ada adalah garam yang memberi rasa enak !Kalau ada perbedaan jangan berdiri di bawah pohon pengetahuan yang baik dan jahat. Lihat orang lain salah, dan merasa diri sendiri paling benar, tetapi kita harus membawanya ke bawah pohon kehidupan agar dapat sama-sama hidup. Apakah cara kerjanya salah? Atau mungkin doktinnya salah ? Mungkin saja salah kita hanya 30 %, yang berarti salah dia 70 %, yang penting kita harus menghormati yang lain, supaya tetap bersatu, supaya dapat merangkul dia dan dapat merangkul saya sehingga saya dan dia dapat bersatu menjadi garam yang berguna.

Ilustrasi : Berbeda Namun Tetap Bersatu
George Whitefield adalah seorang penginjil terbesar sepanjang abad yang juga adalah teman dekat John Wesley, yang sama-sama berasal dari Gereja Anglikan dan juga pernah menjadi anggota Holy Club yang didirikan oleh John dan Charles Wesley. Dan terjadilah keretakan dan perpisahan untuk sementara. Pada suatu hari pengikut Whitefield bertanya," Tuan Whitefield, apakah kita akan melihat Wesley di Sorga nanti? " Whitefield menjawab, " Aku khawatir akan hal itu, mungkin kita tidak akan melihat Beliau." Tetapi sebelum pengikutnya sempat bersorak dan bersukacita mendengar jawaban itu, ia melanjutkan, "Sebab akan dekat sekali dengan pada takhta Allah, tetapi kita akan berada jauh sekali dari tempat itu, sehingga sulit bagi kita untuk melihat Wesley di sana." Perbedaan pendapat memang ada, tetapi heran sekali, setelah perpisahan singkat itu, mereka kembali pada persahabatan yang sangat akrab dan manis, bahkan mereka kadang-kadang saling bertukar mimbar. Betapa besar kelapangan hati pelayan-pelayan Tuhan ini. Bahkan sebelum Whitefield meninggal dunia, dia meminta John memimpin upacara penguburannya.

Kalau kita sudah bersatu, kehadiran kita yang ibarat garam itu sungguh akan dirasakan oleh orang lain. Kalau orang Kristen masih terpecah-pecah, bagaimana kita bisa menjadi garam? Garam itu bekerja secara perlahan-lahan namun pasti.  Garam itu akan membuat barang yang tawar menjadi ada rasanya, bisa membunuh kuman, dapat menjegah pembusukan, dan membuat steril. Suatu hal yang sangat ajaib sekal ! Dan garam belum pernah berteriak-teriak ketika mereka bekerja ! Pernahkah Anda mendengar garam berbicara menyombongkan diri, ketika makanan kita terasa begitu enak di mulut. Pernahkah Anda memuji garam, "Garam, aku berterimakasih atas kebaikanmu," Yang ada ialah orang memuji mereka yang masak karena kebaikan garam," Masakanmu enak sekali!" Coba kalau tidak pakai garam, apa jadinya? Tetapi garam tenang-tenang saja, tidak dipuji tidak apa, ia tetap rela berfungsi sebagaimana seharusnya.

Pengertian tentang garam ini adalah kebenaran yang seharusya menyadarkan orang-orang percaya untuk berfungsi dengan memberi rasa pada dunia yang tawar ini. Yesus berkata "Aku adalah Roti Hidup." Yesus tidak berkhotbah dengan suara yang keras, berteriak-teriak, tetapi Ia membuat dirinya menjadi roti yang hidup, yang dapat dirasakan dan dinikmati oleh orang banyak. Yesus yang diurapi dengan Roh Kudus dan kuat kuasa. Dia berjalan berkeliling sambil berbuat dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai iblis, sebab Allah menyertai Dia. (Kisah Para Rasul 10:38). Dia membuat kehadiran-Nya berguna bagi orang lain, supaya hidup yang tawar bisa mempunyai rasa.

Garam ada dimana-mana. Mungkin di rumah Anda tidak ada mobil mewah, tidak ada makanan enak, tetapi minimal ada garam. Garam di rumah juga tidak banyak. Kita tidak membeli garam sekaligus satu kilo, meski harganya murah. Walaupun jumlah garam itu sedikit,  namun garam itu sangat dibutuhkan oleh keluarga dan setiap orang. Sebagai orang Kristen kita perlu mempelajari kebenaran ini, karena kita memiliki Kristus, memiliki firman Tuhan, biarlah kita menjadi orang yang selalu dibutuhkan oleh keluarga dan setiap orang. Karena kita  telah lebih dahulu memiliki hidup Kristus, sedangkan orang-orang lain belum memiliki rasa dalam hidupnya, maka kitalah yang harus berfungsi memberi rasa bagi kehidupan mereka.

Untuk menjadi garam dunia diperlukan pengorbanan, karena garam pun mengorbankan dirinya. Garam harus meleleh, lebur dan  tidak terlihat lagi wujudnya, yang tinggal hanya rasanya. Jika garam itu tetap mempertahankan bentuknya, apakah kita akan memakannya? Orang yang membuat nasi goreng misalnya, jika menemukan garam yang tidak bisa hancur, maka garam itu lagsung dibuangnya agar yang makan tidak tergigit bongkahan garam yang asin. Menjadi orang Kristen selalu ada pengorbananya bagaikan garam itu sendiri. Di satu sisi, mungkin hal itu berat bagi kita, misalnya karena kita harus membuang karakter  kita yang lama, menanggalkan ego dan kepentingan diri sendiri. Di sisi yang lain , mungkin juga ada orang yang kurang senang terhadap kita karena kita berfungsi sebagai garam yang mendatangkan kebaikan bagi orang lain. Tetapi kita harus tetap mengingatnya, bahwa kita telah diminta oleh Yesus untuk menjadi garam dunia !.

Bagaimana dengan kehidupan Kristen kita? Seringkali kita tidak dapat menjadi garam yang membuat perbedaan. Hidup kita sama saja dengan orang-orang dunia. Hidup kita tidak menjadi berkat. Hidup kita tidak mengubah lingkungan di sekitar kita. Waktu belum menjadi orang Kristen, kita suka berjudi, setelah jadi orang Kristen berjudi masih jalan terus, malah jadi bandarnya. Tidak ada perubahan yang bisa membuat orang mengucap syukur kepada Allah !. Sebelum menjadi orang Kristen berdagang dengan cara yang tidak jujur, setelah menjadi orang Kristen, tidak berubah, malah tambah lihai. Sebelum menjadi orang Kristen suka marah-marah, setelah menjadi orang Kristen masih tetap cepat naik darah. Hal-hal seperti ini tidak memberi rasa yang berbeda bagi dunia. Kalau orang Kristen tidak berbeda dengan orang dunia, lalu untuk apa menjadi orang Kristen? Orang Kristen memang masih hidup di dunia, tetapi kita bukanlah orang duniawi, karena kita adalah warga Kerajaan Allah, garam dunia ini !

2. Menjadi Terang Dunia
Yang kedua Yesus berkata,"Kamu adalah terang dunia" Apa maksudnya? Terang di sini bukan terang listrik,juga bukan terang cahaya matahari. Terang di sini adalah terang dari pelita yang dipakai orang  pada waktu itu. Pelita ini harus memiliki beberapa unsur terlebih dahulu agar bisa menyala. harus ada bejana, baik dari emas, perak atau besi, minyak, sumbu dan sumber api. Beberapa unsur harus bersatu dan bekerja sama baru bisa menjadi terang. Tidak bisa hanya satu saja, misalnya hanya ada sumbu saja, pelita tidak bisa menyala. Sekali lagi kita melihat , ada penekanan pada unsur persatuan.  Unsur persatuan perlu ada  dalam hidup orang Kristen, bukan hanya untuk  menjadi garam, tetapi juga untuk menjadi terang. Kalau belum bersatu, bagaimana bisa menjadi terang?

Yesus berkata,"Orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang," Maksunya terang dari Tuhan tidak boleh ditutup, disembunyikan bahkan dipadamkan. Terang dari Tuhan harus dinyatakan kepada seluruh orang, harus diangkat ke tempat yang tinggi, agar memberi terang kepada dunia ini, seperti kota yang letaknya di atas bukit, yang keberadaanya jelas terlihat dan tidak mungkin disembunyikan. Seperti pelita yang menyala, cahayanya menerangi seluruh rumah, tidak mungkin disembunyikan.  Kalau kita adalah terang, orang lain akan melihat kita dengan jelas. Dan kita harus berani menjadi sesuatu untuk dilihat orang.

Di dalam Bait Allah ada banyak pelita. Ada semacam pelita yang menjadi seperti lilin yang bercahaya, menerangi Bait Allah. Pada hari menjelang Sabat, atau pada saat-saat hari peringatan tertentu, seperti hari perdamaian setahun sekali, maka pelita-pelita itu harus dimatikan dan asapnya  tidak boleh sampa menyebar ke dalam ruangan Bait Allah, karena itu berarti mencemari Bait Allah. Maka mereka memiliki alat semacam mangkok untuk menutupi pelita itu, sehingga pelita itu mati,dan asapnya tidak sampai keluar kemana-mana. Itu merupakan kebiasaan dalam Perjanjian Lama.

Yesus berkata pelita tidak boleh ditaruh di bawah gantang, hal ini berbeda sekali dengan ditaruh di bawah tempat tidur. Kalau di bawah tempat tidur, berarti disembunyikan, pelita itu tidak akan berfungsi menjadi penerang bagi seluruh rumah. Kalau ditutupi dengan gantang, itu berarti dimatikan, sehingga sama sekali tidak memiliki fungsi sebagai pelita lagi. Murid-murid memahami betul perumpamaan ini, tetapi masih saja ada yang tidak memberikan respon. Mereka memahami pelita itu tidak boleh ditutupi dengan gantang, karena itu kebiasaan mereka. Pelita itu tidak boleh ditaruh di bawah tempat tidur, mereka juga memahai karena itu juga kebiasaan mereka.Hidup kita tidak boleh menjadi hidup yang ditutupi oleh gantang, melainkan harus transparan, harus bisa dilihat oleh orang lain. Jika kebenaran Tuhan yang ada  di dalam diri kita ditutupi dengan gantang, bagaimanakah orang lain bisa melihat kebenaran Tuhan?

Pelita pada waktu bercahaya tidak ada suara.  Sebenarnya kesaksian hidup kita akan berbicara lebih keras dari kesaksian bibir kita. Kesaksian kita lebih penting dari khotbah kita. Jikalau kita memang memiliki Kristus dalam kehidupan kita, tanpa harus gembar-gembor bahwa kita ini orang yang percaya Yesus, orang akan tahu dari perbuatan dan tutur kata kita. Orang melihat kita begitu lemah lembut, begitu penuh perhatian, begitu rajin membantu orang, takut akan Tuhan, jujur dan bertanggung jawab, maka orang bisa menyimpulkan sendiri dan tidak perlu dibuatkan pengumuman. Bila pelita kita sudah menyala dan dilihat orang, berarti kita sudah berani menjadi orang Kristen yang berbeda.

Di dalam kehidupan orang Kristen ada bagian-bagian yang bersifat pribadi, ada bagian-bagian yang bersifat umum. Tuhan Yesus mengajarkan dengan jelas apa  yang harus dilakukandi tempat tersembunyi dan apa yang harus dilakukan di tempat terbuka. Untuk hal yang harus dilakukan di tempat yang tersembunyi Tuhan Yesus berkata,"Ketika engkau berdoa, berdoalah di tempat yang tersembunyi. Ketika engkau memberi persembahan, tangan kanan memeberi, tangan kiri tidak usah tahu, Ketika engkau berpuasa, jangan menampilkan wajah yang menyatakan dirimu berpuasa, biarlah Bapamu yang di Sorga mengetahui itu." Itu adalah hal-hal yang pribadi dalam hidup kita. Bukan berarti kita tidak boleh berdoa di depan umum, tetapi itu bukan tugas umum kita. Tugas umum kita ialah menjadi pelita yang bercahaya menerangi semua orang !

Setiap kali kita menyala, pasti ada orang yang senang dan ada yang tidak senang. Pada waktu malam orang membutuhkan terang dan mereka senang, tetapi pencuri tidak senang dengan terang. Demikian juga halnya orang-orang yang jahat, mereka tidak senang dengan terang karena terang itu dapat menelanjangi hidup mereka, menyatakan perbuatan mereka yang tidak baik. Tetapi, bagaimanapun juga , kita harus tetap menjadi terang !.

Begitu terang itu menyala, sumbu akan terbakar, minyak akan habis, ini adalah suatu bentuk pengorbanan. Seperti Yohanes Pembaptis yang dikatakan Yesus sebagai "pelita yang menyala dan bercahaya" (Yohanes 5:35), karena kesaksiannya, bahkan ia mati dengan dipengggal kepalanya oleh Raja Herodes. Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah menjadi pelita yang menyala, menjadi saksi bagi Tuhan  di tengah-tengah keluarga, di lingkungan tempat tinggal kita, di lingkungan pekerjaan kita, sudahkah kita rela berkorban sebagai mana pelita akan kehabisan sumbu dan minyaknya? Sudahkah kita menanggalkan manusia lama kita demi untuk menerangi orang-orang di sekelilingkita?

3. Menjadi Orang Kristen Yang Berbeda.

Mengapa kita harus menajdi orang Kristen yang berbeda? Menjadi orang Kristen saja tidak cukup. Mengapa tidak cukup? Paulus berkata,"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2). Seakrang ini banyak unsur kebudayaan dunia yang kelihatannya kristiani, namun hanya kulit luarnya saja. Banyak juga orang yang mengaku dirinya Kristen, tetapi tidak bisa dibedakan lagi dengan orang dunia. Kelakuan mereka, cara mereka berpikir dan tutur kata mereka sama seperti orang-orang dunia. Orang Kristen harus bisa membuat suatu perbedaan !, Kita boleh sama dalam bentuk fisik, namun rasanya berbeda ! Bagaikan biji pasir dengan biji gula pasir. Sulit untuk dibedakan bentuknya, tetapi dari rasanya orang akan tahu, siapa yang gula pasir.

Pada waktu kerusuhan yang terjadi di Jakarta, ada sebuah cerita. Ada sebuah show-room mobil yang akan dibakar dan dihancurkan massa. Saat itu juga pemilik showroom keluar dan memohon-mohon kepada massa agar tokonya jangan dibakar. "Tolonglah.... ambil saja salah satu mobil yang ada di dalam sana. Atau nanti saya kasih uang banyak.  Tapi tolong, toko saya jangan dibakar." Akan tetapi sayang sekali, dalam kehidupan sehari-harinya, orang yang agamanya Kristen ini, selalu memandang sebelah mata kepada masyarakat di sekitarnya, dan tidak pernah bergaul dengan mereka. Akibatnya, seperti yang dapat diduga, tokonya tetap dirusak massa.

Sebaliknya ada pula rumah seorang Kristen yang justru dijaga oleh tetangga-tetangganya, "Jangan ganggu rumah ini, pemilik rumah ini orang baik." Kata penduduk setempat  ketika massa hendak merusak rumah itu. Rumah itu beserta keluarga yang ada di dalamnya selamat. Ternyata fungsi orang Kristen ini sebagai garam bisa dirasakan oleh penduduk di sekitarnya sehingga mereka melindunginya.

Menjadi garam dan terang, inilah yang membuat orang Kristen jadi berbeda. Ia seperti Yusuf di istana Firaun, Daniel di istana Nebukadnezar, Yohanes Pembaptis di istana Herodes, dan Paulus di istana Agripa. Orang Kristen itu harus berbeda- inilah konsekuensi menjadi garam. Tetapi ketika garam itu menjadi tawar, ia tidak beguna lagi. Yesus berkata bahwa garam yang tawar itu akan dibuang serta di injak-injak orang (Matius 5:13). Yosephus mencatat, bahwa suatu ketika persedian garam yang disimpan dalam gudang-gudang di Bait Allah di Yerusalem telah rusak. Garam itu disuruh buang oleh Herodes di pelataran Bait Allah dan diinjak-injak orang.

Menolak berfungsi sebagai garam berarti berhenti menjadi garam. Menolak berfungsi sebagai terang, bearti berhenti menjadi terang. Dan menolak menjadi garam dan terang dunia berarti menolak menjadi orang Kristen. Kalau hal ini terjadi, maka kita tidak lagi berguna untuk umat manusia, sama seperti garam yang menjadi tawar, tidak akan menjadi garam lagi, tidak dapat digunakan untuk apapun selain dibuang dan diinjak-injak orang. Sama seperti pelita yang diletakkan di bawah gantang yang tidak ada cahayanya.

Maukah kita kembali kepada arti dan menjadi menjadi orang Kristen yang sebenarnya?

Sumber:
Menjadi Orang Kristen Yang Berbeda, GI. Sadikin Gunawan, Yayasan Pekabaran Injil KAWANAN KECIL, Jakarta.
( Dapatkan khotbah-khotbah lain dalam buku ini yang pasti sangat memberkati).

LINK INFORMASI PENTING
849 MATERI KHOTBAH POWERPOINT ANEKA TEMA