PAKET NATAL 2014

TIAP LANGKAHKU DIATUR OLEH TUHAN

Oleh:Pdp. H.Agus Susanto Ayat Pokok: Yeremia 10: 23 – 25 ) “Aku tahu, ya TUHAN, bahwa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya, dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya”. (ay.23) Sebelum nas ini, dalam Yeremia 10:17-22 Yeremia telah menubuatkan kepada umat Israel untuk mempersiapkan diri menjalani pembuangan yang sebab Tuhan telah memutuskan bahwa Yerusalem akan dikalahkan tentara Babel sebagai akibat dari pemberontakan mereka kepada Tuhan. Atas nubuatan tersebut baik Yeremia maupun penduduk Yerusalem menjadi khawatir. Dalam situasi yang demikian Yeremia menaikkan doa memohon belas kasihan Tuhan, doa yang disampaikan atas nama Yehuda dan Yerusalem. Dalam doanya Yeremia mengaku bahwa TIAP LANGKAH MANUSIA DIATUR OLEH TUHAN, manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya. Pengakuan ini menunjukkan bahwa perjalanan hidup manusia itu ditetapkan Tuhan dan meskipun perjalanan tersebut harus melewati penderitaan dan dituntut kerendahan hati tetapi orang harus menerimanya. Selanjutnya, Yeremia memohon agar Israel dihajar dengan selayaknya jangan dengan murka supaya mereka tidak binasa. Karena pemberontakan, mereka layak dihajar hanya Yeremia memohon belas kasihan Tuhan supaya mereka tidak dibinasakan. Kiranya kemarahan Tuhan ditumpahkan kepada bangsa-bangsa lain yang telah menjadikan Yerusalem menjadi puing-puing. Saudara-saudara, satu hal yang sangat penting kita renungkan dari nas ini adalah bahwa TIAP LANGKAH KITA DIATUR OLEH TUHAN. Hal ini sangat penting kita percayai sehingga dalam dunia yang penuh dengan pergumulan dan penderitaan ini kita tetap kuat dan teguh. Untuk merasakan bahwa tiap langkah kita diatur oleh Tuhan dibutuhkan ketaatan dan kesetiaan. Kita taat dan setia di jalan yang ditunjukkanNya meskipun jalan yang ditunjukkan Tuhan tersebut kadang-kadang tidak seperti yang kita harapkan. Kita akan selamat dan sampai ke tujuan sebab Dia tidak hanya menunjukkan jalan tetapi Dia juga yang akan menyertai dan memelihara kita menjalaninya. Dalam langkah yang kita tempuh dan dalam tujuan perjalanan yang kita tempuh, kadang-kadang kita mendapat hajaran dari Tuhan, dan mungkin kita sendiri memohon untuk dihajar oleh Tuhan, tetapi yang pasti hajaran Tuhan tidak pernah membawa kita kepada kebinasaan. Sebaliknya hajaran Tuhan akan membentuk dan menjadikan kita menjadi manusia yang tangguh, kuat serta menjadi manusia yang dengan baik mempergunakan hidup hanya untuk kemuliaan nama-Nya. Tiap langkahku diatur oleh Tuhan dan tangan kasihNya membimbingku. Di tengah badai dunia menakutkan hatiku tetap tenang teguh. Tiap langkahku ‘ku tahu yang Tuhan pimpin. Ke tempat tinggi ku dihantarNya. Hingga sekali nanti aku tiba di rumah Bapa sorga yang baka.

Tidak ada komentar: